Perselingkuhan Putri Candrawathi dan Brigadir Yosua Tak Ada dalam Dakwaan, Ini Kata Kejaksaan Agung

Editor

Febriyan

Terdakwa kasus dugaan pembunuhan berencana terhadap Brigadir Yosua Hutabarat, Putri Candrawathi menjalani sidang lanjutan dengan agenda pembacaan tuntutan di PN Jakarta Selatan, Jakarta, Rabu, 18 Januari 2023. Jaksa Penuntut Umum menuntut Putri Candrawathi dengan hukuman penjara 8 tahun dalam perkara pembunuhan berencana Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat. TEMPO / Hilman Fathurrahman W

TEMPO.CO, Jakarta - Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Umum (Jampidum) Fadil Zumhana menjelaskan alasan mereka tak memasukkan soal perselingkuhan antara Putri Candrawathi dengan Brigadir Nofriyansah Yosua Hutabarat dalam dakwaan para terdakwa kasus pembunuhan brencana Yosua. Isu perselingkuhan itu baru muncul dalam persidangan hingga tuntutan jaksa.

Fadil menyatakan pihaknya tidak memasukkan isu perselingkuhan ini karena para terdakwa dijerat dengan pasal pembunuhan berencana. Dia menyatakan bisa memasukkan masalah perselingkuhan itu jika memang memang Ferdy Sambo selaku suami Putri membuat laporan.

"Tapi itu korban kalau merasa diselingkuhi atau apa untuk menjaga harga diri melapor polisi, tapi yang dilaporkan meninggal. Tapi itu jangan lah, kita tutup drama perselingkuhan itu. Kita sekarang sedang mengadili," kata Fadil dalam konferensi pers di Kejaksaan Agung, Jakarta Selatan, Kamis, 19 Januari 2023. 

Fadil sempat panggil jaksa yang mencantumkan soal perselingkuhan dalam tuntutan Kuat Ma'ruf

Fadil  juga menyatakan sempat memanggil jaksa penuntut umum saat akan memasukkan isu perselingkuhan tersebut dalam tuntutan. Dia pun menyatakan hal itu tak masalah karena berdasarkan keterangan saksi dalam persidangan.

"Saya juga ketika dengar itu (selingkuh), saya panggil jaksanya, dari mana kau dapat itu? 'ini dari ahli poligraf Pak'," kata Fadil menirukan percakapannya dengan anak buahnya. 

"Namun ada bumbu dari poligraf, tingkat kebohongan, jaksa boleh memasukkan dalam salah satu alinea tuntutannya, enggak apa-apa," kata Fadil.

Dalam pembacaan tuntutan terhadap terdakwa Kuat Ma’ruf pada Senin, 16 Januari 2023, jaksa penuntut umum menyebut terdakwa Kuat Ma’ruf mengetahui ada perselingkuhan antara Putri Candrawathi dan Brigadir Yosua. Perselingkuhan itu yang kemudian disebut sebagai pemicu pembunuhan terhadap Yosua.

"Fakta hukum bahwa benar pada hari Kamis tanggal 7 Juli 2022, sekitar sore hari di rumah Ferdy Sambo di Magelang, terjadi perselingkuhan antara korban J dengan saksi PC," kata jaksa.

Dalam sidang, saksi ahli poligraf Aji Febrianto, juga menyatakan bahwa Putri Candrawathi diindikasikan berbohong saat ditanya soal perselingkuhan tersebut. Dalam tes poligraf pada tahap penyidikan, Putri sempat menjalani tes dengan pertanyaan apakah dia berselingkuh dengan Brigadir Yosua saat di Magelang. Dalam tes itu Putri menjawab tidak dan dinyatakan terindikasi berbohong. 






