Cerita Karyawan Telkom Ber-Kartini Ria di Kantor Tempo

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pameran mural dalam memperingati Hari Kartini di Gedung TEMPO Media Grup, Jalan Pal Merah Barat, Jakarta, 5 April 2017. TEMPO/Subekti

    Pameran mural dalam memperingati Hari Kartini di Gedung TEMPO Media Grup, Jalan Pal Merah Barat, Jakarta, 5 April 2017. TEMPO/Subekti

    TEMPO.CO, Jakarta -  Sebanyak 20 orang berpakaian batik dan kebaya berkunjung ke kantor Tempo. Mereka berkeliling kantor Tempo dan melihat-lihat pameran dalam rangka Hari Kartini di kantor Tempo. Rombongan itu berasal dari para karyawan PT Telkom.

    General Manager PT Telkom segmen Media dan Communication Irena Santi Widjaja mengatakan kunjungan ini memang berkaitan dengan Hari Kartini yang diperingati tiap 21 April. Sekaligus kegiatan internal di PT Telkom yang bernama Kipas Budaya.

    Baca: Nonton Film Kartini, Gus Ipul Anggap Perjuangan Kartini Berhasil

    "Kami ingin cari tempat di luar (untuk Kipas Budaya), saat kami searching (di Google) peringatan Hari Kartini yang muncul nama Tempo," kata Irena Santi Widjaja saat ditemui di kantor Tempo, Palmerah, Jakarta Barat, Rabu, 26 April 2017.

    Irena Santi menuturkan kegiatan Kipas Budaya merupakan ajang dimana antar segmen yang ada di Telkom berkompetisi tiap bulan melalui ide-ide kreatif yang digagas. Dia berharap dengan kunjungan ke Tempo bisa memenangkan ajang itu di bulan ini.

    Baca: Hari Kartini, Para Birokrat Perempuan Kini Tak Sulit Meniti Karier

    Selain Kipas Budaya, Irena mengungkapkan Tempo merupakan salah satu konsumen PT Telkom, sehingga wajar pihaknya ingin melihat dan belajar sesuatu dari Tempo. "Jadi kegiatan ini untuk Kipas Budaya, lalu untuk kunjungan ke customer kami dan sekaligus pelajari Tempo luar biasa kreatifnya," ujar Irena.

    Menurut Irena apa yang dilihat di kantor Tempo bisa menjadi inspirasi akan kreativitas dan kecerdasan. Baginya pekerjaan di segmen yang dipimpinnya memerlukan kreativitas agar bisa mencapai tujuan. "Dari tadi kami lihat tempat-tempat di Tempo, menimbulkan ide kreatif kami."

    Baca: Hari Kartini, Menlu Retno Kaget Diucapi Selamat oleh Wapres AS

    Meski mengakui pemenang dari ajang Kipas Budaya hanya sekedar kebanggaan saja, tapi dia melihat ajang ini penting bagi dia dan timnya. Karena dengan tema fantastik yang diusungnya, ajang ini membuat suasana kerja di PT Telkom terasa lebih menyenangkan, antusias, serta berintegritas.

    DIKO OKTARA



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    RZWP3K, Rencana Zonasi Wilayah Pesisir dan Pulau-pulau Kecil

    Sebanyak 21 provinsi telah menerbitkan Peraturan Daerah Rencana Zonasi Wilayah Pesisir dan Pulau-pulau Kecil yang dianggap tak berpihak pada nelayan.