Ini Saran Mantan Hakim Konstitusi Pascakasus Patrialis Akbar

Reporter

Anggota Majelis Kehormatan Hakim Mahkamah Konstitusi (MK), Harjono. TEMPO/Dhemas Reviyanto

TEMPO.CO, Jakarta - Mantan hakim konstitusi, Harjono, meminta para hakim Mahkamah Konstitusi menjaga pergaulan mereka dengan orang-orang yang berpotensi menimbulkan konflik kepentingan pada kemudian hari ini. Hal ini menanggapi perkara hakim Mahkamah, Patrialis Akbar, yang menerima suap dari kenalannya yang merupakan pengusaha daging.

"Semestinya hakim itu jangan terlalu open-lah dalam bergaul," ujar Harjono saat dicegat di Istana Kepresidenan, Selasa, 1 Februari 2017.

Baca juga:
Kasus Patrialis Akbar, Mantan Ketua MK Ingatkan Integritas
Patrialis Akbar Ditangkap KPK, Hamdan Zoelva: Sangat Kaget

Sebagaimana diberitakan, KPK menangkap Patrialis pada pekan lalu terkait dengan dugaan perkara suap dari pengusaha. Suap itu diberikan untuk mempengaruhi putusan Mahkamah terkait dengan uji materi Undang-Undang Peternakan dan Kesehatan Hewan yang berkaitan dengan zonasi impor daging.

Pengusaha yang ikut tertangkap dan dijadikan tersangka dalam perkara itu adalah Basuki Hariman. Basuki, yang berharap uji materi UU Peternakan dan Kesehatan Hewan dikabulkan, mengaku kenal dengan Patrialis dan beberapa kali bermain golf dan ngobrol bersama.

Hariman juga mengaku kerap membicarakan masalah zonasi impor daging dengan Patrialis. Menurut Hariman, dia hanya menjelaskan pentingnya uji materi UU Peternakan dikabulkan agar daging-daging berkualitas buruk tidak masuk Indonesia.

Harjono menuturkan tidak ada ukuran pasti sejauh mana seorang hakim harus membatasi persahabatannya dengan orang yang memiliki kepentingan. Menurut dia, setiap hakim harus tahu batasannya sendiri dan belajar dari pengalaman-pengalaman hakim bermasalah.

Sebagai contoh, bermain golf bersama pihak yang menggugat atau berperkara sebaiknya dijauhi. Sebab, kata Harjono, upaya transfer perkara kerap terjadi di lapangan golf.

"Kan, itu sering sekali (suap di lapangan golf). Karena itu, meskipun mereka bisa bermain bersama, sebaiknya bermain sendiri, jangan dengan orang lain," ujar Harjono.

ISTMAN M.P.

Simak:
GP Ansor Jember Desak Ahok Minta Maaf pada Ketua MUI Ma'ruf
Respon Sikap Ahok ke Mar`uf Amin, GP Ansor: Serukan Siaga
Bantahan Kubu Ahok & Transkrip Keberatan atas Kesaksian MUI







5 Napi Korupsi Ini dapat Pembebasan Bersyarat, Ini Profil dan Kasusnya

17 hari lalu

5 Napi Korupsi Ini dapat Pembebasan Bersyarat, Ini Profil dan Kasusnya

Eks Jaksa Pinangki, Patrialis Akbar, Zumi Zola, Suryadharma Ali, Ratu Atut napi korupsi yang mendapat pembebasan bersyarat. Ini profilnya.


Zumi Zola, Patrialis Akbar, dan Suryadharma Ali Bebas Bersyarat

21 hari lalu

Zumi Zola, Patrialis Akbar, dan Suryadharma Ali Bebas Bersyarat

Zumi Zola, Patrialis dan Suryadharma Ali mendekam di penjara khusus koruptor dengan vonis yang beragam.


Begini Alasan MK Putuskan Anwar Usman Harus Mundur sebagai Ketua Mahkamah Konstitusi

21 Juni 2022

Begini Alasan MK Putuskan Anwar Usman Harus Mundur sebagai Ketua Mahkamah Konstitusi

Dalam putusan ini, Anwar Usman menyatakan pendapat berbeda. Dia menyatakan bahwa Ketua MK tidak harus mundur.


MK Jelaskan Soal Alih Status ASN Tak Boleh Rugikan Pegawai KPK

1 September 2021

MK Jelaskan Soal Alih Status ASN Tak Boleh Rugikan Pegawai KPK

Gugatan mengenai alih status pegawai KPK menjadi ASN itu ditolak MK.


Novel Baswedan: Putusan MK Bukan Membenarkan Pelanggaran Hukum dalam TWK

1 September 2021

Novel Baswedan: Putusan MK Bukan Membenarkan Pelanggaran Hukum dalam TWK

Menurut Novel Baswedan, dalam putusannya MK tidak membenarkan pelanggaran hukum yang terjadi dalam pelaksanaan TWK.


Mantan Hakim Mahkamah Konstitusi era Presiden SBY Meninggal

18 Agustus 2021

Mantan Hakim Mahkamah Konstitusi era Presiden SBY Meninggal

Mantan Hakim Mahkamah Konstitusi Muhammad Alim meninggal pada Rabu pagi, 18 Agustus 2021.


KPK Eksekusi Basuki Hariman ke Lapas Klas IA Tangerang

19 Juli 2021

KPK Eksekusi Basuki Hariman ke Lapas Klas IA Tangerang

KPK juga mengeksekusi Ng Fenny ke Lembaga Pemasyarakatan Anak Wanita Tangerang.


Selain Jaksa Pinangki, ini Koruptor yang Dapat Diskon Masa Hukuman

9 Juli 2021

Selain Jaksa Pinangki, ini Koruptor yang Dapat Diskon Masa Hukuman

Publik menyoroti pengurangan masa hukuman Jaksa Pinangki Sirna Malasari, sebelumnya beberapa koruptor ini pun mendapat korting pula.


Kepolisian Tempatkan 3 Penyidik KPK ke Polda Metro dan Mabes Polri

2 Juni 2021

Kepolisian Tempatkan 3 Penyidik KPK ke Polda Metro dan Mabes Polri

Mabes Polri memutuskan menarik tiga perwira menengah (Pamen) mereka dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).


Inilah Deretan Peninjauan Kembali Terpidana Korupsi yang Dikabulkan MA

8 Mei 2021

Inilah Deretan Peninjauan Kembali Terpidana Korupsi yang Dikabulkan MA

Tak hanya Peninjauan Kembali mantan Kakorlantas Djoko Susilo yang dikabulkan MA. Ada sejumlah terpidana korupsi lainnya yang PK-nya dikabulkan