Tak Jadi Menteri, Anies Tetap Berfokus ke Pendidikan

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Anies Baswedan menghadiri acara open house BJ. Habibie di Jalan Patra Kuningan XIII, Jakarta Selatan, 6 Juli 2016. TEMPO/Rezki

    Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Anies Baswedan menghadiri acara open house BJ. Habibie di Jalan Patra Kuningan XIII, Jakarta Selatan, 6 Juli 2016. TEMPO/Rezki

    TEMPO.CO, Jakarta - Anies Baswedan mengatakan akan tetap berfokus mengawal kemajuan dunia pendidikan meski sudah di-reshuffle dari jabatan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan. Mantan Rektor Universitas Paramadina ini mengatakan sejak dulu ia sudah bekerja untuk pendidikan di luar pemerintah.

    Anies mengatakan saat dipilih oleh Presiden Joko Widodo masuk ke Kabinet Kerja 2014-2019 pada 27 Oktober dua tahun lalu, dia menjabat Menteri Pendidikan dan Kebudayaan. "Hari ini di luar pemerintah," katanya seusai acara perpisahan dengan pegawai Kementerian Pendidikan, Rabu, 27 Juli 2016.

    Setelah tak menjabat menteri, Anies mengaku akan kembali menjadi Anies Baswedan. Sebelum jadi Menteri Pendidikan, Anies Baswedan sudah menggeluti dunia pendidikan. Selain sebagai Rektor Universitas Paramadina yang kedua, ia pula yang mengenalkan program Indonesia Mengajar ke pelosok Tanah Air.

    Rabu hari ini, Presiden Jokowi me-reshuffle Kabinet Kerja. Sebanyak delapan menteri termasuk Mendikbud Anies Baswedan diganti, serta empat menteri yang dirotasi dari posisinya. Anies digantikan oleh Muhadjir Effendy, Ketua Bidang Pendidikan, Penelitian, dan Pengembangan Pengurus Pusat Muhammadiyah.

    Anies berharap Muhadjir Effendy dapat meneruskan programnya selama menjadi Mendikbud. Program tersebut di antaranya Kartu Indonesia Sehat, Sekolah Garis Depan, dan Guru Garis Depan.

    Alumnus Universitas Gadjah Mada ini yakin Muhadjir bisa melakukan terobosan baru di Kementerian Pendidikan. Karena, kata Anies, Muhadjir bukan orang baru di dunia pendidikan. Muhadjir adalah Rektor Universitas Muhammadiyah Malang.

    Anies juga berterima kasih kepada Jokowi karena sudah memberinya kesempatan menjabat Mendikbud selama 20 bulan. "Suatu kehormatan mengabdi di sini," kata Anies.

    Pria kelahiran 7 Mei 1969 ini juga berterima kasih kepada seluruh pegawainya di kementerian. Menurut dia, suasana di Kemendikbud seperti keluarga. "Perjuangan kalianlah yang tak pernah berhenti," kata Anies.

    HUSSEIN ABRI DONGORAN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.