Puan Maharani Sebut Megawati Sudah Kantongi Nama Capres, Bambang Pacul PDIP: Mungkin Saja

Reporter

Editor

Juli Hantoro

Ketua DPP PDI Perjuangan Bidang Pemenangan Pemilu Bambang Wuryanto (kiri) memberikan sambutan disaksikan Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Hasyim Asy'ari (kanan) saat Pendaftaran Partai Politik Calon Peserta Pemilu tahun 2024 di Kantor KPU, Jakarta, Senin, 1 Agustus 2022. PDI Perjuangan sebagai partai politik pertama yang mendaftarkan diri untuk calon peserta Pemilu tahun 2024. TEMPO / Hilman Fathurrahman W

TEMPO.CO, Jakarta - Ketua DPP Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Puan Maharani, memastikan Ketua Umum, Megawati Soekarnoputri, sudah mengantongi nama calon presiden yang dijagokan pada 2024. Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) PDIP, Bambang Wuryanto, menyebut mungkin saja Puan menanyakan kepada Mega, namun belum diumumkan.

“Bahwa kalau Mbak Puan menanyakan (capres) di kantongnya Ibu (Megawati), karena Mbak Puan putrinya Bu Mega, mungkin-mungkin saja. Cuman belum diumumkan,” kata pria yang akrab disapa Bambang Pacul di Kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa, 22 November 2022.

Bambang kemudian menegaskan bahwa pengumuman soal capres menunggu momentum yang tepat. Menurut dia, momentum ini hanya diketahui oleh Megawati.

Baca juga: Puan Maharani Sebut Megawati Sudah Kantongi Nama Capres: Deklarasi Hanya Masalah Waktu

“Itu kan soal momentum. Momentum bagi PDIP yang direpresentasikan oleh Ketua Umum kami toh. Itu wajar,” kata dia.

Saat ditanya apakah pernyataan Puan menunjukkan bahwa Megawati dan Presiden Joko Widodo alias Jokowi sudah sepakat soal capres, Bambang membenarkan. “Kalau bahasa kaya gitu, pasti sepakat, kalau dasarnya itu (pernyataan Puan),” ujarnya.

Sebelumnya, Puan menyebut bahwa Megawati sudah mengantongi nama capres. Ia turut menegaskan partai berlambang banteng moncong putih ini sudah siap mengikuti kontestasi dalam Pemilihan Umum 2024.

"Pastilah Ketua Umum (PDIP) sudah mengantongi nama (capres). PDIP partai yang siap kadernya, punya banyak calon, dan tentu saja siap untuk ikut masuk kontestasi Pileg (pemilihan legislatif) dan Pilpres (pemilihan presiden). Jadi ini masalahnya adalah timing (waktu)," ucap Puan saat ditemui awak media di Rumah Dinas Wali Kota Solo Loji Gandrung, Senin, 21 November 2022.

Menurut Puan, deklarasi oleh Ketua Umum tentang capres itu hanya masalah waktu. Soal kapan Ketua Umum PDIP akan memutuskan, itu bisa kapan saja. 

"Saya melihatnya ini adalah masalah waktu saja. Ketua umum boleh saja kapan akan memutuskan itu saja, dilihat dari dinamika yang ada di lapangan, apakah konsolidasi sudah siap dilakukan, bagaimana dinamika tahun 2023 ekonomi yang katanya kan menuju resesi, dan lain sebagainya. Lagipula pilpresnya juga masih 2024," kata Puan. 

Puan mengatakan PDIP memiliki suara cukup untuk melenggang dalam Pemilu 2024. "Alhamdulilah kan memang PDIP suaranya cukup untuk punya tiket sendiri jadi ya kita lihat nanti ke depan, kapan deklarasi, siapa yang akan dicalonkan, dan sebagainya, ada waktunya," ucap dia. 

 Baca juga: Bahlil Tanya Kapan Puan Maharani Deklarasi Capres di Depan Jokowi dan Ganjar

IMA DINI SHAFIRA | SEPTHIA RYANTHIE






Warga Solo Keluhkan Kenaikan Pajak Bumi dan Bangunan, 2 Fraksi DPRD Minta Gibran Beri Respons

1 jam lalu

Warga Solo Keluhkan Kenaikan Pajak Bumi dan Bangunan, 2 Fraksi DPRD Minta Gibran Beri Respons

Keputusan Wali Kota Gibran Rakabuming Raka menaikkan tarif pajak bumi dan bangunan (PBB) 2023 dikeluhkan banyak warga.


