Berkenalan dengan Warga, Agus Yudhoyono Lari Pagi di Ragunan  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Agus Yudhoyono, Antara Politik dan Militer. TEMPO/Ryan Maulana

    Agus Yudhoyono, Antara Politik dan Militer. TEMPO/Ryan Maulana

    TEMPO.COJakarta - Bakal calon Gubernur DKI Jakarta, Agus Harimurti Yudhoyono, lari pagi bersama warga Jakarta yang mengunjungi Kebun Binatang Ragunan, Jakarta Selatan, pada Minggu pagi, 9 Oktober 2016. "Kami mengajak warga Jakarta gemar berolahraga," kata Agus sesaat setelah lari pagi.

    Agus lari pagi ditemani para ajudan dan pendukungnya sejak pukul 06.00. Ia menggunakan kaus hitam bertulisan “AHY” atau singkatan dari “Agus Harimurti Yudhoyono”. Bapak satu anak itu kemudian mengelilingi area Ragunan selama kurang-lebih satu jam.

    Agus mengaku sering menghabiskan waktu berlibur untuk berolahraga. Setelah tidak berdinas di militer, ia mengaku lebih sering memiliki banyak waktu senggang. Kata Agus, sebelumnya dia hanya bisa berolahraga dengan masyarakat ketika mendapat hari libur.

    Calon Gubernur DKI Jakarta dari Partai Demokrat itu juga mengatakan agenda lari paginya tersebut sekaligus untuk berkenalan dengan warga Jakarta. Agus tak ditemani istrinya, Annisa Pohan, atau bakal calon wakilnya, Sylviana Murni.

    Agus menjelaskan, olahraga harus menjadi kebiasaan masyarakat. Beberapa waktu lalu, Agus juga berolahraga saat agenda car-free day di Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta Pusat. "Kami bisa rileks, gembira bersama kawan-kawan," ucapnya.

    Sepanjang olahraga, Agus lebih banyak dikerubuti warga Jakarta. Mereka bergiliran mengajak mantan tentara di TNI AD itu foto bersama. Pengunjung Ragunan sangat antusias olahraga dan dekat dengan Agus.

    Lingkaran Survei Indonesia (LSI) sebelumnya sempat menyebutkan pasangan Agus-Sylviana bakal menjadi kuda hitam dalam pilkada DKI Jakarta. Saat ini diperkirakan elektabilitas Agus mencapai 19 persen. Dia lebih dipilih dan disukai kalangan pemuda dan kelas bawah.

    AVIT HIDAYAT


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Rincian Pasal-Pasal yang Diduga Bermasalah di Revisi UU KPK

    Banyak pasal dalam perubahan kedua Undang-Undang Komisi Pemberantasan Korupsi, atau Revisi UU KPK, yang disahkan DPR, berpotensi melemahkan KPK.