Dicopot Golkar, Syahrul Yasin Limpo Ingin Bertemu Prabowo  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Syahrul Yasin Limpo, Calon Ketua Umum Partai Golkar saat memberikan keterangan pers terkait  pencalonan dalam munaslub Golkar di Jakarta, 7 Mei 2016. TEMPO/Inge

    Syahrul Yasin Limpo, Calon Ketua Umum Partai Golkar saat memberikan keterangan pers terkait pencalonan dalam munaslub Golkar di Jakarta, 7 Mei 2016. TEMPO/Inge

    TEMPO.COMakassar - Gubernur Sulawesi Selatan Syahrul Yasin Limpo berencana menemui Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto. "Saya belum menentukan waktunya. Maunya dalam waktu dekat ini," katanya, Jumat, 2 September 2016.

    Syahrul telah dicopot sebagai Ketua Golkar Sulawesi Selatan. Pencopotan dilakukan saat Golkar Sulawesi Selatan sedang mempersiapkan pelaksanaan musyawarah daerah (musda).

    Untuk penggantinya, pengurus Golkar pusat menunjuk Nurdin Halid sebagai pelaksana tugas Ketua Golkar Sulawesi Selatan. Nurdin ditugasi menyusun komposisi kepengurusan baru dan melaksanakan musda.

    Syahrul menuturkan rencana pertemuannya dengan Prabowo juga disampaikan kepada Ketua Gerindra Sulawesi Selatan La Tinro La Tunrung, saat keduanya bertemu di rumah dinas gubernur. Namun Syahrul belum menyatakan pertemuannya dengan Prabowo sebagai isyarat dia merapat ke Gerindra. "Jangan pancing-pancing saya dululah," katanya.

    Menurut Syahrul, Prabowo juga ingin bertemu dengan dia untuk membicarakan banyak hal. "Beliau itu butuh orang yang bisa diajak bicara tentang bangsa dan persoalan lain," tuturnya.

    Sebelumnya, Syahrul juga menyatakan telah ditawari bergabung ke tiga partai politik, yakni Partai NasDem, Perindo, dan Partai Amanat Nasional. 

    La Tinro membenarkan pertemuannya dengan Syahrul. "Sebagai sahabat, saya prihatin atas pencopotan beliau," ucapnya.

    Menurut La Tinro, Syahrul adalah politikus dan pejabat pemerintah yang baik. Itu sebabnya, dia kaget setelah Golkar mencopot Syahrul dari posisi ketua. "Saya pernah sama-sama di Golkar. Saat saya jadi bupati, Pak Syahrul banyak membantu," tutur bekas Bupati Enrekang dua periode itu.

    La Tinro mengaku baru pulang dari Jakarta dan bertemu juga dengan Prabowo. Menurut dia, Prabowo sempat menanyakan kabar Syahrul. "Prabowo bertanya bagaimana Syahrul. Apakah sudah bergabung dengan partai lain atau masih di Golkar," ujarnya.

    Meski demikian, La Tinro mengaku pertemuannya dengan Syahrul di rumah dinas gubernur tidak membicarakan masalah politik. "Kami hanya bincang biasa sebagai sahabat lama," katanya.

    ABDUL RAHMAN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Calon Menteri yang Disodorkan Partai dan Ormas, Ada Nama Prabowo

    Presiden Joko Widodo menyatakan bahwa sebanyak 45 persen jejeran kursi calon menteri bakal diisi kader partai.