Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Pengamat Sebut Koalisi PKS-PDIP Bisa Menang Pilgub Jakarta Siapapun yang Diusung

Editor

Imam Hamdi

image-gnews
Warga berfoto dengan Si Mayor yakni Maskot pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta berupa boneka Macan Kemayoran saat peluncuran tahapan pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta di Lapangan Silang Monas, Jakarta, Sabtu 25 Mei 2024. Kegiatan itu sebagai penanda bahwa KPU DKI Jakarta telah siap memulai tahapan pilkada pada Juni 2024 hingga hari pencoblosan 27 November 2024. ANTARA FOTO/Reno Esnir
Warga berfoto dengan Si Mayor yakni Maskot pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta berupa boneka Macan Kemayoran saat peluncuran tahapan pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta di Lapangan Silang Monas, Jakarta, Sabtu 25 Mei 2024. Kegiatan itu sebagai penanda bahwa KPU DKI Jakarta telah siap memulai tahapan pilkada pada Juni 2024 hingga hari pencoblosan 27 November 2024. ANTARA FOTO/Reno Esnir
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Pengamat politik Ray Rangkuti mengatakan koalisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) berpotensi untuk memenangkan Pemilihan Gubernur atau Pilgub Jakarta 2024 siapapun figur yang diusung.

Menurut Ray, kerja sama politik keduanya akan menjadi koalisi kuat karena merupakan dua partai terbesar di Daerah Khusus Jakarta (DKJ). PKS merupakan partai suara legislatif terbanyak di Jakarta pada Pemilu 2024. Sedangkan PDIP partai terbesar kedua. 

“Jadi sebetulnya secara partai mereka kuat sehingga siapapun figur yang mereka dorong untuk maju di Pilkada DKJ berpotensi kuat memenangkan pilkada. Meskipun figurnya tidak terlalu populer atau tidak terlalu dikenal warga Jakarta,” kata Ray Rangkuti kepada Tempo, 15 Juni 2024.

Direktur Lingkar Madani ini mengatakan koalisi kedua partai yang memiliki ideologi berbeda ini sangat kuat. Sebab basis pemilih PKS dan PDIP sangat kuat sehingga kekuatan mereka bukan pada figur, tetapi pada basis pemilihnya yang solid. 

Keuntungan kedua dari PKS dan PDIP bisa mengusung kader masing-masing di Pilgub Jakarta. Alih-alih mengusung kader lain, PKS dan PDIP bisa mendorog kader mereka untuk maju. Kesempatan PKS mengusung kadernya maju di Pilgub Jakarta, mesti diambil karena sebelumnya mereka tidak punya peluang mengusung kader sendiri. 

“Dan jika PKS bekerja sama dengan PDIP, mereka punya potensi yang cukup diperhitungkan,” kata Ray. 

Politikus senior PDIP, Andreas Hugo Pareira, mengatakan koalisi PDIP dengan PKS di pemilihan kepala darerah tidak akan membuat konstituen berpaling dari partai. 

Ketua Direktorat Strategi, Visi-Misi dan Narasi Debat PDIP di Pilkada 2024 ini mengatakan justru konstituen lebih cair dan saling memahami. “Siapa yang bilang ditinggal konstituen? Konstituen di akar rumput saat ini malah lebih cair. Bisa saling memahami,” kata Andreas membalas pesan Tempo, Sabtu, 15 Juni 2024.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Kendati demikian, Andreas belum memastikan sejauh mana peluang PDIP berkoalisi dengan PKS dalam Pilkada Serentak 2024. “Kita lihat perkembangan ke depan,” kata dia. 

Di pemilihan gubernur Jakarta, PKS telah membuka peluang berkoalisi dengan PDIP. Ketua Dewan Pimpinan Pusat PKS Bidang Humas, Ahmad Mabruri, mengatakan partainya juga membuka kesempatan untuk bekerja sama dengan PDIP. Dia menyebut kemungkinan itu bisa saja terjadi mengingat koalisi antara PKS dan PDIP pernah terjadi. 

