Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Keluarga Ingin Pelaku Pembunuhan Mahasiswa UMY Dihukum Mati

Reporter

Editor

Juli Hantoro

image-gnews
Ratusan pelayat memenuhi kediaman keluarga Redho Tri Agustian, korban kasus mutilasi mahasiswa di Sleman, di Depan Jami Masjid Al-Ihsan Jalan Yos Sudarso, Ketapang Kecamatan Pangkalbalam Kota Pangkalpinang, Sabtu, 5 Agustus 2023. TEMPO/SERVIO AMANDA
Ratusan pelayat memenuhi kediaman keluarga Redho Tri Agustian, korban kasus mutilasi mahasiswa di Sleman, di Depan Jami Masjid Al-Ihsan Jalan Yos Sudarso, Ketapang Kecamatan Pangkalbalam Kota Pangkalpinang, Sabtu, 5 Agustus 2023. TEMPO/SERVIO AMANDA
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Jenazah mahasiswa UMY (Universitas Muhammadiyah Yogyakarta) Redho Tri Agustian yang menjadi korban pembunuhan dengan cara mutilasi di Sleman, Yogyakarta dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Ampui Kelurahan Pangkalbalam Kota Pangkalpinang.

Pemakaman anak bungsu dari tiga bersaudara yang kuliah di Universitas Muhammadiyah Yogyakarta itu diiringi ratusan orang.

Perwakilan keluarga Redho Tri Agustian, Abdul Majid mengatakan pihak keluarga masih menunggu kelanjutan proses hukum yang sedang berjalan di Kepolisian Daerah Istimewa Yogyakarta atau Polda DIY.

"Kita menyerahkan semua proses hukum kepada pihak yang berwenang agar dihukum seberat-beratnya. Kalau keinginan keluarga, kami menginginkan agar pelaku dihukum mati," ujar Majid kepada wartawan usai pemakaman Redho di TPU Ampui, Sabtu, 5 Agustus 2023.

Keinginan keluarga agar pelaku dihukum mati, kata Majid, disebabkan perbuatan tersebut sangat kejam.

"Itu sudah bukan manusia lagi. Orang asing pun pasti minta pelaku dihukum mati. Kami ingin ini diproses seadil-adilnya. Mohon doanya agar pelaku diberi hukuman maksimal," ujar dia.

Majid menuturkan pihak keluarga menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah menangani penanganan kasus Redho hingga membantu proses kepulangan jenazah.

"Sekarang kami sudah menunaikan fardu kifayah dengan memakamkan almarhum dengan baik. Almarhum orang baik. Pihak kampus sudah memberi fakta sebenarnya tentang adik kami. Jadi opini dan berita negatif terhadap Redho yang selama ini berkembang sudah terbantahkan," ujar dia.

Pantauan Tempo, kepulangan jenazah Redho sebelumnya sempat tertunda disebabkan pesawat yang direncanakan akan ditumpangi mengalami keterlambatan. Pesawat Lion Air JT 618 yang membawa peti jenazah Redho yang seharusnya dijadwalkan tiba di Bandara Depati Amir pukul 08.45 WIB molor hingga pukul 11.50 WIB.

Jenazah Redho akhirnya tiba di rumah duka yang berada di Depan Masjid Jamik Al-Ihsan Jalan Yos Sudarso Ketapang Kecamatan Pangkalbalam Kota Pangkalpinang sekitar pukul 12.30 WIB.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Namun posisi jenazah Redho di rumah duka hanya sebentar saja sekitar 10 menit. Usai pembacaan doa dari pihak keluarga, jenazah Redho kemudian langsung dibawa ke Masjid Jamik Al-Ihsan yang berada sekitar 30 meter dari kediamannya untuk disholatkan agar segera dimakamkan.

Terkuaknya kasus mutilasi ini bermula dari temuan potongan-potongan tubuh manusia di lima titik Sleman. Temuan pertama di area aliran Sungai Bedog, Jembatan Kelor, Kecamatan Turi, Sleman, Yogyakarta, pada Rabu malam, 12 Juli 2023.

Pada temuan pertama ini, seorang pemancing menemukan bagian tubuh manusia berupa tangan dan dua potong kaki. Pada lokasi pertama juga ditemukan sejumlah barang seperti kompor, tali, pisau dan sandal.

