Rektorat IKJ Belum Tahu Mahasiswanya Digerebek BNN  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi Tes Narkoba. TEMPO/Aris Novia Hidayat

    Ilustrasi Tes Narkoba. TEMPO/Aris Novia Hidayat

    TEMPO.CO , Jakarta - Wakil Rektor Kemahasiswaan Institut Kesenian Jakarta Subarkah Sarjana mengaku belum tahu soal kabar penggerebekan sejumlah mahasiswa IKJ yang sedang berpesta narkoba di daerah Puncak, Bogor. Ia pun mengatakan tak tahu apakah acara Pentas Seni Liter 5 yang disebut sebagai ajang pesta narkoba itu diselenggarakan oleh mahasisnya atau bukan.

    "Saya belum dapat kabar itu. Saya juga tidak tahu itu kegiatan dari fakultas apa," katanya saat dikonfirmasi Tempo Minggu 20 September 2015.

    Dekan Fakultas Seni Rupa IKJ, Citra Smara Dewi juga tidak tahu kabar itu. Menurutnya, tadi malam tidak ada mahasiswa Fakultas Seni Rupa IKJ yang melakukan kegiatan di puncak. "Kalau acara itu resmi, pasti sudah dilaporkan kepada kami," katanya.

    Walau begitu, Subarkah mengaku setuju BNN menahan anak anak yang terjerat barang terlarang itu. Ia pun tidak segan mengeluarkan mahasiswanya bila terjerat narakoba. "Kalau memang benar itu mahasiswa kami, pastinya mereka akan dikeluarkan dari kampus," katanya. Pihaknya mengaku setuju untuk memberantas narkoba di kalangan mahasiswa.

    Subarkah pun mengatakan IKJ sudah bekerja sama dengan BNN untuk ikut memberantas narkoba di lingkungan kampus. "Biarkan saja ditangkap, kami mendukung itu," katanya.

    Badan Narkotika Nasional (BNN) menggerebek acara pentas seni mahasiswa Institut Kesenian Jakarta di Desa Cikopo, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor, Ahad dinihari, 20 September 2015 bertajuk Pentas Seni Liter 5 Mahasiswa Institut Kesenian Jakarta. Dalam operasi ini, petugas mengamankan 18 mahasiswa karena positif menggunakan narkotika. Selain itu, BNN menemukan barang bukti sejumlah paket ganja kering dan lintingan ganja bekas diisap.

    Kepala BNN Kabupaten Bogor Nugraha Setya Budhi mengatakan 108 mahasiswa yang ada di vila dites urine. Hasilnya, 18 orang dinyatakan positif. BNN akan merehabilitasi 12 orang mahasiswa karena dianggap sebagai pengguna. "Enam orang ditahan untuk dilakukan pendalaman karena diduga sebagai pengedar narkotika jenis ganja," kata Budhi di lokasi penggerebekan kepada Tempo, Ahad dinihari.

    Budhi mengatakan mahasiswa yang positif mengkonsumsi narkotika terdiri atas 15 orang pria dan tiga lainnya wanita. Khusus untuk enam mahasiswa, petugas akan melakukan penggeledahan di rumahnya masing-masing.

    Dalam penggerebekan, BNN Provinsi Jawa Barat mengamankan juga seorang komedian yang menjadi pembawa acara di kegiatan tersebut. "Hasil urinenya positif."

    Penggerebekan melibatkan personel gabungan dari BNN pusat, BNN Provinsi Jawa Barat, BNN Kabupaten Bogor serta dibantu Polisi Militer dan Polsek Cisarua. BNN telah lama mengincar pengedar di kalangan kampus mendapatkan informasi ada pesta narkotika yang melibatkan mahasiswa sebuah perguruan tinggi di Jakarta.

    Sejumlah petugas diturunkan untuk melakukan pengintaian di seputar vila di Desa Cikopo, Cisarua, Puncak. Para mahasiswa sudah berada di vila sejak Jumat, 18 September 2015. Puluhan petugas BNN melakukan penggerebekan pada malam terakhir acara Pentas Seni Liter 5 Mahasiswa Institut Kesenian Jakarta.

    MITRA TARIGAN | ARIHTA U. SURBAKTI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tito Karnavian Anggap OTT Kepala Daerah Bukan Prestasi Hebat

    Tito Karnavian berkata bahwa tak sulit meringkus kepala daerah melalui OTT yang dilakukan Komisi Pemerantasan Korupsi. Wakil Ketua KPK bereaksi.