Gus Dur Bantah Pernah Terima Uang dari Tommy

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Jakarta:Mantan Presiden Abdurrahman Wahid membantah pernah menerima uang dari Tommy Soeharto. “Saya enggak tahu, pokoknya enggak tahu,” kata Gus Dur saat menjawab pertanyaan wartawan dalam konferensi pers usai menjalani pemeriksaan di Direktorat Reserse Polda Metro Jaya, Jumat (11/1) siang. Ia membantah pula pernah menyuruh Dodi Sumadi dan Kiai Sidiq untuk meminta uang kepada Tommy. Mantan Ketua PBNU itu menegaskan tidak pernah bertemu dan mengenal Dodi Sumadi. Namun ia mengaku kenal dengan Kiai Sidiq. Karena KH Hasyim Muzadi yang sekarang menjadi Ketua PBNU, telah mengenalkan dia pada Kiai Sidiq. “Ayah Kiai Sidiq itu murid kakek saya,” ujarnya. Gus Dur mengungkapkan, dalam pemeriksaan, ia ditanya mengenai pertemuannya dengan Tommy di Hotel Regent dan Borobudur. Gus Dur menjelaskan kepada penyidik bahwa pada saat itu Tommy meminta padanya untuk campur tangan terhadap Peninjauan Kembali (PK) perkara Tommy di Mahkamah Agung (MA) dalam kasus kasus korupsi Bulog Goro Batara Sakti. “Saya jawab, saya tidak pernah sekali pun campur tangan urusan pengadilan atau yudikatif, maupun legislatif,” katanya. Dan penyidik, kata Gus Dur, menanyakan kembali apakah dia mencampuri urusan PK di Mahkamah Agung. Ia menjawab tidak pernah mencampuri urusan MA. Ketika ditanya apakah dalam pertemuan di Hotel Regent dan Borobudur, Dodi Sumadi dan Kiai Sidiq pernah hadir, Gus Dur mengatakan, keduanya tidak ada dalam pertemuan tersebut. Gus Dur mengatakan, yang hadir adalah Mbak Tutut dan Tommy. Yang dilakukan dalam pertemuan tersebut, lanjut Gus Dur, hanya berbincang-bincang. “Saya guyon-guyon saja dengan dia,” kata Gus Dur. Penyidik juga menanyakan apakah dirinya mengenal Kiai Nur Iskandar SQ dan Gus Dur mengaku mengenalnya sebagai pengasuh Pondok Pesantren Assidiqiyah. “Ayahnya, Kiai Nur Hasan murid kesayangan kakek saya,” ujar Gus Dur. Di tempat yang sama Kasatserse Ekonomi, AKBP Benny Makalu, mengatakan bahwa tindakan Gus Dur memenuhi panggilan sangat kooperatif. “Kooperatif sekali, seorang mantan Presiden datang ke kantor polisi mau memberikan keterangan,” tutur Benny. Mengenai kemungkinan Gus Dur akan diperiksa lagi, Benny mengatakan, kemungkinan itu ada, kalau memang ada hal yang perlu dikonfrontir dengan keterangan tersangka. “Tapi kan sekarang tersangkanya (Dodi Sumadi-red) belum tertangkap,” kata Benny. Karena itu, pihaknya belum ada rencana meminta keterangan Gus Dur. Gus Dur tiba di Polda pukul 09.40 WIB dan keluar dari Ruang Ditserse sekitar pukul 11.45 WIB. Usai konferensi pers, Ketua Dewan Syuro PKB itu langsung menuju Masjid Arif Fadillah di Mapolda Metro Jaya untuk melaksanakan shalat Jumat. (Sam Cahyadi-Tempo News Room)

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tujuh Mitos Tentang Garam dan Bagaimana Cara Mensiasatinya

    Tidak makan garam bukan berarti tubuh kita tambah sehat. Ada sejumlah makanan dan obat yang kandungan garamnya meningkatkan risiko serangan jantung.