Ketika Jusuf Kalla Minta Polisi Bertindak Adil Saat Bertugas...

Reporter

Wakil Presiden Jusuf Kalla menjawab pertanyaan wartawan di Kantor Wares, Jalan Medan Merdeka Utara, 26 Mei 2017. Tempo/Amirullah Suhada

TEMPO.CO, Jakarta - Wakil Presiden Jusuf Kalla mewanti-wanti dengan keras, bagaimana seharusnya polisi bertugas dalam mengatasi konflik di masyarakat. Kalla mengatakan polisi harus bertindak adil dalam menjalankan tugas. Sikap ini dilakukan untuk menghindari konflik yang bisa muncul di masyarakat.

"Anda hari ini mayor atau AKBP, nanti Anda jadi jenderal, lebih tinggi lagi, maka yang pertama harus Anda pegang bahwa sebagai pejabat apa pun yang pertama harus bertindak adil," kata Jusuf Kalla saat memberikan pengarahan pada kepeserta program pendidikan Sekolah Pimpinan Menengah (Sespimmen) Kepolisian RI di Istana Wakil Presiden, Selasa, 11 Juli 2017.

BACA: Banyak Insiden, Indonesia Pantau Kondisi Keamanan Global

Acara pengarahan ini dihadiri 246 anggota Polri dengan pangkat komisaris polisi hingga ajun komisaris besar polisi. Mereka adalah para calon kapolres yang sedang mengikuti pendidikan di Sespimmen Polri. Kuliah umum dari Kalla bertema mengatasi bagaimana konflik sosial. Ini dilakukan karena Kalla dikenal sebagai tokoh perdamaian yang berperan dalam mengatasi konflik di sejumlah tempat, seperti Ambon, Poso, maupun Aceh.

Menurut Kalla, ketidakadilan selalu menyebabkan konflik, misalnya ketidakadilan di bidang ekonomi, sosial, dan politik. Cara penyelesaian konflik tersebut hanya satu, yakni menciptakan keadilan.

BACA: Jusuf Kalla Tak Setuju Ada Ormas Sweeping Atribut Natal

Karena itulah, kata Kalla, tujuan berbangsa adalah menciptakan masyarakat adil dan makmur. Adil tidak cukup tanpa disertai kemakmuran, demikian sebaliknya.

Kalla mengatakan polisi adalah aparat yang berada di garda depan dalam mengatasi konflik di masyarakat. Begitu ada konflik, masyarakat akan mencari atau mendatangi polisi, bukan bupati, wakil presiden, atau presiden. Karena itu, Kalla meminta polisi untuk siap menghadapi keadaan tersebut.

Untuk bisa memahami sumber konflik, Kalla mengatakan polisi harus mempunyai kerangka berpikir kritis dengan menganalisis melalui sejumlah pertanyaan, yaitu apa yang terjadi, siapa yang berbuat, mengapa terjadi, bagaimana terjadi, kemudian baru bagaimana mengatasinya. "Itu selalu menjadi kerangka berpikir yang Anda harus mulai pikirkan," kata Kalla.

AMIRULLAH SUHADA






JK Akui Pertama Kali Usulkan Sistem Proporsional Terbuka

21 hari lalu

JK Akui Pertama Kali Usulkan Sistem Proporsional Terbuka

JK mengatakan dalam pelaksanaannya sistem proporsional tertutup calon cenderung tidak berkampanye melainkan partai yang kampanye.


Ferry Mursyidan Baldan Wafat, JK: Baktinya Banyak untuk Bangsa dan Negara

59 hari lalu

Ferry Mursyidan Baldan Wafat, JK: Baktinya Banyak untuk Bangsa dan Negara

Menteri Agraria dan Tata Ruang Ferry Mursyidan Baldan pekan lalu sempat menghadiri acara KAHMI di Palu bersama Jusuf Kalla.


Ferry Mursyidan Baldan Wafat, Jokowi: Dunia Perpolitikan Kehilangan Tokoh yang Baik

59 hari lalu

Ferry Mursyidan Baldan Wafat, Jokowi: Dunia Perpolitikan Kehilangan Tokoh yang Baik

Jokowi mengenang Ferry Mursyidan Baldan sebagai sosok yang sangat baik dan bisa berkomunikasi dengan siapa pun.


Acara Makan Malam KTT G20 Bikin Megawati dan SBY Duduk Satu Meja

15 November 2022

Acara Makan Malam KTT G20 Bikin Megawati dan SBY Duduk Satu Meja

Megawati dan SBY turut hadir di acara jamuan makan malam KTT G20 di Bali bersama mantan presiden dan wakil presiden RI lainnya


Deretan Wakil Presiden Indonesia Era Reformasi

15 November 2022

Deretan Wakil Presiden Indonesia Era Reformasi

Dalam sistem tata negara Indonesia, peran wakil presiden tidak dapat dikesampingkan.


Agar Inovasi Bisa Dikomersialkan, JK Usul Mahasiswa Teknik Dapat Mata Kuliah Bisnis Satu Semester

13 November 2022

Agar Inovasi Bisa Dikomersialkan, JK Usul Mahasiswa Teknik Dapat Mata Kuliah Bisnis Satu Semester

JK meminta perguruan tinggi memperkuat kolaborasi antara penelitian dan bisnis yang lebih bermanfaat bagi kehidupan manusia.


Pesantren Darunnajah Kini Punya Universitas, Jusuf Kalla Apresiasi Ada Fakultas Bisnis

7 November 2022

Pesantren Darunnajah Kini Punya Universitas, Jusuf Kalla Apresiasi Ada Fakultas Bisnis

Universitas Darunnajah mempunyai tiga fakultas, yakni FAI, Fakultas Bisnis dan Fakultas Sains dan Teknologi.


Dua Tahun Terhenti, UGM Gelar Lagi Anugerah HB IX Award pada Desember 2022

31 Oktober 2022

Dua Tahun Terhenti, UGM Gelar Lagi Anugerah HB IX Award pada Desember 2022

UGM memastikan kembali menggelar Anugerah Hamengku Buwono (HB) IX Award saat dies natalis ke-73.


Luhut Bantah Klaim JK soal Pekerja Smelter Nikel dari Cina

29 Oktober 2022

Luhut Bantah Klaim JK soal Pekerja Smelter Nikel dari Cina

Menurut Luhut, saat awak smelter berdiri memang banyak pekerja Cina yang dipekerjakan.


Tanggapi Jusuf Kalla soal Cawapres Anies Baswedan, Andi Arief: Elektabilitas dan Popularitas itu Penting

29 Oktober 2022

Tanggapi Jusuf Kalla soal Cawapres Anies Baswedan, Andi Arief: Elektabilitas dan Popularitas itu Penting

Andi Arief menilai elektabilitas cawapres penting untuk mendorong Anies Baswedan memenangkan Pilpres 2024.