Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Syarat Usung Paslon Minimal 454.885 Suara, Ini Perolehan Suara 18 Partai di Pileg Jakarta 2024

Editor

Nurhadi

image-gnews
Ilustrasi Kotak SUara. TEMPO/Fahmi Ali
Ilustrasi Kotak SUara. TEMPO/Fahmi Ali
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Keputusan Komisi Pemilihan Umum atau KPU DKI Jakarta mengakomodasi putusan Mahkamah Konstitusi atau MK Nomor 60/PUU-XXII/2024 bakal mengubah peta politik di Pilkada Jakarta 2024. Bukan lagi 20 persen kursi parlemen, kini syarat mengusung kandidat di Pilkada Jakarta minimal 7,5 persen suara sah partai politik atau gabungan partai politik.

“Jadi partai politik atau gabungan partai politik yang ingin mendaftarkan syaratnya minimal 454.885 suara sah (7,5 persen) di Provinsi Jakarta,” kata Ketua KPU DKI Jakarta, Wahyu Dinata, saat ditemui di kantor KPU Jakarta, Sabtu, 24 Agustus 2024.

Berdasarkan ketentuan anyar ini, kini sejumlah partai politik bisa secara mandiri alias tak perlu berkoalisi dengan partai lainnya untuk mengusung pasangan calon atau mereka di Pilkada Jakarta. Dengan demikian, akan semakin sempit peluang terjadinya paslon tunggal melawan kotak kosong di Pilgub Jakarta 2024.

Adapun pada pemilihan legislatif atau pileg pada Februari lalu, terdapat 18 parpol yang menjadi peserta. Dari jumlah tersebut, berdasarkan Keputusan KPU DKI Jakarta Nomor 33 Tahun 2024, sebanyak delapan parpol di antaranya memenuhi syarat bisa mengusung kandidat sendiri. Sedangkan 10 lainnya harus berkoalisi.

Dilansir dari dokumen lampiran Keputusan KPU DKI Jakarta Nomor 33 Tahun 2024, berikut daftar perolehan suara parpol di Pileg Jakarta 2024:

1. Partai Keadilan Sejahtera atau PKS mendapatkan 1.012.028 suara.

2. Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan atau PDIP mendapatkan 850.174 suara.

3. Partai Gerakan Indonesia Raya atau Gerindra mendapatkan 728.297 suara.

4. Partai Nasional Demokrasi atau NasDem mendapatkan 545.235 suara.

5. Partai Golongan Karya atau Golkar mendapatkan 517.819 suara.

6. Partai Kebangkitan Bangsa atau PKB mendapatkan 470.682 suara.

7. Partai Solidaritas Indonesia atau PSI mendapatkan 465.936 suara.

8. Partai Amanat Nasional atau PAN mendapatkan 455.906 suara.

9. Partai Demokrat mendapatkan 444.314 suara.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

10. Partai Perindo mendapatkan 160.203 suara.

11. Partai Persatuan Pembangunan atau PPP mendapatkan 153.240 suara.

12. Partai Buruh mendapatkan 69.969 suara.

13. Partai Gelora mendapatkan 62.850 suara.

14. Partai Ummat mendapatkan 56.271 suara.

15. Partai Hati Nurani Rakyat atau Hanura mendapatkan 26.537 suara.

16. Partai Kebangkitan Nusantara atau PKN mendapatkan 19.204 suara.

17. Partai Bulan Bintang atau PBB mendapatkan 15.750 suara.

18. Partai Garuda mendapatkan 12.826 suara.

Berdasarkan perolehan suara tersebut, PKS, PDIP, Partai Gerindra, Partai NasDem, Partai Golkar, PKB, PSI, dan PAN bisa mengusung kandidat pasangan calon gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta tanpa harus membangun koalisi.

NOVALI PANJI NUGROHO

Pilihan Editor: Soal Peluang Usung Anies di Pilgub Jakarta, Ini Kata Megawati

Iklan

Berita Selanjutnya



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan

PKB Sambut Rencana Anies Dirikan Partai: Supaya Rasakan Susahnya Kelola Partai hingga Tingkat Ranting

2 jam lalu

Anies Baswedan. Foto/youtube
PKB Sambut Rencana Anies Dirikan Partai: Supaya Rasakan Susahnya Kelola Partai hingga Tingkat Ranting

Bagaimana peluang Anies mendirikan partai politik?


Suswono Sebut Ridwan Kamil dan Dirinya Berencana Temui Anies: Tunggu Respons Beliau

4 jam lalu

Calon Gubernur dan Calon Wakil Gubernur Jakarta, Ridwan Kamil dan Suswono mendatangi RSUD Tarakan untuk menjalani pemeriksaan kesehatan, Jakarta, 31 Agustus 2024.Pemeriksaan kesehatan menjadi salah satu tahapan yang harus dijalani oleh Paslon dalam Pilgub Jakarta 2024. Tempo/Ilham Balindra
Suswono Sebut Ridwan Kamil dan Dirinya Berencana Temui Anies: Tunggu Respons Beliau

Suswono mengungkap rencana dirinya dan Ridwan Kamil bertemu Anies Baswedan.


