Siswono Mengaku Belum Kalah

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Jakarta: Siswono Yudohusodo belum mengaku kalah meski perolehan suara dengan pasangannya baru 14,9 persen. Ia beralasan, masih ada sekitar 40 juta suara yang belum dihitung. Apalagi, hasil perolehan suara sah pemilihan presiden dianggap final adalah yang dihitung secara manual yang dikirim dari daerah. "Tidak jujur kalau saya katakan saya tidak ingin terpilih. Sekarang pun tetap berdoa, suara yang belum dihitung itu bisa mengangkat Pak Amien dan saya jadi terpilih," katanya kepada wartawan usai melantik Pembantu Rektor di Kampus Universitas Pancasila, Jakarta, Jumat (9/7). Siswono mengakui, peluang dirinya terpilih lolos putaran kedua makin kecil seiring lambatnya perolehan suara yang diperolehnya. Sementara itu, penghitungan suara secara elektronik mendekati usai. Dia mengaku siap tidak terpilih. Katanya, begitu mengikuti pemilihan presiden dia sudah menyiapkan diri berada di urutan nomor 1,2,3,4, bahkan lima. Jika kalah, kata dia, pada waktunya Siswono akan memberikan ucapan selamat kepada siapapun pemenangnya. Dia juga menandaskan tidak akan golput dan tetap memberikan hak suaranya pada putaran kedua nanti. "Tetap pilih yang terbaik sebagai wujud tanggung jawab saya mewarnai perkembangan negara yang lebih baik," katanya. Kendati demikian, Siswono tidak menyalahkan pendukungnya yang memilih golput dalam putaran kedua karena itu bagian dari hak mereka sebagai warga negara. Apakah akan mengalihkan dukungan? Mendengar pertanyaan itu, Siswono mengungkapkan terlalu sombong jika dia mengatakan bisa memindahkan dukungan pada salah satu pasangan yang lolos ke putaran dua. Argumentasinya, Siswono menghormati pilihan masing-masing warga negara.Menanggapi pernyataan Jusuf Kalla yang akan menggandeng Amien-Siswono, dia berpendapat hal itu bisa saja terjadi. "Tapi tak berarti yang mendukung kami otomatis ikut," kata dia. Memang, Siswono mengakui, dia sudah dihubungi pelbagai kubu, diajak bergabung dalam koalisi baru menjelang putaran kedua. "Tapi saya tetap netral," kata dia seraya mengucapkan terima kasih dan hormatnya kepada rakyat yang sudah memilihnya. "Mohon maaf kalau tidak lolos dua besar," katanya.Istiqomatul Hayati - Tempo News Room

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aman Ibadah Sholat Ramadan Saat Covid-19

    Pemerintah DKI Jakarta telah mengizinkan masjid ataupun mushola menggelar ibadah sholat dalam pandemi.