Alasan Jokowi Belum Lantik Kepala BIN dan Panglima TNI

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Jokowi (kedua kanan) didampingi Panglima TNI Jenderal TNI Moeldoko (kiri), berjabat tangan  dengan Kepala Staf Angkatan Laut Laksamana TNI Ade Supandi (kedua kiri) dan Komandan Korps Marinir (Dankormar) Mayjen TNI (Mar) Ahmad Faridz Washington (kanan) dalam acara pemberian Warga Kehormatan Pasukan Khusus TNI di Cilangkap, Jakarta, 16 April 2015.  ANTARA/M Agung Rajasa

    Presiden Jokowi (kedua kanan) didampingi Panglima TNI Jenderal TNI Moeldoko (kiri), berjabat tangan dengan Kepala Staf Angkatan Laut Laksamana TNI Ade Supandi (kedua kiri) dan Komandan Korps Marinir (Dankormar) Mayjen TNI (Mar) Ahmad Faridz Washington (kanan) dalam acara pemberian Warga Kehormatan Pasukan Khusus TNI di Cilangkap, Jakarta, 16 April 2015. ANTARA/M Agung Rajasa

    TEMPO.CO, Bogor - Presiden Joko Widodo belum menentukan tanggal pelantikan calon Kepala Badan Intelijen Negara Sutiyoso dan calon Panglima Tentara Nasional Indonesia Jenderal Gatot Nurmantyo. Menurut dia, tanggal pelantikan masih didiskusikan dengan Kementerian Sekretariat Negara.

    "Banyak yang bilang katanya besok (Senin). Padahal belum," kata Jokowi, di Istana Bogor, Minggu, 5 Juli 2015. "Nanti tanyakan saja ke Kementerian Sekretariat Negara."

    Menurut Jokowi, pelantikan sebenarnya tinggal menunggu waktu. Musababnya, semua berkas uji dan kelayakan calon Kepala BIN Sutiyoso dan calon Panglima TNI Gatot Nurmantyo sudah lengkap dan sampai ke Istana. Namun masih ada beberapa hal sehingga dia menunda pelantikan itu.

    Sebelumnya beredar pelantikan Sutiyoso dan Gatot akan dilakukan Senin, 6 Juli 2015 di Istana Negara. Keduanya akan mengambil sumpah jabatan di depan Jokowi. Namun, kabar itu langsung dibantah Jokowi.

    Pada 1 Juli 2015 kemarin, Dewan Perwakilan Rakyat menyetujui pengangkatan Jenderal Gatot Nurmantyo menjadi Panglima TNI setelah menjalani uji kepatutan dan kelayakan. Gatot menjalani uji kelayakan dan kepatutan selama hampir lima jam.

    Gatot menjabat Kepala Staf Angkatan Darat. Lulusan Akademi Militer tahun 1982 ini pernah menjadi Gubernur Akademi Militer pada 2009-2010. Selain itu, ia juga pernah menjabat sebagai Panglima Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat pada 2013-2014. 

    Sedangkan pada 30 Juni 2015, Sutiyoso, dinyatakan lulus uji kepatutan dan kelayakan sebagai Kepala Badan Intelijen Negara. Proses uji kelayakan digelar oleh Komisi Pertahanan dan Intelijen Dewan Perwakilan Rakyat. Keputusan itu diambil setelah sepuluh fraksi di DPR secara aklamasi mendukung purnawirawan bintang tiga itu menjadi Kepala BIN.

    REZA ADITYA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Polusi Udara Pembunuh Diam-diam

    Perubahan iklim dan pencemaran udara menyebabkan lebih dari 12,6 juta kematian per tahun. Jumlah korban jiwa ini belum pernah terjadi sebelumnya.