Bantuan Kemanusiaan Korban Gempa Aceh Terus Mengalir

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pedagang melayani pembeli di Pasar Meureudu yang masih dikelilingi reruntuhan bangunan akibat gempa di Pidie Jaya, Aceh, 10 Desember 2016. TEMPO/Eko Siswono Toyudho

    Pedagang melayani pembeli di Pasar Meureudu yang masih dikelilingi reruntuhan bangunan akibat gempa di Pidie Jaya, Aceh, 10 Desember 2016. TEMPO/Eko Siswono Toyudho

    TEMPO.CO, Jakarta - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengatakan bantuan kemanusiaan dari masyarakat terus mengalir berdatangan untuk korban gempa di Aceh.

    “Hari kelima pascagempa, pos logistik menerima bantuan kemanusiaan beragam jenis mulai permakanan, air kemasan, tikar, selimut, pakaian, kelambu, dan sebagainya,” kata Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho, secara tertulis pada Minggu, 11 Desember 2016.

    Sutopo mengatakan, sampai saat ini Pos Komando Utama Tanggap Darurat Bencana Gempa Aceh selalu mendapatkan kiriman bantuan untuk korban gempa. Tim relawan telah menyiapkan empat gudang logistik yang bertempat di Gudang Bulog Pidie Jaya.

    Bantuan logistik berasal dari kementerian, lembaga pemerintah, pemerintah daerah, dunia usaha, kelompok masyarakat, maupun individu. Mekanisme distribusi logistik bantuan dilakukan dengan instruksi pos logistik di Posko Utama yang saat ini berlokasi di Kantor Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU). Tepatnya, di samping rumah dinas Wakil Bupati Pidie Jaya.

    Barang bantuan akan didistribusikan ke masing-masing keluarga terdampak di wilayah Gampong yang membutuhkan. Jenis bantuan yang masih dibutuhkan oleh korban yakni berupa tenda keluarga, tikar, selimut dan kelambu. Tampak di lokasi terdampak, masyarakat biasanya mengungsi tidak jauh dari tempat tinggal mereka.

    Asisten II Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya, Jailani, mengatakan semua penerimaan bantuan dari donatur tercatat dan diumumkan melalui website BPBA.

    “Sedangkan distribusi bantuan bisa melalui posko utama atau donatur langsung mendistribusikan kepada warga terdampak, tetapi terlebih dulu melaporkan bantuan ke posko,” kata Jailani.

    Selain menerima bantuan logistik berupa barang, posko utama juga menerima bantuan berupa uang. Berdasarkan data posko hingga Sabtu malam, 10 Desember 2016, bantuan dana yang masuk bagi para korban mencapai Rp 886 juta.

    BNPB telah mengirimkan bantuan logistik pada hari ketiga pascagempa. Jenis bantuan logistik yang telah diberikan kepada posko berupa genset besar dan kecil, velbed, makanan siap saji, lauk pauk, makanan tambahan gizi, peralatan dapur, selimut, tikar, tenda gulung, kantong mayat, dan peralatan CBT. Total nilai bantuan logistik dari BNPB senilai Rp 3,5 miliar.

    Dalam tanggap darurat ini, posko menerima bantuan dari ASEAN Coordinating Centre for Humanitarian Assistance (AHA Centre) berupa peralatan dapur, tenda keluarga, hygiene kit, family kit, dan shelter repair kit. Bantuan telah ditempatkan di Gudang Bulog pada hari ini. Pemberian bantuan ini merupakan perwujudan dari semangat ‘One ASEAN One Response’ terhadap negara yang terdampak bencana di kawasan ASEAN.

    AVIT HIDAYAT


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Korban dan Pelaku Bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan

    Kepolisian menyebut enam orang menjadi korban ledakan bom bunuh diri di Polrestabes Medan. Pelaku pengeboman mengenakan atribut Gojek.