Kabupaten Lamongan Jadi Tuan Rumah Panen Pedet Nasional

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah sapi milik warga dijual di sebuah pasar Hewan Bekonang, di Sukoharjo, Jawa Tengah, 3 September 2015. Menurut pengakuan penjual, harga sapi naik sekitar 500 ribu rupiah dan akan meningkat jelang Hari Raya Idul Adha. Bram Selo Agung/Tempo

    Sejumlah sapi milik warga dijual di sebuah pasar Hewan Bekonang, di Sukoharjo, Jawa Tengah, 3 September 2015. Menurut pengakuan penjual, harga sapi naik sekitar 500 ribu rupiah dan akan meningkat jelang Hari Raya Idul Adha. Bram Selo Agung/Tempo

    TEMPO.CO, Lamongan - Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, menjadi tuan rumah panen "pedet" atau anak sapi secara nasional dan akan dipusatkan di Waduk Gondang, Kecamatan Sugio, pada Sabtu 8 Oktober 2016.

    Kepala Bagian Humas dan Infokom Pemkab Lamongan Sugeng Widodo, dalam keterangan persnya di Lamongan, Jumat 7 Oktober 2016, mengaku bangga wilayahnya menjadi pusat panen pedet secara nasional.

    "Kami terus mematangkan acara tersebut, dan ini sebuah kehormatan bahwa Lamongan menjadi tuan rumah untuk event berskala nasional, kami akan terus bekerja keras sehingga bisa menjadi tuan rumah yang baik," katanya.

    Sugeng mengatakan, acara tersebut rencananya dihadiri empat menteri, yakni menteri pertanian, menteri perdagangan, menteri desa dan pembangunan daerah tertinggal dan transmigrasi, serta menteri koperasi dan UKM.

    Sementara itu, pedet yang akan dipanen sebanyak lima ribu ekor dengan rincian dua ribu adalah pedet dari peternak Lamongan, sisanya dari berbagai daerah di Jawa Timur.

    "Dalam acara itu, juga akan dilakukan temu wicara panen pedet dengan peternak dan Pencanangan Upaya Khusus Sapi Indukan Wajib Bunting (Upsus Siwab) 2017," katanya.

    Berdasarkan data Pemerintah Kabupaten Lamongan, sampai Juli 2016, tercatat populasi sapi ada 100.397 ekor, kambing sebanyak 95.847 ekor dan domba sebanyak 78.785 ekor.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kepolisian Menetapkan Empat Perusahaan Tersangka Kasus Karhutla

    Kepolisian sudah menetapkan 185 orang dan empat perusahaan sebagai tersangka karena diduga terlibat peristiwa kebakaran hutan dan lahan atau karhutla.