Bom Bintara, Polisi: Bom Sudah Jadi dan Siap Ledak

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gerbang kontrakan terduga teroris. TEMPO/Yudono

    Gerbang kontrakan terduga teroris. TEMPO/Yudono

    TEMPO.CO, Jakarta - Kepala Kepolisian Resor Metropolitan Bekasi Kota, Komisaris Besar Umar Surya Fana mengatakan, bom yang ditemukan di sebuah rumah kos di Jalan Bintara Jaya VIII, Kelurahan Bintara Jaya, Kecamatan Bekasi Barat, Kota Bekasi, terpaksa diledakkan di lokasi temuan.

    "Ada beberapa pertimbangan diledakkan di lokasi," kata Umar, Sabtu malam, 10 Desember 2016.

    Ia menjelaskan, pertimbangan pertama jarak antara lokasi temuan dengan Markas Brigade Mobile di Kelapa Dua, Depok cukup jauh. Karena itu dikhawatirkan malah membahayakan petugas yang membawa bom tersebut, sebab bom tersebut dinilai mempunyai daya ledak tinggi.

    "Bom tersebut sudah jadi, dibawa ke sini oleh pelaku siap meledak," kata Umar.

    Dari sejumlah pertimbangan itu, kata dia, petugas memutuskan untuk meledakkan bom tersebut di lokasi. Sebelum diledakkan, kata dia, tim Gegana dari Markas Besar Kepolisian RI lebih dulu mencoba menjinakkannya. Selain itu, petugas juga mengevakuasi warga ke jarak aman yakni lebih dari 100 meter.

    Walhasil, kata dia, bom meledak hanya seperlima dari aslinya. Ia mengatakan, sebetulnya dari hasil identifikasi petugas, bom dengan berat 3 kilogram itu mempunyai pengaruh hingga radius 300 meter. "Yang kita dengar cuma seperlima dari ledakan aslinya," ujar dia.

    Meski demikian, material yang keluar dari bom tersebut cukup membahayakan, beberapa material bertebaran di lokasi ledakan. Ia tak tahu pasti jenis material tersebut karena merupakan ranah Mabes Polri. "Kami hanya melakukan pengamanan, penanganan ranah Mabes Polri," ucap Umar. 

    Detasemen Khusus 88 Antiteror menangkap tiga orang terduga teroris di sebuah rumah kos di Jalan Bintara Jaya VIII, Kelurahan Bintara Jaya, Kecamatan Bekasi Barat, Kota Bekasi, pada Sabtu, 10 Desember 2016. Mereka ialah Nur Solihin, Agus Supriyandi, dan seorang pengantin perempuan, Dian Yulia Novi.

    ADI WARSONO


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lolos ke Piala Eropa 2020, Ronaldo dan Kane Bikin Rekor

    Sejumlah 20 negara sudah memastikan diri mengikuti turnamen empat tahunan Piala Eropa 2020. Ada beberapa catatan menarik.