"Di beberapa pilkada daerah lain PKS dan PDIP berkoalisi. Enggak ada masalah," ujarnya. 

Jika seandainya harus berkoalisi dengan PDIP, kata dia, harus ada kader PKS yang turut bertarung di Pilgub Jakarta. "Masalah pasangannya nanti siapa, ya kami sepakati. Yang jelas, sinyal dari Presiden PKS mesti ada kader dari internal PKS," tuturnya. 

EKA YUDHA SAPUTRA | SAVERO ARISTIA WIENANTO

Pilihan editor: Anggaran PTKL Lebih Besar Ketimbang PTN, Pengamat Minta Pemerintah Turun Tangan

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan

Jusuf Hamka Diusulkan Maju Pilgub Jakarta 2024: PDIP Bilang Cek Ombak, PKS Sebut Bakal Seru

3 jam lalu

Pengusaha Jusuf Hamka memberikan keterangan usai bertemu Pakar Hukum Tata Negara Mahfud Md di Kawasan Patra Kuningan, Jakarta Selatan, pada Sabtu, 13 Juli 2024. Tempo/Adil Al Hasan
Jusuf Hamka Diusulkan Maju Pilgub Jakarta 2024: PDIP Bilang Cek Ombak, PKS Sebut Bakal Seru

Jusuf Hamka atau Babah Alun disiapkan oleh Partai Golkar maju di pemilihan gubernur atau Pilgub Jakarta 2024 sebagai cawagub mendampingi Kaesang.


Jusuf Hamka Bilang Namanya Konsisten Muncul di 6 Survei Internal Golkar untuk Pilkada Jakarta

6 jam lalu

Pengusaha Jusuf Hamka memberikan keterangan usai bertemu Pakar Hukum Tata Negara Mahfud Md di Kawasan Patra Kuningan, Jakarta Selatan, pada Sabtu, 13 Juli 2024. Tempo/Adil Al Hasan
Jusuf Hamka Bilang Namanya Konsisten Muncul di 6 Survei Internal Golkar untuk Pilkada Jakarta

Jusuf Hamka mengaku Airlangga memerintahkan dirinya maju di Pilgub Jakarta karena memiliki elektabilitas yang bisa membantu Kaesang.


Saat Projo Sebut Ridwan Kamil Lawan Sebanding bagi Anies Baswedan di Pilgub Jakarta

7 jam lalu

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengendarai motor vespa klasik saat meninggalkan kantor DPP Partai Golkar, Jakarta, 18 Januari 2023. Usai diumumkan bergabung menjadi kader Partai Golkar, Ridwan Kamil mengendarai motor vespa klasik meninggalkan kantor DPP Partai Golkar. TEMPO/M Taufan Rengganis
Saat Projo Sebut Ridwan Kamil Lawan Sebanding bagi Anies Baswedan di Pilgub Jakarta

Projo menilai Ridwan Kamil telah menunjukkan kinerja baik selama menjabat Gubernur Jawa Barat.


Penjelasan Waketum PBNU soal Marahi Jusuf Hamka agar Maju di Pilgub Jakarta

8 jam lalu

Pengusaha Jusuf Hamka memberikan keterangan usai bertemu Pakar Hukum Tata Negara Mahfud Md di Kawasan Patra Kuningan, Jakarta Selatan, pada Sabtu, 13 Juli 2024. Tempo/Adil Al Hasan
Penjelasan Waketum PBNU soal Marahi Jusuf Hamka agar Maju di Pilgub Jakarta

Jusuf Hamka menyebut Hilal memintanya menerima tawaran Airlangga itu. Oleh sebab itu, Hamka mengiyakan untuk maju di Pilgub Jakarta.