Kemudian pada Sabtu, 15 Juli 2023, temuan potongan tubuh lain ditemukan dan diduga dari korban yang sama di sungai Krasak, Gimberan, Merdikorejo, Tempel Sleman. Pada lokasi kedua yang berjarak sekitar 5 kilometer dari lokasi pertama ini ditemukan potongan kepala manusia yang dikubur di lapangan desa.

Polda DIY kemudian bergerak cepat menyelidiki temuan potongan tubuh tersebut dan berhasil mengamankan dua orang yang diduga pelaku Sabtu Petang, 15 Juli 2023.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda DIY Komisaris Besar Polisi FX Endriadi mengatakan pelaku yang ditangkap berinisial W alias Wahliyin yang merupakan warga Magelang, Jawa Tengah dan RD warga Kebayoran DKI Jakarta.

Pilihan Editor: Tes DNA Korban Mutilasi Sleman Dipastikan Mahasiswa UMY Redho Tri Agustian

SERVIO MARANDA

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Pernyataan Maaf Ade Armando Usai Sebut Dinasti Yogya hingga Kantor PSI Digeruduk

5 jam lalu

Warga yang tergabung dalam kelompok Paguyuban Masyarakat Ngayogyakarta Untuk Sinambungan Keistimewaan (Paman Usman) mendatangi kantor Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Yogyakarta Senin siang, 4 Desember 2023. Mereka memprotes pernyataan politikus PSI Ade Armando, yang menuding soal sistem dinasti di Yogyakarta. Tempo/Pribadi Wicaksono
Pernyataan Maaf Ade Armando Usai Sebut Dinasti Yogya hingga Kantor PSI Digeruduk

Politikus PSI Ade Armando menuai kecaman usai pernyataannya soal dinasti di Yogyakarta. Massa pun mendesak PSI tegas ke Ade Armando.


Anggota Paspampres Nilai Tuntutan Hukuman Mati untuknya Tidak Adil

12 jam lalu

(Kiri ke kanan) Penasihat hukum tiga terdakwa anggota Paspampres dan TNI pembunuh Imam Masykur, Kapten CHK Budiyanto, Mayor CHK Daulay, dan Mayor CHK Manang dalam sidang pembacaan pleidoi di Pengadilan Militer II-08, Jakarta Timur pada Senin, 4 Desember 2023. Tempo/Novali Panji
Anggota Paspampres Nilai Tuntutan Hukuman Mati untuknya Tidak Adil

Anggota Paspampres Prajurit Kepala Riswandi Manik menyebut dirinya bukan orang paling berperan dalam kasus kematian Imam Masykur.


Kurang Dari 25 Menit, Gunung Merapi Luncurkan 4 Kali Awan Panas Jarak Terjauh 3 Kilometer

15 jam lalu

Gunung Merapi di Yogyakarta. Dok. BPPTKG Yogyakarta.
Kurang Dari 25 Menit, Gunung Merapi Luncurkan 4 Kali Awan Panas Jarak Terjauh 3 Kilometer

Awan panas guguran Gunung Merapi ini terjadi berentetan hingga empat kali, pada pukul 17.12, 17.16, 17.23, dan 17.36 WIB.


Jumlah Petani Gurem di Yogyakarta Terbanyak di Jawa, BPS Beberkan Alasannya

18 jam lalu

Petani tengah memanen dan menggiling padi di kawasan Babelan Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Senin, 11 Oktober 2021. Provinsi Jawa Barat, dengan luas lahan 1.578.835 hektare yang menghasilkan padi 9.084.957 ton GKG atau setara 5.212.039 ton beras. Tempo/Tony Hartawan
Jumlah Petani Gurem di Yogyakarta Terbanyak di Jawa, BPS Beberkan Alasannya

BPS melaporkan bahwa Yogyakarta menjadi provinsi dengan jumlah petani gurem terbanyak di Pulau Jawa. Apa sebabnya?


