KPK Periksa Wakil Bupati Lebak Siang-Malam  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Alat kesehatan yang akan digunakaan untuk rumah sakit umum daerah kota Tangerang  di kawasan Cikokol, Tangerang, Banten, Kamis (19/9). Pengadaan alat kesehatan di Rumah Sakit di Banten pada tahun 2009 menelan dana sebesar Rp 44 miliar. TEMPO/Marifka Wahyu Hidayat

    Alat kesehatan yang akan digunakaan untuk rumah sakit umum daerah kota Tangerang di kawasan Cikokol, Tangerang, Banten, Kamis (19/9). Pengadaan alat kesehatan di Rumah Sakit di Banten pada tahun 2009 menelan dana sebesar Rp 44 miliar. TEMPO/Marifka Wahyu Hidayat

    TEMPO.CO, Jakarta - Kepala Bagian Pemberitaan dan Informasi Komisi Pemberantasan Korupsi Priharsa Nugraha mengatakan, penyidik lembaganya akan memeriksa Wakil Bupati Lebak Amir Hamzah dan Ketua Komisi Pemilihan Umum Daerah Lebak Agus Sutisna. Keduanya akan diperiksa terkait kasus dugaan suap di lingkungan Mahkamah Konstitusi dalam menyidang sengketa pilkada Lebak.

    "Keduanya akan diperiksa sebagai saksi," kata Priharsa, Selasa, 19 November 2013.

    Khusus untuk Amir Hamzah, hari ini merupakan pemanggilan kedua kalinya secara berturut-turut. Kemarin, Amir Hamzah diperiksa sejak pagi hingga malam hari. Sayangnya, Amir belum berhasil dimintai keterangan.

    Dalam kasus tersebut, bekas Ketua MK Akil Mochtar dan Chaeri Wardana alias Wawan juga dijadwalkan untuk diperiksa KPK. Akil dan Wawan sudah ditetapkan menjadi tersangka. Akil disangka menerima suap dari Wawan. Wawan adalah adik Gubernur Banten Atut Chosiyah Chasan, yang sekaligus suami Wali Kota Tangerang Selatan Airin Rachmi Diany.

    MUHAMAD RIZKI

    Berita terpopuler
    Australia Sadap Telepon Presiden SBY 15 Hari
    Hakim Vica Diduga Selingkuh dengan 'Brondong' 
    Ini Daftar Pejabat yang Disadap Australia
    Konvensi Tak Ramai, Demokrat Salahkan Peserta 
    PDIP: Ada Parpol Cari Kelemahan Jokowi


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tips Menghadapi Bisa Ular dengan Menggunakan SABU

    Untuk mengatasi bisa ular, dokter Tri Maharani memaparkan bahwa bisa ular adalah protein yang hanya bisa ditawar dengan SABU polivalen.