Gerilyapolitik.com, Tim Anies - Sandi Akan Tempuh Jalur Hukum

Reporter

Pasangan Anies Baswedan-Sandiaga Uno, memberikan kata sambutan seusai menerima surat penetapan calon Gubernur-Wakil Gubernur DKI Jakarta dalam rapat pleno, di Gedung Komisi Pemilihan Umum Daerah DKI Jakarta, 5 Mei 2017. Anies-Uno terpilih sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta terpilih tahun 2017-2022 setelah mendapatkan kepastian dari Mahkamah Konstitusi bahwa tidak ada pengajuan keberatan terhadap hasil dan tahapan pelaksanaan Pilkada DKI Jakarta 2017. TEMPO/Imam Sukamto

TEMPO.CO, Jakarta - Tim hukum Anies - Sandi akan melakukan langkah hukum pada portal gerilyapolitik.com. Langkah ini diambil setelah Dewan Pers menyatakan portal tersebut belum memenuhi syarat sebagai lembaga pers sebagaimana Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.

"Kami diberikan dua opsi lanjutan dari Dewan Pers, pertama adalah mengajukan pemblokiran situs ke Kementerian Komunikasi dan Informatika, dan kedua menempuh jalur lain untuk memberikan efek jera bagi adminya, yakni hukum pidana," kata perwakilan tim hukum Anies - Sandi, Yupen Hadi dalam jumpa pers di Gedung Dewan Pers, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Rabu, 31 Mei 2017.

Baca: Dewan Pers: Gerilyapolitik.com Bukan Lembaga Penerbitan Pers

Yupen mengatakan, pihaknya mempertimbangkan untuk membawa admin gerilyapolitik.com ke meja hijau. Ini disebabkan portal tersebut menyebarkan berita-berita yang dianggap sangat tendensius pada Anies - Sandi selama pilkada DKI. "Ini adalah satu website yang secara intensif menebarkan fitnah pada Anies - Sandi," kata Wakil Ketua Bidang Media Tim Pemenangan Anies-Sandi Naufal Firman Yursak dalam kesempatan yang sama.

Naufal mengatakan banyak kejanggalan dari situs gerilyapolitik.com. Di antaranya adalah IP yang digunakan adalah palsu dan beralamat di Kanada, bukan Indonesia. Situs tersebut juga tidak mencantumkan alamat. Selain itu susunan redaksi berisi nama-nama palsu. Nama yang tercantum dalam daftar redaksi berupa pelesetan nama-nama figur publik. Misalnya Pius Luckylanang, Filep Wanggai, Pantji Beract, dan Annisa Lohan. "Kami punya segala macam peluang untuk membawa mereka ke meja hijau," kata Yupen.

Dewan Pers dalam Nomor 284/DP/K/V/2017 tertanggal 26 Mei 2017 menyatakan gerilyapolitik.com belum memenuhi syarat sebagai media pers. "Dilihat dari konten, berita-berita gerilyapolitik.com yang diadukan merupakan berita sepihak, tidak berimbang, tidak uji informasi, dan mencampurkan fakta dan opini yang menghakimi," kata Ketua Dewan Pers Yosep Adi Prasetyo dalam surat tersebut.

Baca: Dewan Pers: Penyebaran Berita Bohong dalam Tahap Serius  

Sementara dari segi administratif, portal berita tersebut tidak berbadan hukum, tidak mencantukan nama penanggung jawab, dan alamat. Karena itu, situs tersebut terindikasi tidak sesuai dengan Pasal 9 dan pasal 2 juncto Pasal 18 ayat (3) Undang-Undang Nomor 40 tahun 1999 tentang Pers. Gerilyapolitik.com juga tidak mencantumkan pedoman pemberitaan media siber sebagaimana disyaratkan dalam butir 8 Peraturan Dewan Pers Nomor 1 Tahun 2012 tentang Pedoman Pemberitaan Media Siber.

"Kami menyimpulkan bahwa media tersebut belum memenuhi syarat sebagai media pers sebagaimana ketentuan UU Nomor 40 tahun 1999 dan Peraturan-Peraturan Dewan Pers," kata Yosep.