Konser Dewa 19 Banjir Kritik, Anggota DPRD DKI Minta Fasilitas JIS Tak Berkelas Abal-abal

5 jam lalu

Konser Dewa 19 Banjir Kritik, Anggota DPRD DKI Minta Fasilitas JIS Tak Berkelas Abal-abal

Anggota DPRD DKI Jakarta Gembong Warsono meminta PT Jakarta Propertindo (Jakpro) mengevaluasi fasilitas pendukung di Jakarta International Stadium (JIS). Hal ini menyusul banyaknya keluhan dari masyarakat atas penyelenggaraan konser Dewa 19 di JIS pada Sabtu, 4 Februari 2023 lalu.


PDIP Sebut Tidak Ada Urgensi untuk Tunda Pemilu 2024

5 jam lalu

PDIP Sebut Tidak Ada Urgensi untuk Tunda Pemilu 2024

Ketua DPP PDIP Komarudin Watubun menyatakan tidak ada urgensi yang mendesak untuk menunda Pemilu 2024.


Demi Presidential Threshold 20 Persen, 3 Koalisi Partai Politik Panaskan Mesin Pemilu 2024

7 jam lalu

Demi Presidential Threshold 20 Persen, 3 Koalisi Partai Politik Panaskan Mesin Pemilu 2024

Menjelang Pemilu 2024, telah terbentuk sementara ini 3 poros koalisi partai politik untuk memenuhi presidential threshold 20 persen, Siapa saja?


Buka Peluang Berkoalisi dengan Partai Lain, PDIP: Tapi Bukan Mumpungisme

13 jam lalu

Buka Peluang Berkoalisi dengan Partai Lain, PDIP: Tapi Bukan Mumpungisme

Partai besutan Megawati Soekarnoputri itu tetap bakal aktif mencari kawan berkoalisi, walaupun secara presidential threshold PDIP sudah memenuhi.


Konser Dewa 19 di JIS Disebut Bencana, Lahan Stadion Diurus Jokowi-Ahok & Diresmikan Anies Baswedan, Siapa Pemiliknya?

14 jam lalu

Konser Dewa 19 di JIS Disebut Bencana, Lahan Stadion Diurus Jokowi-Ahok & Diresmikan Anies Baswedan, Siapa Pemiliknya?

Konser Dewa 19 di Jakarta International Stadium atau JIS menuai banyak kekecewaan dari berbagai pihak. Sebenarnya, siapa pemilik JIS?


Deretan Sindiran PDIP ke NasDem: Tak Punya Kader, Doyan Impor, hingga Capres Jago Poles Diri

14 jam lalu

Deretan Sindiran PDIP ke NasDem: Tak Punya Kader, Doyan Impor, hingga Capres Jago Poles Diri

Hubungan PDIP dan NasDem semakin memanas. Beragam sindiran dilontarkan PDIP ke NasDem yang mengusung Anies Baswedan sebagai capres 2024.


Waketum PPP Bilang Koalisi KIB Dinamis, Bisa Ada yang Keluar atau Masuk

1 hari lalu

Waketum PPP Bilang Koalisi KIB Dinamis, Bisa Ada yang Keluar atau Masuk

Arsul membantah isu yang menyebut penyebab KIB belum mengumumkan capres karena PDIP belum juga mengumumkan capresnya.


Soal Isu Perpanjangan Masa Jabatan Presiden, PDIP Sebut Megawati Sudah Beri Pesan ke Jokowi

1 hari lalu

Soal Isu Perpanjangan Masa Jabatan Presiden, PDIP Sebut Megawati Sudah Beri Pesan ke Jokowi

PDIP menanggapi isu perpanjangan masa jabatan Presiden Jokowi. PDIP merujuk pada konstitusi bahwa Presiden hanya bisa menjabat selama 2 periode.


PDIP Terus Desak Menteri Nasdem Mundur, Hasto Kristiyanto: Tak Akan Koalisi dengan Partai Suka Impor

1 hari lalu

PDIP Terus Desak Menteri Nasdem Mundur, Hasto Kristiyanto: Tak Akan Koalisi dengan Partai Suka Impor

"Kalau terhadap partai yang sukanya impor, ini enggak cocok buat PDIP," kata Sejjen PDIP Hasti Kristiyanto. Maksudnya Partai NasDem?