Nonton Film Kartini, Gus Ipul Anggap Perjuangan Kartini Berhasil

Jum'at, 21 April 2017 | 06:01 WIB
Nonton Film Kartini, Gus Ipul Anggap Perjuangan Kartini Berhasil
Poster film Kartini.

TEMPO.CO, Surabaya - Wakil Gubernur Jawa Timur, Saifullah Yusuf, mengatakan perjuangan Kartini dan pahlawan wanita lainnya telah berhasil. Menurut dia, perempuan Indonesia saat ini sudah mempunyai kesempatan yang sama dengan laki-laki sebagaimana yang pernah dicita-citakan oleh Kartini.

"Keberhasilan kartini dan pahlawan wanita lainnya bisa kita saksikan hari-hari ini," kata Saifullah Yusuf saat ditemui di acara nonton bareng film Kartini di Ciputra World Mall Surabaya, Selasa, 18 April 2017.



Baca: Kartini, Siapakah Dia?

Meskipun seorang pejuang perempuan, Gus Ipul menilai, Kartini ialah figur yang sangat setia kepada keluarganya. Menurut dia, Kartini digambarkan secara utuh melalui film yang disutradarai Hanung Bramantyo tersebut. Film itu, kata dia, tentang bagaimana kaum perempuan berjuang untuk mendapatkan akses yang sama dengan laki-laki di segala bidang, terutama soal akses pendidikan. "Mudah-mudahan film ini menginspirasi dan membuat kaum perempuan semakin maju," ucap Gus Ipul.

Nonton bareng film Kartini diselenggarakan oleh Badan Kerjasama Organisasi Wanita (BKOW) Provinsi Jawa Timur. Sebanyak 1.762 orang memadati studio bioskop di Ciputra World Mall Surabaya. Ribuan peserta tersebut berasal dari anggota BKOW dan organisasi masyarakat perempuan lainnya. Sebagian besar penonton didominasi oleh kaum perempuan. Mereka datang dengan menggunakan baju tradisional kebaya jawa dan bersanggul.



Baca: Apa Kata Haryadi Sukamdani tentang Perempuan Indonesia?

Anggota WITT (Wanita Indonesia Tanpa Tembakau), Samantha Bowlin, mengatakan sosok Kartini di era sekarang ini ialah perempuan yang mandiri dan tidak bergantung dengan orang lain. "Sebagai seorang wanita saya sangat mendukung, semoga film ini banyak manfaatnya dan bisa menginspirasi wanita Indonesia," kata Bowlin.

JAYANTARA MAHAYU



Baca: Dian Sastro Ambil 3 Ajaran Penting dari Kartini  


Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi tempo.co. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan

Berita Terbaru