Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Suara NasDem Turun di Survei, SMRC: Efek Deklarasi Anies Baswedan Belum Terlihat

image-gnews
Ketua Umum Partai Nasdem, Surya Paloh bersama Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Wakil Ketua Umum Partai Nasdem, Ahmad Hi Ali beserta jajaran pengurus Dewan Pimpinan Pusat Partai Nasdem melakukan foto bersama usai pengumuman deklarasi Calon Presiden Republik Indonesia 2024 di Nasdem Tower, Jakarta, Senin, 3 Oktober 2022. Partai Nasdem resmi mendeklarasikan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sebagai calon presiden (capres) yang akan diusung pada Pilpres 2024 mendatang. TEMPO / Hilman Fathurrahman W
Ketua Umum Partai Nasdem, Surya Paloh bersama Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Wakil Ketua Umum Partai Nasdem, Ahmad Hi Ali beserta jajaran pengurus Dewan Pimpinan Pusat Partai Nasdem melakukan foto bersama usai pengumuman deklarasi Calon Presiden Republik Indonesia 2024 di Nasdem Tower, Jakarta, Senin, 3 Oktober 2022. Partai Nasdem resmi mendeklarasikan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sebagai calon presiden (capres) yang akan diusung pada Pilpres 2024 mendatang. TEMPO / Hilman Fathurrahman W
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) merilis hasil survei terbaru mereka yang menunjukkan penurunan suara Partai NasDem secara signifikan sejak Pemilu 2019. Direktur Riset SMRC Deni Irvani pun menyebut deklarasi mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan oleh NasDem ternyata belum cukup mampu mengerek perolehan suara.

"Buahnya jelas belum terlihat," kata Deni dalam paparan hasil survei, Minggu, 18 Desember 2022.

Pada Pemilu 2019, NasDem meraih 9,1 persen suara. Lalu dalam survei yang digelar SMRC, perolehan suara NasDem kini tinggal 3,2 persen. Jika deklarasi Anies berefek, kata dia, seharusnya ada kenaikan konsisten atas suara NasDem.

"Tapi sejauh ini deklaarasi belum berdampak menaikkan elektabilitas NasDem secara signifikan," kata dia. Adapun deklarasi Anies digelar pada Oktober lalu.

NasDem pun menjadi tiga partai parlemen dengan perolehan suara paling buncit versi survei ini. Di bawah NasDem, ada Partai Persatuan Pembangunan (PPP) 2,9 persen atau turun dari 4,5 persen pada Pemilu 2019. Terakhir Partai Amanat Nasional (PAN) dengan 1,7 persen atau turun dari 6,8 persen.

Deni tidak mengatakan langsung bahwa ketiga partai ini berpotensi gagal lolos ke parlemen. Tapi sesuai ketentuan, parliamentary treshold pada Pemilu 2024 yaitu 4 persen.

Artinya, suara ketiga partai berada di bawah ambang batas tersebut. Deni menyebut perlu perhatian khusus untuk NasDem. "Kalau pemilu sekarang tentu saja NasDem masih bahaya," kata dia.

Survei digelar secara tatap muka pada 3 sampai 11 Desember 2022. Populasi survei ini adalah seluruh warga negara Indonesia yang punya hak pilih dalam pemilihan umum. Mereka yaitu yang sudah berusia 17 tahun atau lebih, atau sudah menikah ketika survei dilakukan. 

Dari populasi itu dipilih secara random (stratified multistage random sampling) 1220 responden.  Response rate (responden yang dapat diwawancarai secara valid) sebesar 1029 atau 84 persen.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Sebanyak 1029 responden ini yang dianalisis. Margin of error survei dengan ukuran sampel tersebut diperkirakan sebesar kurang lebih 3,1 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen (asumsi simple random sampling).

Mayoritas Tak Puas Jokowi

Sebelum SMRC, lembaga Indikator Politik Indonesia juga menggelar survei yang menunjukkan kesamaan dari NasDem, PPP, dan PAN. Saat ini, ketiganya merupakan partai pendukung pemerintahan Presiden Joko Widodo atau Jokowi.

Pemilih Partai Nasdem, PAN dan PPP disebut sebagai yang paling tidak puas terhadap kinerja Jokowi, berdasarkan survei Indikator. Indikator menyatakan tingkat kepuasan terhadap Jokowi memang masih cukup baik. 

