Gatot Jadi Tersangka Suap, PKS: Masih Kader Partai  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gubernur Sumatera Utara, Gatot Pujo Nugroho mengenakan rompi tahanan dikawal ketat petugas keluar dari gedung KPK, Jakarta, 3 Agustus 2015. KPK resmi menahan Gatot Pujo Nugroho dan istri mudanya, Evy Susanti karena diduga terlibat kasus penyuapan kepada hakim dan panitera Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Kota Medan. TEMPO/Eko Siswono Toyudho

    Gubernur Sumatera Utara, Gatot Pujo Nugroho mengenakan rompi tahanan dikawal ketat petugas keluar dari gedung KPK, Jakarta, 3 Agustus 2015. KPK resmi menahan Gatot Pujo Nugroho dan istri mudanya, Evy Susanti karena diduga terlibat kasus penyuapan kepada hakim dan panitera Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Kota Medan. TEMPO/Eko Siswono Toyudho

    TEMPO.CO, Jakarta - Juru bicara Partai Keadilan Sejahtera, Mardani Ali Sera, mengatakan Gubernur Sumatera Utara Gatot Pujo Nugroho masih berstatus kader partai. Walaupun Komisi Pemberantasan Korupsi telah menetapkan Gatot sebagai tersangka, PKS memilih menunggu putusan pengadilan sebelum memecat Gatot dalam kasus suap hakim Pengadilan Tata Usaha Negara di Medan, Sumatera Utara. 

    "Kami ikut apa keputusan pengadilan, tapi sekarang untuk beliau tetap berlaku asas praduga tidak bersalah," kata Mardani saat dihubungi Tempo, Selasa, 4 Agustus 2015. (Baca: http://nasional.tempo.co/read/news/2015/08/04/063689007/eksklusif-gatot-evy-diduga-dalang-di-balik-suap-hakim)

    Mardani menegaskan, perbuatan Gatot tidak ada sangkut pautnya dengan partai. Namun pengurus pusat siap memberi bantuan hukum kepada Gatot bila diminta. "Tapi sekarang beliau belum meminta bantuan, dan masih menggunakan bala bantuan sendiri, ya monggo," kata Sekretaris Majelis Pertimbangan Pusat PKS ini.

    Saat ini, Gatot hanya berstatus kader biasa di partainya. Musababnya, partai berlambang bulan sabit kembar itu mengharuskan kader mengundurkan diri dari kepengurusan bila terpilih menjadi pejabat publik.

    Saat ini, Gubernur Sumatera Utara itu terjerat dua kasus korupsi. Pertama, kasus suap hakim Pengadilan Tata Usaha Negara yang melibatkan pengacara OC Kaligis dan istri muda Gatot, Evy Susanti. (Baca:http://nasional.tempo.co/read/news/2015/07/13/063683601/siapa-evy-susanti-yang-dicegah-kpk-bersama-o-c-kaligis-dan-gatot-pujo)

    Kasus kedua, dugaan korupsi dana bantuan sosial Pemerintah Provinsi Sumatera Utara. Kejaksaan Tinggi mencium adanya penyelewengan bantuan sosial Tahun Anggaran 2012-2013 . Kasus ini kemudian diambil alih oleh Kejaksaan Agung.

    Gatot dan Evy telah dijadikan tersangka oleh KPK. Keduanya ditahan di Rumah Tahanan Cipinang, Jakarta Timur.

    INDRI MAULIDAR


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Demo Revisi UU KPK Berujung Rusuh, Ada 1.365 Orang Ditangkap

    Demonstrasi di DPR soal Revisi UU KPK pada September 2019 dilakukan mahasiswa, buruh, dan pelajar. Dari 1.365 orang yang ditangkapi, 179 ditahan.