Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Doa Anies Baswedan: Pahala 'Ibu Budi' Mengalir Tanpa Henti  

Editor

Elik Susanto

image-gnews
Hj. Siti Rahmani Rauf. wikipedia.org
Hj. Siti Rahmani Rauf. wikipedia.org
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Pendidikan Anies Baswedan menyampaikan belasungkawanya atas wafatnya tokoh pendidikan Indonesia, Siti Rahmani Rauf. Siti yang dikenal sebagai pencipta peraga struktur analitik sintesis bahasa Indonesia mengembuskan napas terakhirnya pada Selasa, 10 Mei 2016 malam. "Beliau wafat meninggalkan aliran pahala yang besar," kata Anies di Gedung Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Jakarta, Rabu, 11 Mei 2016.

Alat peraga struktur analitik sintesis bahasa Indonesia yang diciptakan Siti lebih dikenal dengan sebutan "Ini Budi". Karya tersebut telah menjadi legenda dalam pendidikan Indonesia. "Beliau meninggalkan sidik jari yang menempel di puluhan juta anak Indonesia," kata Anies Baswedan memuji.

Kebaikan untuk Siti Rahmani yang meninggal pada usia 97 tahun ini, Anies mengatakan, adalah pahalanya akan terus mengalir. Sebagai seorang muslim, Anies yakni bahwa bila seseorang telah wafat, semua hal akan terputus terkecuali tiga hal, yaitu amal jariyah, doa anak yang saleh, dan ilmu yang bermanfaat.

Anies menambahkan, Siti Rahmani telah memberikan teladan bagi masyarakat tentang ilmu yang bermanfaat bagi berjuta-juta orang. Alat peraga tersebut populer pada era 1980-an. "Itu akan memberikan pahala tanpa henti," tuturnya.

Kabar meninggalnya Siti Rahmani disampaikan langsung oleh anak kandungnya, Karmeni Rauf. Lewat pesan pendek, ia mengabarkan bahwa ibundanya meninggal di rumahnya di Jalan Petamburan 1, Jakarta. "Mami saya adalah pembuat alat peraga dari buku paket yang dikeluarkan pemerintah," kata Kamerni Rauf, putri keempat Siti, saat ditemui di rumah duka.

Kamerni menjelaskan, tokoh "Budi" sejatinya telah ada dan tertera di buku paket tersebut.
Alat peraga yang dimaksud adalah gambar dan kumpulan kartu dalam bentuk kalimat. Gambar tersebut mengilustrasikan sebuah keluarga. "Ada gambar Budi, Bapak Budi, Ibu Budi, Kakak Budi, dan Adik Budi. Dibungkus di kotak berukuran 60 x 60 sentimeter, tebalnya sekitar 15 sentimeter. Itu satu paket," kata Kamerni.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Menurut Kamerni, alat peraga diciptakan ibunya setelah pensiun pada 1984. Alat itu dipakai di sekolah-sekolah selama 8 tahun. "Waktu itu alat peraga semacam itu belum banyak diciptakan, sehingga sangat membantu guru," kata Kamerni.

Kamerni menambahkan, ibunya merupakan sosok yang sangat mencintai pendidikan, sehingga ia menginginkan semua guru bisa maju. Lahir di Sumatera Barat, 5 Juni 1919, Siti Rahmani mengenyam pendidikan sekolah Belanda dan kemudian melanjutkannya di PGSLP Setia Budi Jakarta.

Mulai mengajar pada usia 19 tahun, jabatan terakhirnya adalah Kepala Sekolah SD Tanah Abang 5 Pagi. Pihak keluarga mengkonfirmasi bahwa Siti meninggal lantaran usia lanjut. "Memang ada penyakit gula, tapi Mami memang sudah bed rest sekitar 7 tahun."

AHMAD FAIZ | SELFY MOMONGAN

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan

Kisah Taman Benyamin Sueb, Markas Tentara yang Jadi Museum Betawi

2 jam lalu

Taman Benyamin Sueb di Jatinegara, Jakarta Timur. (Foto: Diskominfotik Pemprov DKIJakarta)
Kisah Taman Benyamin Sueb, Markas Tentara yang Jadi Museum Betawi

Benyamin Sueb merupakan aktor, pelawak, komedian, dan penyanyi asal Betawi yang aktif sejak 1970-an.


PKS Tak Khawatir jika PKB dan PDIP Bentuk Poros Ketiga di Pilgub Jakarta

2 jam lalu

Logo baru PKS. dok.Panitia Munas PKS
PKS Tak Khawatir jika PKB dan PDIP Bentuk Poros Ketiga di Pilgub Jakarta

PKS tidak mengkhawatirkan kerja sama politik yang dijalin antara PKB dan PDIP di Pilkada Jakarta.