Berdasarkan survei yang dilakukan pada 9-12 Juli itu, pemerintahan Jokowi dan Ma'ruf Amin disebut mendapatkan tingkat kepuasan hingga 64,9 persen. Hanya 31,6 persen masyarakat yang menyatakan tidak puas dan 3,4 persen lainnya tidak menjawab. 

Menariknya, dari 31,6 persen yang menyatakan tak puas itu justru datang sebagian besar dari pemilih partai pendukung Jokowi. Pemilih Nasdem menjadi yang paling tidak puas dengan angka 60,4 persen sementara pemilih PAN mencapai 58,6 persen dan pemilih PPP mencapai 52,2 persen. 


Baca: Disebut Tak Lolos Parlemen di Survei SMRC, PPP: Kami Tidak Ikut Survei, tapi Pemilu

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan

PKB Masih Buka Peluang Nama Lain Selain Anies Baswedan untuk Maju di Pilgub Jakarta

23 menit lalu

Ketua Desk Pilkada DPP PKB sekaligus Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Abdul Halim Iskandar bersama tim memberikan keterangan saat konferensi pers tentang Hasil Uji Kelayakan dan Kepatutan di DPP PKB, Senen, Jakarta, Senin, 3 Juni 2024. Dari keterangannya, total pendaftaran calon kepala daerah melalui Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ada 3.014 calon kepala daerah dan yang memenuhi syarat administratif sebanyak 2.990 calon kepala daerah serta yang telah melakukan Uji Kompetensi Keahlian (UKK) sebanyak 592 sampan saat ini. TEMPO/ Febri Angga Palguna
PKB Masih Buka Peluang Nama Lain Selain Anies Baswedan untuk Maju di Pilgub Jakarta

Gus Halim menyatakan bahwa PKB masih mempertimbangkan Anies Baswedan maju di Pilgub Jakarta. PKB masih membuka peluang bagi nama lain.


DPW PKB Ungkap Alasan Cak Imin Tak Tahu Deklarasi Dukungan untuk Anies Baswedan di Pilgub Jakarta

1 jam lalu

Dewan Pimpinan Wilayah PKB DKI Jakarta, Hasbiallah Ilyas, saat ditemui usai menyerahkan berkas pendaftaran 106 bakal calon legislatif (bacaleg) di kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI Jakarta, Sabtu, 13 Mei 2023. Foto: ANTARA / Walda
DPW PKB Ungkap Alasan Cak Imin Tak Tahu Deklarasi Dukungan untuk Anies Baswedan di Pilgub Jakarta

Ketua umum PKB Muhaimin Iskandar alias Cak Imin belum tahu soal dukungan DPW DKI ke Anies Baswedan. Begini penjelasan Ketua PKB DKI.


Tanggapi Anies Baswedan yang Siap Maju Pilgub Jakarta, Politikus PPP: Ya Bagus Saja

2 jam lalu

Ketua DPP PPP Achmad Baidowi saat ditemui di Gedung Mahkamah Konstitusi (MK), Jakarta, Sabtu malam, 23 Maret 2024. ANTARA/Agatha Olivia Victoria
Tanggapi Anies Baswedan yang Siap Maju Pilgub Jakarta, Politikus PPP: Ya Bagus Saja

PPP merespons deklarasi Anies Baswedan soal maju di Pilgub Jakarta. Ia mengatakan PPP akan realistis dalam menentukan calon yang diusungnya.


Survei: Dukungan untuk Hamas Naik

3 jam lalu

Seorang warga Palestina berjalan di antara puing-puing bangunan yang hancur akibat serangan militer Israel, di tengah konflik antara Israel dan Hamas, di Beit Lahia di Jalur Gaza utara, 12 Juni 2024. Pada hari ke-248 sejak perang dimulai, militer Israel dilaporkan telah membunuh sedikitnya 37.616 warga Palestina. Dari jumlah tersebut, 37.084 korban jiwa berada di Jalur Gaza, sementara 532 korban jiwa tercatat di Tepi Barat.REUTERS/Mahmoud Issa
Survei: Dukungan untuk Hamas Naik

Dukungan untuk Hamas meningkat setelah responden melihat betapa buruknya dampak serangan Israel besar-besaran ke Gaza.


