Jumat, 23 Februari 2018

Hendro Adukan Tim Munir ke DPR

Oleh :

Tempo.co

Senin, 30 Mei 2005 17:24 WIB
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Jakarta: Mantan Kepala Badan Intelijen Negara A.M. Hendropriyono mengadu ke Tim Investigasi Kasus Munir DPR. Ia mempersoalkan kerja Tim Pencari Fakta Kematian Munir bentukan Presiden Yudhoyono."Kami beri masukan, kalau begini arahannya kerja tim pencari fakta tidak jelas," kata Hendropriyono kepada pers di Gedung MPR/DPR, Jakarta, Senin (30/5). Hendro mengaku datang atas inisiatifnya dan bukan undangan DPR.Ia menilai, tim pencari fakta tidak efektif menyelesaikan kasus Munir. Ia menyatakan, tim justru hanya membuat opini umum. Dia meminta DPR agar membuat tim bisa bekerja lebih efektif dan efisien, sesuai dengan keputusan presiden yang mengatur pembentukannya.Pengacara Hendro, Syamsu Djalal, di tempat sama menyatakan, yang dilakukan tim pencari fakta adalah upaya memolitisasi BIN. "Ini sungguuh membingungkan," kata mantan Komandan Pusat Polisi Militer itu.Hal ini, tuturnya, dapat menimbulkan persepsi bahwa ada kelompok tertentu di belakang tim pencari fakta. "Mungkin ada pihak-pihak tertentu yang ingin memecah belah Negara Kesatuan RI, dengan BIN jadi sasaran," tuturnya.Hendro sebelumnya juga mengadukan dua anggota tim pencari fakta, yakni Rachlan Nasidik dan Usman Hamid, ke Markas Besar Polri. Mantan Pangdam Jaya itu menilai, pernyataan keduanya "menggiring opini yang menghubungkan dirinya dengan kematian Munir". Yuliawati

     

     

    Selengkapnya
    Grafis

    Deretan Kasus Rizieq Shihab, 11 Tuntutan dalam 9 Bulan

    Kabar kepulangan Rizieq Shihab pada 21 Februari 2018 membuat banyak pihak heboh karena sejak 2016, tercatat Rizieq sudah 11 kali dilaporkanke polisi.