Tanggapan PDIP Soal Pernyataan KIM yang akan Lawan Anies Baswedan di Pilgub Jakarta

15 jam lalu

Gubernur DKI Jakarta periode 2017-2022 Anies Baswedan memberikan sambutan saat menghadiri acara tasyakuran Harlah ke-26 PKB di Jakarta, Minggu, 21 Juli 2024. Harlah ke-26 PKB tersebut mengangkat tema Menang Pilkada Menangkan Rakyat. ANTARA/Rivan Awal Lingga
Tanggapan PDIP Soal Pernyataan KIM yang akan Lawan Anies Baswedan di Pilgub Jakarta

PDIP menyatakan senang Anies Baswedan maju di Pilgub Jakarta 2024.


Anies Berharap PKB Mendukungnya Maju di Pilkada Jakarta

21 jam lalu

Gubernur DKI Jakarta periode 2017-2022 Anies Baswedan memberikan sambutan saat menghadiri acara tasyakuran Harlah ke-26 PKB di Jakarta, Minggu, 21 Juli 2024. Harlah ke-26 PKB tersebut mengangkat tema Menang Pilkada Menangkan Rakyat. ANTARA/Rivan Awal Lingga
Anies Berharap PKB Mendukungnya Maju di Pilkada Jakarta

Anies berharap tetap didukung PKB meski tak diundang dalam acara perayaan Harlah.


Tidak Dimakamkan di Makam Pahlawan, Ini Wasiat Hamzah Haz pada Keluarga

22 jam lalu

Presiden Jokowi tiba di rumah duka Hamzah Haz di kawasan Matraman, Jakarta Timur, Rabu, 24 Juli 2024. TEMPO/Mhd Rio Alpin Pulungan
Tidak Dimakamkan di Makam Pahlawan, Ini Wasiat Hamzah Haz pada Keluarga

Hamzah Haz meninggal Rabu pagi, 24 Juli 2024, pukul 09.30 WIB di RSPAD Gatot Soebroto pada usia 84 tahun.


AHY hingga JK Melayat ke Kediaman Mendiang Hamzah Haz

23 jam lalu

Mantan Wakil Presiden, Hamzah Haz, seusai menjenguk mantan Bupati Bangkalan Fuad Amin Imron di Rumah Tahanan (Rutan) KPK, Jakarta, Kamis, 2 April 2015. DOK.TEMPO/Eko Siswono Toyudho
AHY hingga JK Melayat ke Kediaman Mendiang Hamzah Haz

Sejumlah tokoh nasional juga hadir melayat ke rumah duka Hamzah Haz. Di antara mereka adalah Presiden Jokowi, Boediono, dan Jusuf Kalla.


Jenazah Wapres ke-9 RI Hamzah Haz akan Dimakamkan di Cisarua Bogor

1 hari lalu

Anggota Dewan Pembina Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Hamzah Haz. TEMPO/STR/Imam Sukamto
Jenazah Wapres ke-9 RI Hamzah Haz akan Dimakamkan di Cisarua Bogor

Jenazah Hamzah Haz akan dibawa ke Yayasan Al-Ikhlas untuk dimakamkan di Jalan Hankam RT 03/03, Desa Jogjogan, Cisarua.


Hamzah Haz Wafat, PPP Instruksikan Kader Gelar Salat Gaib dan Tahlil

1 hari lalu

Mantan Wakil Presiden RI, Hamzah Haz, menjenguk putranya, Fanny Safriansyah alias Ivan Haz, di Polda Metro Jaya, Jakarta, Rabu, 2 Maret 2016. DOK.TEMPO/M. Iqbal Ichsan
Hamzah Haz Wafat, PPP Instruksikan Kader Gelar Salat Gaib dan Tahlil

Ia menyebutkan Hamzah Haz meninggalkan keteladanan yang baik bagi partai dan menjadi role model bagi kader dalam berpartai dan bekerja di jabatan publ


Jokowi akan Takziah ke Kediaman Hamzah Haz Siang Ini

1 hari lalu

Anggota Dewan Pembina Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Hamzah Haz. TEMPO/STR/Imam Sukamto
Jokowi akan Takziah ke Kediaman Hamzah Haz Siang Ini

Jenazah Hamzah Haz akan dimakamkan di kompleks pemakaman keluarga di Cisarua Bogor siang ini setelah salat zuhur.


Profil Hamzah Haz, Wapres ke-9 RI yang Wafat di Usia 84 Tahun

1 hari lalu

Mantan Wakil Presiden RI, Hamzah Haz, menjenguk putranya, Fanny Safriansyah alias Ivan Haz, di Polda Metro Jaya, Jakarta, Rabu, 2 Maret 2016. DOK.TEMPO/M. Iqbal Ichsan
Profil Hamzah Haz, Wapres ke-9 RI yang Wafat di Usia 84 Tahun

Jenazah Hamzah Haz akan dimakamkan di kompleks pemakaman keluarga di Cisarua, Bogor, siang ini setelah salat zuhur.