Keluarga Hasyim Muzadi Adakan Dzikir Tahlil Selama 40 Hari  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wakil Presiden, Jusuf Kalla memimpin upacara pemakaman Mantan PBNU KH Hasyim Muzadi di Kompleks Pondok Pesantren Al Hikam, Beji, Depok, Jawa Barat, 16 Maret 2017. Tempo/Dian Triyuli Handoko

    Wakil Presiden, Jusuf Kalla memimpin upacara pemakaman Mantan PBNU KH Hasyim Muzadi di Kompleks Pondok Pesantren Al Hikam, Beji, Depok, Jawa Barat, 16 Maret 2017. Tempo/Dian Triyuli Handoko

    TEMPO.CO, Depok - Menantu pendiri Pondok Pesantren Al Hikam Hasyim Muzadi, Arif Zamhari mengatakan keluarga bakal mengadakan zikir dan tahlil selama 40 hari untuk mendoakan mantan Ketua Umum Pengurus Besar Nahdatul Ulama itu. "Setiap hari 24 jam non stop," kata Arif, Jumat, 17 Maret 2017.

    Di area pemakaman juga telah dipasang tenda untuk para penziarah yang datang ke tempat peristirahatan terakhir Hasyim. Bahkan, para santri juga banyak yang bersedia melantunkan ayat suci Al Quran, secara bergantian 24 jam. Banyak santri dan warga lainnya yang datang silih berganti untuk berziarah ke makam mertuanya, untuk memberikan doa. "Kami memang sediakan tempat bagi yang ingin datang untuk melakukan zikir tahlil."

    Baca juga: Hasyim Muzadi: Indonesia Membutuhkan Orang Tua

    Salah seorang peziarah, Fauzan Khabibie, 33 tahun, izin dari kantornya di Cilengsi, Bogor, untuk datang ke makam Hasyim. "Kemarin saya dengar kabar pagi hari, waktu kerja. Jadi tidak bisa hadir," ucapnya.

    Fauzan menganggap Hasyim adalah gurunya meski ia bukan santri di Ponpes Al Hikam. Ia mendapatkan banyak pelajaran dari tulisan dan ceramah Hasyim. "Dakwahnya sejuk. Dan bisa mengatasi perbedaan seperti Ahmadiyah dengan dakwah yang bisa diterima."

    Baca juga:
    Antre, MKD: Penanganan Laporan tentang Novanto Relatif Lama
    Laporkan Setya Novanto, MAKI Klaim Punya Bukti Foto Pertemuan 

    Fauzan masih mengingat pesan Hasyim dalam ceramahnya mengenai pengaruh antara Islam dan kebangsaan. Menurutnya, Hasyim mampu merangkul golongan yang berbeda, dan menghormati keberagaman itu.

    Ia pernah berjanji untuk datang dan ingin bertemu Hasyim di Ponpes Al Hikam Depok. Namun, karena kesibukannya, Fauzan belum bisa datang. "Sekarang saya mau tepati janji, meski sudah tidak bisa bertemu langsung dengan sosok yang saya harap guru," ujarnya.

    Hasyim meninggal dunia pada Kamis pagi, 16 Maret 2017 di Malang. Sebelumnya, dalam sebulan terakhir, kondisi kesehatannya menurun sehingga harus menjalani perawatan di Cardiovaskuler Care Unit Rumah Sakit Lavalette, Kota Malang. Berbagai kalangan telah menjenguk anggota Dewan Pertimbangan Presiden itu. Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa juga sempat menjenguk.

    IMAM HAMDI

    Video Terkait:
    KH Hasyim Muzadi: Ulama, Dosen, Politisi


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Terobosan Nadiem di Pendidikan, Termasuk Menghapus Ujian Nasional

    Nadiem Makarim mengumumkan empat agenda utama yang dia sebut "Merdeka Belajar". Langkah pertama Nadiem adalah rencana menghapus ujian nasional.