Spanduk Presiden Megawati di Korea Selatan, Ini Penjelasan KBRI  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Spanduk

    Spanduk "Presiden Megawati Soekarnoputri" di Busan, Korea. Facebook.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Spanduk bertuliskan “Selamat Datang Ibu Presiden Megawati Soekarnoputri di Busan Indonesia Center” menjadi pembicaraan hangat di media sosial. Spanduk yang terpasang di gedung Busan Indonesia Center, Korea Selatan, tersebut menunjukkan seolah-olah Megawati adalah Presiden RI.

    Didik Eko Pujianto, pegawai Bagian Konsuler Kedutaan Besar Republik Indonesia untuk Korea Selatan di Seoul, memberikan penjelasan. Menurut Didik, tulisan di spanduk tersebut murni berdasarkan standar internasional yang dipakai pembuat spanduk.

    "Kalau di dunia internasional, mantan-mantan presiden tetap dipanggil presiden, seperti Presiden Bush, Presiden Clinton," kata Didik saat dihubungi Tempo, Selasa, 13 Oktober 2015.

    Didik menjelaskan, KBRI sudah menghubungi Kim Soo-il, pemilik tempat dan pembuat  spanduk tersebut. Kim Soo-il, ucap Didik, tidak memiliki tujuan menghina ataupun yang lain. "Kami sudah memberi tahu bahwa itu kurang tepat. Dia juga sudah meminta maaf," ujarnya.

    KBRI juga sudah mengklarifikasi melalui situs resmi dan media sosial. KBRI berharap berita-berita yang kurang sesuai dengan fakta segera diluruskan. "Ini harus diluruskan, supaya semuanya menjadi jelas," tutur Didik.

    Presiden RI kelima, Megawati Soekarnoputri, dijadwalkan mengunjungi Busan Indonesia Center. Namun, kata Didik, pihaknya tidak mengetahui secara persis acara tersebut. "Kurang begitu tahu, ya. Kalau enggak salah, acara itu terkait dengan kegiatan akademik," ucapnya.

    DIKO OKTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tips Menghadapi Bisa Ular dengan Menggunakan SABU

    Untuk mengatasi bisa ular, dokter Tri Maharani memaparkan bahwa bisa ular adalah protein yang hanya bisa ditawar dengan SABU polivalen.