450 Pelajar dari Penjuru Indonesia Kumpul di Aceh, Apa Agendanya?

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ekspresi sejumlah siswa saat mengikuti sosialisasi penanaman nilai-nilai Luhur Pancasila di SMAN 1 Makassar, Sulawesi Selatan, 01 Juni 2016. Kegiatan ini juga bertujuan untuk menanamkan nilai-nilai pancasila sebagai ideologi NKRI kepada para siswa. TEMPO/Iqbal Lubis

    Ekspresi sejumlah siswa saat mengikuti sosialisasi penanaman nilai-nilai Luhur Pancasila di SMAN 1 Makassar, Sulawesi Selatan, 01 Juni 2016. Kegiatan ini juga bertujuan untuk menanamkan nilai-nilai pancasila sebagai ideologi NKRI kepada para siswa. TEMPO/Iqbal Lubis

    TEMPO.CO, Banda Aceh - Sebanyak 450 pelajar SMA/SMK dan MA se Indonesia berkumpul di Provinsi Aceh untuk mengikuti Perkemahan Ilmiah Remaja Nasional (PIRN) ke-XVI tahun 2017 yang berlangsung 9-16 Juli 2017.

    Kepala Dinas Pendidikan Aceh Laisani kepada wartawan di Banda Aceh, Sabtu 8 Juli 2017 menyatakan, kegiatan yang dipusatkan di SMA Negeri Modal Bangsa, Blangbintang, Kabupaten Aceh Besar, itu rencananya akan dibuka oleh Gubernur Aceh Irwandi Yusuf, besok Minggu 9 Juli 2017.

    Baca : Pelantkan Gubernur Aceh Irwandi Yusuf Dihadiri 1.200 Undangan

    Ia mengatakan, PIRN mengusung tema "Dari Aceh untuk Indonesia dengan sub tema Penguatan Peran Iptek Dalam Meningkatkan Nilai Tambah Potensi Daerah Bagi Kemajuan Bangsa".

    "Tujuan digelarnya kegiatan ini untuk meningkatkan minat dan kemampuan remaja di bidang ilmu pengetahuan, membimbing remaja melaksanakan penelitian ilmiah yang terkait dengan lingkungan sekitarnya dan meningkatkan kesadaran remaja akan pemanfaatan iptek terhadap pengelolaan dan pemecahan masalah dilingkungan sekitar," ujarnya.

    Ia menyebutkan, jumlah peserta PIRN, selain 450 pelajar juga diikuti 150 guru se Indonesia, sehingga total peserta 600 orang.

    Simak saja: Buntut Kasus Konvoi Pelajar Klaten, 120 Pelajar Wajib Lapor

    "Dan, dalam kesempatan ini ada sebanyak 500 orang pesertanya dari luar Aceh, menurut rencana kita akan menghadirkan Teuku Wisnu, artis berdarah Aceh yang saat ini berdomisili di Jakarta untuk memandu acara tersebut," sebutnya.

    Laisani menerangkan, PIRN diselenggarakan oleh Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) sejak tahun 2001 adalah kegiatan pembinaan ilmiah remaja.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Akar Bajakah Tunggal, Ramuan Suku Dayak Diklaim Bisa Obati Kanker

    Tiga siswa SMAN 2 Palangka Raya melakukan penelitian yang menemukan khasiat akar bajakah tunggal. Dalam penelitian, senyawa bajakah bisa obati kanker.