Dilirik Golkar Maju Pilkada Jakarta, Jusuf Hamka Sebut Dirinya Tak Bisa Disuap

8 jam lalu

Mohamad Jusuf Hamka (tengah) berdoa saat pemakaman tokoh Jawa Barat Solihin Gautama Purwanagara di Taman Makam Pahlawan Cikutra, Bandung, 5 Maret 2024. Solihin GP wafat pada usia 97 tahun di RS Advent. Solihin GP pernah menjabat Panglima Kodam XIV/Hasanudin 1964-1968, Gubernur Jawa Barat 1970-1975, Gubernur Akabri Umum dan Darat 1968-1970, anggota DPA 1992-1997, dan anggota MPR 1998. TEMPO/Prima mulia
Dilirik Golkar Maju Pilkada Jakarta, Jusuf Hamka Sebut Dirinya Tak Bisa Disuap

Jusuf Hamka menaruh ikat pinggang tanpa merek itu di atas meja makan. "Nih, gesper Rp 25 ribu," kata Jusuf.


Penjelasan Lengkap PSI soal Wacana Duet Kaesang-Jusuf Hamka di Pilgub Jakarta

8 jam lalu

Tangkapan Layar - Wakil Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Andy Budiman. ANTARA/Youtube/Partai Solidaritas Indonesia/Agatha Olivia Victoria.
Penjelasan Lengkap PSI soal Wacana Duet Kaesang-Jusuf Hamka di Pilgub Jakarta

Wakil Ketua Umum DPP PSI Andy Budiman menjelaskan ihwal wacana duet Kaesang- Jusuf Hamka di Pilgub Jakarta.


Cerita Jusuf Hamka Dimarahi Waketum PBNU agar Terima Tawaran Maju Pilkada Jakarta

9 jam lalu

Pengusaha Jusuf Hamka memberikan keterangan usai bertemu Pakar Hukum Tata Negara Mahfud Md di Kawasan Patra Kuningan, Jakarta Selatan, pada Sabtu, 13 Juli 2024. Tempo/Adil Al Hasan
Cerita Jusuf Hamka Dimarahi Waketum PBNU agar Terima Tawaran Maju Pilkada Jakarta

Golkar menyiapkan Jusuf Hamka sebagai calon wakil Kaesang Pangarep di Pilkada Jakarta.


Respons Jusuf Hamka soal Gantikan Ridwan Kamil di Pilgub Jakarta

9 jam lalu

Pengusaha Jusuf Hamka memberikan keterangan usai bertemu Pakar Hukum Tata Negara Mahfud Md di Kawasan Patra Kuningan, Jakarta Selatan, pada Sabtu, 13 Juli 2024. Tempo/Adil Al Hasan
Respons Jusuf Hamka soal Gantikan Ridwan Kamil di Pilgub Jakarta

Jusuf Hamka juga mengungkap bahwa dirinya telah membangun Kabupaten Sumedang dalam bentuk infrastruktur jalan sepanjang 62 kilometer.


Siap Lawan Anies Baswedan di Pilgub Jakarta, Jusuf Hamka: Maju Tak Gentar

10 jam lalu

Pengusaha Jusuf Hamka memberikan keterangan usai bertemu Pakar Hukum Tata Negara Mahfud Md di Kawasan Patra Kuningan, Jakarta Selatan, pada Sabtu, 13 Juli 2024. Tempo/Adil Al Hasan
Siap Lawan Anies Baswedan di Pilgub Jakarta, Jusuf Hamka: Maju Tak Gentar

Jusuf Hamka mengatakan akan siap menerima hasil apa pun ketika memang dirinya resmi menjadi kandidat dalam Pilgub Jakarta.


Calon-calon yang Diusung PKS di Pilkada Banten-DKI-Jabar, Ada Kader Gerindra

10 jam lalu

Dewan Pengurus Pusat Partai Keadilan Sejahtera atau DPP PKS menggelar acara Tebar Kurban di kantor DPP PKS, Selasa, 18 Juni 2024. (Dari kiri ke kanan) Bendahara PKS Mahfudz Abdurrahman, Presiden PKS Ahmad Syaikhu, Ketua Majelis Syuro PKS Hidayat Nur Wahid. TEMPO/Savero Aristia Wienanto
Calon-calon yang Diusung PKS di Pilkada Banten-DKI-Jabar, Ada Kader Gerindra

Dari daftar calon yang diusung, hanya Anies Baswedan dan Andra Soni yang bukan kader PKS.