Soal Peluang Anies Baswedan Jadi Capres, Ini Kata PKS

Reporter

Editor

Febriyan

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menghadiri acara Jalan Sehat yang diselenggarakan Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PKS DKI Jakarta di Masjid Agung Al-Azhar, Jakarta Selatan, Minggu, 21 Oktober 2022. TEMPO/Lani Diana

TEMPO.CO, Jakarta - Juru Bicara Partai Keadilan Sejahtera atau PKS, Muhammad Kholid, tak membantah kabar soal kemungkinan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan akan menjadi calon presiden yang diusung partainya bersama Partai NasDem dan Partai Demokrat. PKS mengusulkan agar penentuan calon presiden dan wakil presiden dilakukan dengan metode survei. 

Kholid menyatakan bahwa sejauh ini pembicaraan di antara ketiga partai berjalan cukup baik. Dia menyatakan metode survei diperlukan untuk menemukan pasangan yang ideal. 

"Masing-masing partai bisa mengajukan aspirasinya, nanti diseleksi mana yang optimal dan ideal sebagai pasangan capres-cawapres. Kami akan pakai metode survei dengan beragam simulasi," ujar Kholid, Rabu, 28 September 2022.

Kholid menyatakan bahwa sejauh ini, mereka juga belum menentukan tanggal pasti pengumuman pasangan calon dan deklarasi koalisi. Menurut dia, PKS mengusulkan agar penguman tersebut dilakukan pada akhir tahun ini. 

"Usul kami, (deklarasi) akhir tahun, sembari wait and see dinamika di luar juga," kata Kholid.

NasDem sebut peluang Anies Baswedan 90 persen

Politikus Partai NasDem, Zulfan Lindan, sebelumnya menyatakan bahwa partainya bersama PKS dan Demokrat terus menggodok calon presiden dan wakil presiden yang akan mereka ajukan pada Pilpres 2024. Dia menyatakan, dari nama-nama yang beredar saat ini, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menjadi kandidat terkuat sebagai calon presiden. 

"Belum diputuskan sepenuhnya, tapi 90 persen hampir pasti Anies,” kata Zulfan dalam kesempatan yang berbeda.

Dia menyatakan Anies menjadi calon yang paling bisa diterima oleh ketiga partai. Dia menyatakan hal itu karena Anies bukan merupakan kader dari partai mana pun. 

“Elektabilitas Anies juga tinggi,” kata Zulfan.

Soal deklarasi koalisi dan pengumuman pasangan calon, NasDem menyatakan akan dilakukan pada 10 November mendatang. 

Tinggal menentukan calon wakil presiden

Zulfan juga menyatakan sejauh ini ada tiga nama yang cukup sering menjadi pembahasan untuk menjadi calon wakil presiden. Mereka adalah Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa, Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono dan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa

 "Nama-nama tersebut tentu akan dirembukkan, termasuk dibahas di lingkup internal partai masing-masing juga,” kata Zulfan.

Dalam sejumlah survei, Anies Baswedan memang disebut terus bersaing dengan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto. Jika Prabowo dan Anies sudah nyaris dipastikan akan maju, Ganjar masih memiliki masalah karena belum ada satu pun partai yang memastikan akan mengusungnya. PDIP, partai yang menaungi Ganjar, bahkan disebut lebih memilih mengusung Ketua DPR RI Puan Maharani. 

Baca: NasDem 90 Persen Usung Anies Baswedan, Koalisi Diumumkan November Mendatang






Jokowi Tunjuk Yudo Margono Jadi Panglima TNI, Pengamat: Perubahan Pendekatan Papua Jadi Ujian

4 jam lalu

Jokowi Tunjuk Yudo Margono Jadi Panglima TNI, Pengamat: Perubahan Pendekatan Papua Jadi Ujian

Yudo Margono diharapkan bisa merealisasikan kebijakan ihwal perubahan pendekatan dalam menangani konflik di Papua


Puan: Pengganti Jenderal Andika adalah Laksamana Yudo

5 jam lalu

Puan: Pengganti Jenderal Andika adalah Laksamana Yudo

Laksamana TNI Yudo Margono yang saat ini menjabat sebagai KSAL


Puan Bantah Penundaan Penyerahan Surpres Calon Panglima TNI karena Ada Perubahan Nama

6 jam lalu

Puan Bantah Penundaan Penyerahan Surpres Calon Panglima TNI karena Ada Perubahan Nama

Ketua DPR RI Puan Maharani resmi mengumumkan nama calon Panglima TNI Laksamana Yudo Margono yang akan menggantikan Andika Perkasa


Puan Jelaskan Mekanisme Setelah DPR Terima Surpres Calon Panglima TNI

6 jam lalu

Puan Jelaskan Mekanisme Setelah DPR Terima Surpres Calon Panglima TNI

Puan Maharani, menyatakan KSAL Laksamana Yudo Margono merupakan nama yang diusulkan Presiden Jokowi sebagai calon Panglima TNI


Intip Koleksi Mobil 3 Tokoh Berambut Putih, Mana yang Paling Keren?

7 jam lalu

Intip Koleksi Mobil 3 Tokoh Berambut Putih, Mana yang Paling Keren?

Berikut daftar koleksi mobil dari tiga tokoh politik atau pejabat yang memiliki warna rambut putih, dilansir dari situs LHKPN:


Breaking News: Jokowi Usulkan KSAL Yudo Margono Calon Panglima TNI

8 jam lalu

Breaking News: Jokowi Usulkan KSAL Yudo Margono Calon Panglima TNI

Ketua DPR RI, Puan Maharani, menyatakan KSAL Laksamana Yudo Margono merupakan nama yang diusulkan Presiden Jokowi calon Panglima TNI


Istana Kirim Surpres Jokowi Soal Nama Calon Panglima TNI ke DPR Sore Ini

9 jam lalu

Istana Kirim Surpres Jokowi Soal Nama Calon Panglima TNI ke DPR Sore Ini

Istana akan mengirimkan Surpres berisi nama Panglima TNI yang dipilih Presiden Jokowi, untuk menggantikan Jenderal Andika Perkasa sore ini ke DPR


Dave Fikarno Sebut Fit and Proper Test Calon Panglima TNI Digelar Paling Lambat Rabu Pekan Ini

10 jam lalu

Dave Fikarno Sebut Fit and Proper Test Calon Panglima TNI Digelar Paling Lambat Rabu Pekan Ini

Dave Akbarshah Fikarno mengatakan fit and proper test calon Panglima TNI akan dilaksanakan paling lambat Rabu pekan ini.


Ganjar Umumkan UMP Jawa Tengah 2023 Naik 8,01 Persen jadi Rp 1,96 Juta

11 jam lalu

Ganjar Umumkan UMP Jawa Tengah 2023 Naik 8,01 Persen jadi Rp 1,96 Juta

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengumumkan Upah Minimum Provinsi atau UMP Jawa Tengah 2023 naik 8,01 persen dibanding tahun 2022.


Tol Semarang-Demak Sudah Dibuka, Warga Mengadu ke Ganjar Soal Ganti Rugi Belum Dibayar

12 jam lalu

Tol Semarang-Demak Sudah Dibuka, Warga Mengadu ke Ganjar Soal Ganti Rugi Belum Dibayar

Warga mengadu ke Ganjar Pranowo soal ganti rugi pembangunan Tol Semarang-Demak yang belum diterimanya.