Soal Ade Armando, Massa Ancam Propagandakan PSI Partai Terlarang di Yogyakarta

18 jam lalu

Warga yang tergabung dalam kelompok Paguyuban Masyarakat Ngayogyakarta Untuk Sinambungan Keistimewaan (Paman Usman) mendatangi kantor Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Yogyakarta Senin siang, 4 Desember 2023. Mereka memprotes pernyataan politikus PSI Ade Armando, yang menuding soal sistem dinasti di Yogyakarta. Tempo/Pribadi Wicaksono
Soal Ade Armando, Massa Ancam Propagandakan PSI Partai Terlarang di Yogyakarta

Widihasto dalam orasinya juga menambahkan, apa yang dilakukan Ade Armando adalah blunder terburuk.


Ini Ucapan Ade Armando yang Singgung Soal Dinasti Yogyakarta

19 jam lalu

Politisi Partai Solidaritas Indonesia, Ade Armando mengadakan konferensi pers untuk klarifikasi terhadap gugatan 200 miliar dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) di Jalan Cokroaminoto no. 92, Menteng, Jakarta Pusat. TEMPO/OHAN B SARDIN
Ini Ucapan Ade Armando yang Singgung Soal Dinasti Yogyakarta

Ucapan Ade Armando soal dinasti Yogyakarta menyulut protes. PSI diminta bertindak tegas sementara kepolisian diminta menangkap politikus PSI itu.


Warga Yogyakarta Desak Ade Armando Dipecat dan Ditangkap

19 jam lalu

Warga yang tergabung dalam kelompok Paguyuban Masyarakat Ngayogyakarta Untuk Sinambungan Keistimewaan (Paman Usman) mendatangi kantor Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Yogyakarta Senin siang, 4 Desember 2023. Mereka memprotes pernyataan politikus PSI Ade Armando, yang menuding soal sistem dinasti di Yogyakarta. Tempo/Pribadi Wicaksono
Warga Yogyakarta Desak Ade Armando Dipecat dan Ditangkap

Sejumlah warga Yogyakarta meminta PSI mengambil tindakan tegas terhadap Ade Armando.


Ade Armando Sebut Politik Dinasti di Yogyakarta, Ketua BEM UI: Bang Ade Perlu Belajar Lagi

19 jam lalu

Politisi Partai Solidaritas Indonesia, Ade Armando mengadakan konferensi pers untuk klarifikasi terhadap gugatan 200 miliar dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) di Jalan Cokroaminoto no. 92, Menteng, Jakarta Pusat. TEMPO/OHAN B SARDIN
Ade Armando Sebut Politik Dinasti di Yogyakarta, Ketua BEM UI: Bang Ade Perlu Belajar Lagi

Ketua BEM UI menilai pernyataan Ade Armando tak menunjukkan kapasitasnya sebagai seorang pakar komunikasi.


PSI Sebut Pernyataan Ade Armando Soal Dinasti Yogyakarta Tak Mewakili SIkap Partai

23 jam lalu

Ketua Umum Partai PSI Giring Ganesha (kanan) memakaikan jaket partai kepada Ade Armando (kiri), sebagai simbol bergabung partai PSI di kantor DPP partai PSI, Jakarta Pusat, Selasa, 11 April 2023. Ketua Umum partai PSI mengumumkan bergabungnya Ade Armando menjadi kader Partai PSI. TEMPO/MAGANG/MUHAMMAD FAHRUR ROZI.
PSI Sebut Pernyataan Ade Armando Soal Dinasti Yogyakarta Tak Mewakili SIkap Partai

PSI Yogyakarta menyatakan akan menerima masyarakat yang akan mendatangi kantor mereka untuk memprotes pernyataan Ade Armando.


Protes Pernyataan Ade Armando, Masyarakat Yogyakarta Akan Geruduk Kantor DPD PSI Hari Ini

1 hari lalu

Ketua Umum Partai PSI Giring Ganesha (kanan) dan Ade Armando, di DPP kantor PSI Jakarta Pusat, Selasa 11 April 2023. Ketua Umum partai PSI mengumumkan bergabungnya Ade Armando menjadi kader Partai PSI. TEMPO/MAGANG/MUHAMMAD FAHRUR ROZI
Protes Pernyataan Ade Armando, Masyarakat Yogyakarta Akan Geruduk Kantor DPD PSI Hari Ini

Sejumlah elemen masyarakat akan mendatangi Kantor DPD PSI untuk memprotes pernyataan Ade Armando.