Mahasiswa UI yang Tewas jadi Tersangka, BEM UI: Seperti Kasus Ferdy Sambo Jilid II

59 menit lalu

Mahasiswa UI yang Tewas jadi Tersangka, BEM UI: Seperti Kasus Ferdy Sambo Jilid II

BEM UI mengecam polisi yang sempat menetapkan Mohammad Hasya, mahasiswa UI yang tewas tertabrak, sebagai tersangka


Kepala BPKP: Kerugian Korupsi BTS Kominfo Kami Hitung

23 jam lalu

Kepala BPKP: Kerugian Korupsi BTS Kominfo Kami Hitung

Kejaksaan Agung dan Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP) masih menghitung kerugian kasus korupsi BTS di Kominfo.


Ferdy Sambo hingga Richard Eliezer Sudah Bacakan Pleidoi, Apa Tahapan Selanjutnya?

1 hari lalu

Ferdy Sambo hingga Richard Eliezer Sudah Bacakan Pleidoi, Apa Tahapan Selanjutnya?

Beginilah tahapan persidangan kasus pidana di Pengadilan Negri. Ferdy Sambo, Putri Candrawathi hingga Richard Eliezer bacakan pleidoi, setelah itu?


Beda Frustrasi dan Putus Asa dalam Psikologi, Pledoi Ferdy Sambo yang Mana?

1 hari lalu

Beda Frustrasi dan Putus Asa dalam Psikologi, Pledoi Ferdy Sambo yang Mana?

Ferdy Sambo dalam pleidoinya sempat merasa frustrasi karena banyaknya tekanan dan olok-olok dari berbagai pihak. Apa beda frustasi dengan putus asa?


Jaksa Sebut Pengacara Ferdy Sambo, Kuat Ma'ruf dan Ricky Rizal berasal dari Tim yang Sama, Berupaya Kaburkan Peristiwa

1 hari lalu

Jaksa Sebut Pengacara Ferdy Sambo, Kuat Ma'ruf dan Ricky Rizal berasal dari Tim yang Sama, Berupaya Kaburkan Peristiwa

JPU menyinggung tim pengacara terdakwa, Ferdy Sambo, Kuat Ma'ruf, dan Ricky Rizal berasal dari tim yang sama


Deretan Tuntutan Jaksa ke Anak Buah Ferdy Sambo, Paling Lama 3 Tahun

1 hari lalu

Deretan Tuntutan Jaksa ke Anak Buah Ferdy Sambo, Paling Lama 3 Tahun

Hendra Kurniawan dan lima terdakwa lainnya terseret kasus ini karena mengikuti skenario palsu pembunuhan Brigadir Yosua yang dibuat Ferdy Sambo.


Jaksa Minta Hakim Tolak Pleidoi dan Tetap Hukum Ferdy Sambo Seumur Hidup

1 hari lalu

Jaksa Minta Hakim Tolak Pleidoi dan Tetap Hukum Ferdy Sambo Seumur Hidup

Jaksa menilai pleidoi penasihat hukum Ferdy Sambo patut dikesampingkan karena tidak memiliki dasar yuridis yang kuat.


3 Poin Jawaban Jaksa atas Pleidoi Ricky Rizal

1 hari lalu

3 Poin Jawaban Jaksa atas Pleidoi Ricky Rizal

Ricky Rizal telah menjalani sidang dengan agenda mendengarkan replik dari jaksa penuntut umum atas pleiodoinya. Jaksa minta hakim abaikan pleidoi itu.


Irfan Widyanto Dituntut 1 Tahun Penjara karena Menyita CCTV Tanpa Prosedur yang Sah

1 hari lalu

Irfan Widyanto Dituntut 1 Tahun Penjara karena Menyita CCTV Tanpa Prosedur yang Sah

Hal yang memberatkan Irfan Widyanto antara lain ia merupakan perwira Polri yang seharusnya mempunyai pengetahuan yang lebih.


Hendra Kurniawan Dituntut 3 Tahun Penjara dan Denda Rp 20 Juta

1 hari lalu

Hendra Kurniawan Dituntut 3 Tahun Penjara dan Denda Rp 20 Juta

Jaksa menuntut Hendra Kurniawan dengan hukuman tiga tahun penjara dan denda Rp 20 juta dengan subsider tiga bulan kurungan.