Antisipasi Gerakan Anak Abah Tusuk 3 Paslon, Bawaslu Akan Lakukan Sosialisasi

5 jam lalu

Ilustrasi TPS Pilkada. Dok TEMPO
Antisipasi Gerakan Anak Abah Tusuk 3 Paslon, Bawaslu Akan Lakukan Sosialisasi

Bawaslu akan lakukan sosialiasi untuk mengantisipasi gerakan anak abah tusuk 3 paslon


Ridwan Kamil Janjikan Akses Pekerjaan bagi Penyandang Disabilitas

7 jam lalu

Pasangan bakal calon Gubernur DKI Jakarta Ridwan Kamil (kiri) bersama bakal calon Wakil Gubernur Suswono (kanan) memberikan keterangan kepada media saat menemui mantan Gubernur DKI Jakarta Sutiyoso di Museum Bang Yos, Jatikarya, Bekasi, Jawa Barat, Kamis, 12 September 2024. Pada pertemuan tersebut Ridwan Kamil-Suswono meminta nasihat dan berdiskusi tentang kondisi Jakarta bersama Sutiyoso sebagai bekal untuk maju dalam Pemilihan Gubernur 2024. TEMPO/Martin Yogi Pardamean
Ridwan Kamil Janjikan Akses Pekerjaan bagi Penyandang Disabilitas

Ridwan Kamil menjanjikan pelbagai akses kemudahan bagi penyandang disabilitas apabila terpilih menjadi Gubernur Jakarta.


Batal Maju Pilkada Tangsel, Riza Patria Berpeluang Jadi Ketua Timses Ridwan Kamil-Suswono

7 jam lalu

Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Gerindra Ahmad Riza Patria saat ditemui usai menghadiri acara Silaturahmi dan Tasyakuran DPD Gerindra DKI Jakarta di Tavia Heritage Hotel, Jakarta Pusat pada Kamis, 9 Mei 2024. TEMPO/Adinda Jasmine
Batal Maju Pilkada Tangsel, Riza Patria Berpeluang Jadi Ketua Timses Ridwan Kamil-Suswono

Ahmad Riza Patria kini berpeluang menjadi Timses RK-Suswono di Pilkada Jakarta usai Ahmad Sahroni mengundurkan diri.


Partai Politik Mulai Setor Nama Calon Menteri Kabinet Prabowo

7 jam lalu

Ketua Fraksi PKB DPR RI Cucun Ahmad Syamsurizal beserta jajaran pengurus Partai memberikan keterangan pers terkait Puncak Harlah ke-25 PKB di Kantor DPP PKB, Jakarta, Kamis, 20 Juli 2023. Kegiatan tersebut akan dihadiri oleh sekitar 50 ribu kader dan simpatisan PKB dari seluruh Indonesia, termasuk kiai khos NU. TEMPO/M Taufan Rengganis
Partai Politik Mulai Setor Nama Calon Menteri Kabinet Prabowo

Partai politik pro pemerintahan Prabowo sudah diminta menyetor nama calon anggota kabinet Prabowo. PKB mengklaim menyodorkan kader terbaik.


Rano Karno Dekati Pesantren di Duren Sawit

8 jam lalu

Calon Wakil Gubernur Jakarta Rano Karno sowan ke Guntur Soekarnoputra di kediamannya di Kemang, Jakarta Selatan, Kamis, 12 September 2024. Tempo/Eka Yudha Saputra
Rano Karno Dekati Pesantren di Duren Sawit

Rano Karno gencar mendekati pesantren dan masyarakat Betawi. Ia mengunjungi Pesantren Azziyadah, Jumat siang ini.


KPU Jakarta Batasi Jumlah Pendukung Paslon yang Ikut Ambil Nomor Urut Maksimal 50 Orang

8 jam lalu

Ketua Komisi Pemilihan Umum DKI Jakarta Wahyu Dinata dan jajarannya melakukan konferensi pers di Kantor KPU DKI Jakarta, Salemba, Jakarta Pusat pada Rabu, 28 Agustus 2024. TEMPO/Desty Luthfiani.
KPU Jakarta Batasi Jumlah Pendukung Paslon yang Ikut Ambil Nomor Urut Maksimal 50 Orang

Anggota KPU DKI Jakarta menjelaskan sejumlah perkiraan peraturan yang akan berlaku di hari pengundian nomor urut paslon.


Gerakan Anak Abah Tusuk 3 Paslon, KPU DKI Ingatkan yang Mengajak Bisa Dipidana

9 jam lalu

Anggota KPU DKI Jakarta Astri Megatari dan Dody Wijaya saat jumpa pers usai penutupan pendaftaran bakal calon pasangan independen di Jakarta Senin dinihari. ANTARA/Mario Sofia Nasution
Gerakan Anak Abah Tusuk 3 Paslon, KPU DKI Ingatkan yang Mengajak Bisa Dipidana

KPU DKI mengingatkan pihak yang mengajak gerakan anak abah tusuk 3 paslon bisa dipidana


Gerakan Anak Abah Tusuk 3 Paslon, KPU DKI Ingatkan yang Mengajak dengan Menjanjikan Imbalan Bisa Dipidana

9 jam lalu

Anggota KPU DKI Jakarta Astri Megatari dan Dody Wijaya saat jumpa pers usai penutupan pendaftaran bakal calon pasangan independen di Jakarta Senin dinihari. ANTARA/Mario Sofia Nasution
Gerakan Anak Abah Tusuk 3 Paslon, KPU DKI Ingatkan yang Mengajak dengan Menjanjikan Imbalan Bisa Dipidana

KPU DKI mengingatkan pihak yang mengajak gerakan anak abah tusuk 3 paslon bisa dipidana jika menjanjikan uang atau imbalan