Rachmawati Ditangkap Polisi, Keluarga Sukarno Tak Peduli

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sukmawati Soekarnoputri (kiri) dan Guruh Soekarnoputra. ANTARA/Widodo S. Jusuf

    Sukmawati Soekarnoputri (kiri) dan Guruh Soekarnoputra. ANTARA/Widodo S. Jusuf

    TEMPO.COJakarta - Rachmawati Sukarnoputri ditangkap anggota Kepolisian Daerah Metro Jaya di kediamannya di Jati Padang, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Jumat pagi, 2 Desember 2016. Anak nomor tiga Presiden Sukarno itu hingga saat ini masih berada di Markas Korps Brigade Mobil, Kelapa Dua, Depok, untuk diperiksa dan telah berstatus tersangka.

    Bersamaan dengan penangkapan Rachmawati, di tempat terpisah polisi menangkap 9 aktivis lain dengan tuduhan berupaya melakukan makar. Sembilan orang itu di antaranya pemusik Ahmad Dhani, Ratna Sarumpaet, Sri Bintang Pamungkas, dan Mayjen Purnawirawan Kivlan Zein.

    Saat ditanyakan tentang penangkapan kakak kandungnya, Sukmawati Sukarnoputri, yang dihubungi Tabloidbintang.com, tak terlalu memedulikannya. Ia mempersilakan polisi melakukannya jika hal itu dianggap benar.

    "Enggak apa-apa kalau yang berwajib berpikir demikian (makar), silakan saja laksanakan. Kan tindak-tanduknya sudah terbaca enggak benar gitu, ya," kata Sukmawati kepadaTabloidbintang.com, Jumat.

    Baca juga: Putri Sukarno Ini Tuding Jokowi Aktor Politik Demo 4/11

    Namun Sukma tak menjawab secara lugas ketika ditegaskan apakah menurut dia tindakan Rachmawati sudah mengarah ke makar.

    "Pokoknya saya menilai Bu Rachma sih dalam tindakannya keliru. Kalau yang lain-lain ada yang memang tendensinya makar, ya," tuturnya.

    Ditanya lebih lanjut apakah pihak keluarga mempersiapkan tim pengacara khusus untuk membantu proses hukum Rachmawati di kepolisian, Sukmawati mengaku tidak menyiapkannya.

    "Enggaklah, itu tanggung jawab dia sendiri, dong. Dia kan orang dewasa, sudah terpisah. Walaupun tindakannya itu berlainan dengan saya, ya. Dia mengambil langkah begitu, saya berbeda," ucap Sukmawati.

    Simak pula: Rachmawati: Saya Tak Mau Gubernur yang Berpihak ke Cukong

    Rachmawati sudah menunjuk kuasa hukumnya, yakni Aldwin Rahardian. Aldwin terus menemani Rachmawati saat diperiksa di Markas Korps Brimob, Kelapa Dua, Depok. Aldwin juga yang menjadi juru bicara Rachmawati dan mengabarkan perkembangan kondisi Rachmawati kepada media.

    Selain dari kuasa hukum Rachmawati dan Sukmawati, tidak ada pernyataan dan komentar dari keluarga Sukarno yang lain. Megawati Sukarnoputri, kakak kandung Rachmawati dan Sukmawati, juga tidak memberikan pernyataan ataupun berkomentar terkait penangkapan adiknya oleh polisi. Hari ini, Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan itu menghadiri acara Mitra Sarana Perjuangan Expo di Gedung Smesco, Pancoran, Jakarta Selatan. 

    Mega, Rachma, dan Sukma merupakan tiga putri dari lima anak Sukarno dengan Fatmawati. Guntur Sukarnoputra adalah kakak sulung mereka, sedangkan adik bungsu mereka adalah Guruh Sukarnoputra.

    TABLOIDBINTANG.COM

    Baca juga: 
    Buya Syafii Maarif: Penjarakan Ahok Selama 400 Tahun
    Sri Bintang Pamungkas Curiga Ditangkap karena YouTube


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Uji Praktik SIM dengan Sistem Elekronik atau e-Drives

    Ditlantas Polda Metro Jaya menerapkan uji praktik SIM dengan sistem baru, yaitu electronic driving test system atau disebut juga e-Drives.