Quran Langgam Jawa: Arab-Jawi Jadi Khazanah Islam Nusantara  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Dosen UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta Muhammad Yasser Arafat membacakan ayat suci Alquran dengan langgam nusantara pada acara Peringatan Isra Miraj Nabi Muhammad SAW Tahun 1436 H di Istana Negara, Jakarta, 15 Mei 2015. ANTARA FOTO

    Dosen UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta Muhammad Yasser Arafat membacakan ayat suci Alquran dengan langgam nusantara pada acara Peringatan Isra Miraj Nabi Muhammad SAW Tahun 1436 H di Istana Negara, Jakarta, 15 Mei 2015. ANTARA FOTO

    TEMPO.CO, Jakarta - Acara Isra Miraj di Istana Negara yang dihadiri Presiden Joko Widodo dan duta besar negara Islam masih jadi bahan pembicaraan publik.  Saat itu, qori Muhammad Yasser Arafat melantunkan Surah An-Najm 1-15 dengan cengkok atau langgam Jawa.

    Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin mengakui dirinya yang mempunyai gagasan menampilkan Muhammad Yasser Arafat, dosen Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga, Yogyakarta. Acara Isra Miraj yang berlangsung Jumat malam, 15 Mei 2015 dikecam banyak pihak. Bahkan, ada yang menuduh pemerintah melakukan liberalisasi agama Islam.

    "Tujuan pembacaan Al-Quran dengan langgam Jawa adalah menjaga dan memelihara tradisi Nusantara dalam menyebarluaskan ajaran Islam di Tanah Air," kata Lukman, putra dari Menteri Agama Indonesia yang ke-9, Saifuddin Zuhri.

    Sebenarnya sudah lama tradisi lokal di Tanah Air masuk ke dalam khazanah Islam.  Berikut dua contoh:

    Selanjutnya >> Pembacaan Kitab Klasik: Tafsir Al-Ibriz


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Instagram Uji Coba Menghilangan Fitur Likes agar Fokus ke Konten

    Instagram tengah lakukan uji coba penghapusan fitur likes di beberapa negara pada Juli 2019. Reaksi pengguna terbelah, sebagian merasa dirugikan.