Dia menambahkan, tim hukum Anies - Sandi tetap menindaklanjuti kasus gerilyapolitik.com meskipun pilkada DKI telah usai. Hal ini dilakukan sebagai upaya menghentikan penyebaran berita-berita hoax. "Ini juga sejalan dengan semangat pemerintah yang ingin melawan hoax," kata Naufal.

AMIRULLAH SUHADA






Pandangan Kritis Azyumardi Azra Soal Pemindahan IKN

9 hari lalu

Pandangan Kritis Azyumardi Azra Soal Pemindahan IKN

Prof Azyumardi Azra mengkritisi pemerintah mengenai pemindahan IKN dan menggugat UU IKN ke Mahkamah Konstitusi.


Suara Keras Azyumardi Azra Soal TWK Pegawai KPK hingga Megawati di BRIN

9 hari lalu

Suara Keras Azyumardi Azra Soal TWK Pegawai KPK hingga Megawati di BRIN

Pemikiran Prof Azyumardi Azra terhadap banyak persoalan di Tanah Air, kerap membuatnya harus bersuara lantang. Misalkan soal TWK dan BRIN.


TMP Kalibata Siapkan Pemakaman Azyumardi Azra

9 hari lalu

TMP Kalibata Siapkan Pemakaman Azyumardi Azra

Pengelola TMP Kalibata, Jalarta Selatan menyiapkan pemakaman Ketua Dewan Pers Azyumardi Azra yang akan disemayamkan pada Selasa


Stafsus Wapres: Almarhum Azyumardi Azra Konsisten Suarakan Kebenaran

9 hari lalu

Stafsus Wapres: Almarhum Azyumardi Azra Konsisten Suarakan Kebenaran

Masykuri menyebut almarhum Azyumardi Azra konsisten tidak mau mengorbankan akademik demi kepentingan politik


Mensesneg dan Jusuf Kalla Sambut Kedatangan Jenazah Azyumardi Azra

9 hari lalu

Mensesneg dan Jusuf Kalla Sambut Kedatangan Jenazah Azyumardi Azra

Pratikno dan Jusuf Kalla menyambut kedatangan jenazah Ketua Dewan Pers, Azyumardi Azra di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Senin malam


Jenazah Azyumardi Azra Tiba di Tanah Air Malam Ini, Akan Dimakamkan Besok di TMP Kalibata

9 hari lalu

Jenazah Azyumardi Azra Tiba di Tanah Air Malam Ini, Akan Dimakamkan Besok di TMP Kalibata

Jenazah Ketua Dewan Pers Azyumardi Azra dipulangkan dari Kuala Lumpur menuju Jakarta pada Senin malam 19 September 2022 pukul 20.45 waktu setempat


Jenazah Azyumardi Azra Tiba di Bandara Soekarno-Hatta Malam Ini, 120 Personel Gabungan Diturunkan

10 hari lalu

Jenazah Azyumardi Azra Tiba di Bandara Soekarno-Hatta Malam Ini, 120 Personel Gabungan Diturunkan

Pengamanan proses kedatangan jenazah Azyumardi Azra di Bandara Soekarno-Hatta serupa dengan penanganan jenazah Eril, anak Gubernur Ridwan Kamil.


Menko PMK Muhadjir Effendy Akan Pimpin Pemakaman Azyumardi Azra di TMP Kalibata

10 hari lalu

Menko PMK Muhadjir Effendy Akan Pimpin Pemakaman Azyumardi Azra di TMP Kalibata

Prosesi pemakaman Azyumardi Azra akan dipimpin oleh Menko PMK Muhadjir Effendy


Dewan Pers Gelar Salat Gaib untuk Almarhum Azyumardi Azra

10 hari lalu

Dewan Pers Gelar Salat Gaib untuk Almarhum Azyumardi Azra

Dewan Pers gelar salat gaib untuk Azyumardi Azra dengan imam Ketua MUI Cholil Nafis.


Keluarga Bantah Azyumardi Azra Meninggal Karena Covid-19

10 hari lalu

Keluarga Bantah Azyumardi Azra Meninggal Karena Covid-19

Keluarga meluruskan informasi yang menyebutkan bahwa Azyumardi Azra meninggal karena Covid-19. Tapi karena serangan jantung.