Warga Tanjung Priok Deklarasikan Dukungan ke Anies Baswedan Maju Pilgub Jakarta 2024

4 jam lalu

Anies Baswedan memberikan sambutan saat bersilaturahmi ke DPW PKB, Jakarta Timur, Kamis, 13 Juni 2024. TEMPO/Martin Yogi Pardamean
Warga Tanjung Priok Deklarasikan Dukungan ke Anies Baswedan Maju Pilgub Jakarta 2024

Warga Tanjung Priok, Jakarta Utara menyatakan dukungan kepada Anies Baswedan untuk maju lagi di Pilkada 2024. Sudah rasakan manfaat pembangunan Anies.


PPP Tak Lolos ke Senayan, Politikus Senior Ini Minta Elite Partai Minta Maaf Secara Terbuka

6 jam lalu

Zainut Tauhid Sa'adi (kiri)  ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja
PPP Tak Lolos ke Senayan, Politikus Senior Ini Minta Elite Partai Minta Maaf Secara Terbuka

Politikus senior PPP Zainut Tauhid Sa'adi mengatakan soal tak lolosnya partai itu ke Senayan sebagai sesuatu yang wajar karena publik memberi hukuman.


Kursi Plt Ketua Umum PPP Mardiono Mulai Digoyang

9 jam lalu

Sejumlah massa dari Front Kader Ka'bah Bersatu (FKKB), menggelar aksi demonstrasi di depan Kantor Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Menteng, Jakarta Pusat, 14 Juni 2024. Mereka menuntut Plt. Ketua Umum PPP Mardiono untuk mengundurkan diri, karena dinilai gagal mengantarkan Ka'bah ke Senayan di Pemilu 2024. TEMPO/Martin Yogi Pardamean
Kursi Plt Ketua Umum PPP Mardiono Mulai Digoyang

Kepemimpinan Plt Ketua Umum PPP Muhammad Mardiono mulai digoyang. Kelompok yang menamakan diri FKKB meminta dia mundur dari jabatannya.


Menerka Sikap Anies soal 'Dijodohkan' dengan Kaesang di Pilkada Jakarta

12 jam lalu

Anies Baswedan dan Kaesang Pangarep. TEMPO
Menerka Sikap Anies soal 'Dijodohkan' dengan Kaesang di Pilkada Jakarta

Anies mengatakan, lebih memprioritaskan agenda pembentukan koalisi partai ketimbang memikirkan siapa figur yang menjadi bakal calon wakilnya.


KPK Upayakan Berkas TPPU Syahrul Yasin Limpo Selesai Secepatnya

12 jam lalu

Terdakwa kasus pemerasan dan gratifikasi di Kementerian Pertanian yang juga mantan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo menyampaikan pertanyaan kepada saksi saat sidang lanjutan di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Senin, 10 Juni 2024. Dalam sidang tersebut Syahrul dan tim kuasa hukumnya menghadirkan dua saksi meringankan, antara lain Abdul Malik Faisal selaku Staf Ahli Gubernur Sub-bidang Hukum Pemprov Sulawesi Selatan dan Rafly Fauzi selaku mantan honorer di Dirjen Holtikultura Kementan. ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra
KPK Upayakan Berkas TPPU Syahrul Yasin Limpo Selesai Secepatnya

KPK menyatakan penyelesaian berkas TPPU Syahrul Yasin Limpo tergantung kebutuhan penyidik.


Selain Anies, DPD PDIP Jakarta Rekomendasikan Sejumlah Nama Ini untuk Maju di Pilkada Jakarta

12 jam lalu

Jajaran Pimpinan Dewan Pimpinan Daerah Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan atau DPD PDIP saat ditemui di Sekolah Partai PDIP, Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Jumat, 14 Juni 2024. TEMPO/Savero Aristia Wienanto
Selain Anies, DPD PDIP Jakarta Rekomendasikan Sejumlah Nama Ini untuk Maju di Pilkada Jakarta

Anies Baswedan mengatakan, dirinya tengah berkomunikasi intensif dengan PDIP soal rencana maju di Pilkada DKI 2024.