Ditetapkan Tersangka, Labora Sitorus Belum Ditahan

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • ANTARA/Widodo S. Jusuf

    ANTARA/Widodo S. Jusuf

    TEMPO.CO, Jakarta - Markas Besar Kepolisian Indonesia telah menetapkan pemilik rekening gendut Ajun Inspektur Satu Labora Sitorus sebagai tersangka sejak kemarin. Namun, Direktur Ekonomi Khusus Badan Reserse Kriminal Mabes Polri, Brigadir Jenderal Arief Sulistyo mengatakan belum akan menahan tersangka karena proses penyidikannya belum tuntas.

    "Proses penyidikan masih berjalan," kata Arief, saat dihubungi Tempo, Jumat, 17 Mei 2013. Jika proses pemeriksaan telah selesai, kata dia, Polda Papua baru bisa menetapkan apakah Labora perlu ditahan atau tidak.

    Arief yakin Labora tidak akan kabur. "Dia kan anggota polisi, jadi enggak mungkin melarikan diri," ucap dia.

    Senada dengan Arief, Komisionaris Komisi Kepolisian Nasional, Edi Saputra Hasibuan, mengatakan Labora tidak mungkin melarikan diri. Buktinya, kata dia, kemarin, dia muncul dalam wawancara dengan salah satu stasiun televisi swasta.

    Labora, anggota Kepolisian Resor Kabupaten Raja Ampat, Papua Barat, itu disangka telah melakukan pelanggaran Undang-Undang Nomor 41 Tahun 1999 tentang Kehutanan dan Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas.

    JOKO SEDAYU

    Topik terhangat:

    PKS Vs KPK
    | E-KTP | Vitalia Sesha | Ahmad Fathanah | Perbudakan Buruh

    Berita lainnya:
    Indoguna Akui Setor Uang ke PKS 

    Fathanah Akui Indehoy dengan Maharani

    Fathanah Ketahuan Curi Dokumen KPK

    Cerita Dewi Queen of Pantura, Soal Sawer Pejabat


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Apa itu European Super League?

    Pada 19 April 2021, sebanyak 12 mega klub sepakbola Eropa mengumumkan bahwa mereka akan membuat turnamen baru yang bernama European Super League.