Anis Ajak PKS Lakukan Pertobatan Nasional  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sekjen PKS Taufik Ridol, Presiden PKS Anis Matta, Ketua Dewan Syuro KH. Hilmi Aminuddin, Ketua Majelis Pertimbangan Untung Wahono, dan Ketua Dewan Syariah Surahman Hidayat dalam konferensi pers di DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Jakarta,Jumat (1/2). TEMPO/Seto Wardhana

    Sekjen PKS Taufik Ridol, Presiden PKS Anis Matta, Ketua Dewan Syuro KH. Hilmi Aminuddin, Ketua Majelis Pertimbangan Untung Wahono, dan Ketua Dewan Syariah Surahman Hidayat dalam konferensi pers di DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Jakarta,Jumat (1/2). TEMPO/Seto Wardhana

    TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Anis Matta mengatakan akan melakukan berbagai terobosan. Langkah pertama yang akan dilakukan adalah melakukan pertobatan nasional. "Kami sadar bahwa kami banyak kekurangan," kata Anis di kantor DPP PKS, Jumat, 1 Februari 2013, usai dikukuhkan sebagai Presiden PKS menggantikan Luthfi Hasan Ishaaq.

    Menurut Anis, pertobatan yang akan dilakukan berkaitan dengan meluruskan kembali niat seluruh kader dan pengurus dalam menjalankan partai. Selama ini, menurut dia, ada beberapa pergeseran dalam penggunaan kekuasaan dan cara menggunakan otoritas. "Cara menggunakan kekuasaan inilah yang kami sebut sebagai keadilan dan ini yang akan kami luruskan kembali," kata Anis.

    Anis tak menjelaskan dengan detail penggunaan otoritas kekuasaan yang dia maksud. Namun, merujuk pada kasus yang menyeret mantan Presiden PKS Luthfi Hasan Ishaaq, bisa jadi ini berkaitan dengan masalah otoritas Menteri Pertanian Suswono dalam proses penentuan kuota daging impor. Suswono adalah menteri yang berasal dari PKS.

    Selama ini, menurut Anis, PKS kurang menunjukkan gregetnya sebagai partai putih. Namun, dengan kasus yang menimpa PKS kali ini, Anis mengatakan partainya akan lebih bekerja keras. "Kejadian ini membangkitkan macan tidur PKS untuk lebih melawan tirani dan melawan korupsi."

    Menurut Anis, hal besar yang dilakukan PKS menuju Pemilu 2014 adalah meningkatkan soliditas partai. Semangat para kader harus dikembalikan. "Kami akan wujudkan perubahan hakiki."

    IRA GUSLINA SUFA


    Berita terpopuler:

    Sebut Suap Daging Musibah, Tiffatul Dikecam
    Marzuki Alie: Luthfi Hasan Itu yang Mana, Ya?
    Apa Bukti Luthfi Hasan Terlibat? Ini Jawaban KPK
    Kata Tifatul Sembiring soal Ahmad Fathanah
    Ketua PBNU Doakan Suswono Selamat dari KPK


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.