Staf Honorer DPRD Kabupaten Buol Kaget Rekeningnya Masuk Rp14 Triliun, PPATK: Itu Salah Cetak

Kepala PPATK Ivan Yustiavandana menyampaikan pemaparan dua dekade gerakan anti pencucian uang dan pencegahan pendanaan terorisme, di kantornya, Kamis, 14 April 2022 (Martha Warta Silaban/TEMPO)

TEMPO.CO, Jakarta - Kepala Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) Ivan Yustiavandana menjelaskan bahwa aliran dana misterius Rp14 triliun yang masuk ke rekening seorang staf honorer di kantor Sekretariat DPRD Kabupaten Buol, hanyalah kesalahan sistem.

PPATK sudah menelusuri dan ternyata itu salah cetak. Sudah diperbaiki dan hak nasabah tetap dipenuhi,” kata Ivan Yustiavandana saat dihubungi, Selasa, 27 September 2022.

Ivan Yustiavandana mengatakan saat ini kesalahan sistem tersebut sudah ditangani oleh Bank Negara Indonesia (BNI). 

Sementara itu, Direktur Human Capital dan Kepatuhan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Mucharom belum membalas pesan Tempo perihal masalah ini.

Sebelumnya, nasabah Bank Negara Indonesia (BNI) berinisial NNS di Kabupaten Buol, Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng), terkejut dengan dana misterius senilai Rp14 triliun yang tiba-tiba masuk di rekening pribadinya. Kabar aliran dana misterius itu lantas ramai menjadi topik perbincangan hangat di jejaring media sosial Facebook.

Ikuti berita terkini dari Tempo di Google News, klik di sini.






Tips Terhindar dari Modus Social Engineering Pembobol Saldo Rekening Bank

12 jam lalu

Tips Terhindar dari Modus Social Engineering Pembobol Saldo Rekening Bank

Pakar keamanan siber dan forensik digital dari Vaksincom, Alfons Tanujaya, memberikan sejumlah tips agar terhindar dari pembobolan rekening bank.


Hadiah BNI Indonesian Masters Meningkat

13 jam lalu

Hadiah BNI Indonesian Masters Meningkat

BNI Indonesian Masters Presented by Tunas Niaga Energi (TNE) akan berlangsung dari 1-4 Desember 2022 di Royale Jakarta Golf Club


Waspada Penguras Saldo Rekening dengan Modus Soceng Mobile Banking, Apa Itu?

17 jam lalu

Waspada Penguras Saldo Rekening dengan Modus Soceng Mobile Banking, Apa Itu?

Pakar keamanan siber dan forensik digital dari Vaksincom, Alfons Tanujaya, mengungkap salah satu modus pembobolan rekening bank.


Trik Baru Kuras Saldo Rekening dengan Menyamar Jadi Kurir, Nama J&T Dicatut

20 jam lalu

Trik Baru Kuras Saldo Rekening dengan Menyamar Jadi Kurir, Nama J&T Dicatut

Meski tidak memberikan OTP yang dikirimkan ke SMS miliknya kepada siapapun, namun saldo rekening korban tetap bisa diambil alih.


Indonesia Andalkan 2 Pemain di Turnamen Golf Indonesian Masters 2022

1 hari lalu

Indonesia Andalkan 2 Pemain di Turnamen Golf Indonesian Masters 2022

Setelah dua tahun absen, turnamen golf Indonesian Masters 2022 kembali bergulir di Royale Jakarta Golf Club.


Lukas Enembe Minta Izin Berobat ke Singapura, KPK Akan Adakan Rapat Pimpinan

2 hari lalu

Lukas Enembe Minta Izin Berobat ke Singapura, KPK Akan Adakan Rapat Pimpinan

KPK menyatakan akan mengadakan rapat pimpinan untuk memutuskan soal izin berobat bagi Gubernur Papua Lukas Enembe.


Soal Rencana Lukas Enembe Berobat ke Singapura, Kuasa Hukum: Tunggu Izin KPK

2 hari lalu

Soal Rencana Lukas Enembe Berobat ke Singapura, Kuasa Hukum: Tunggu Izin KPK

Kuasa Hukum Lukas Enembe menyatakan kondisi kesehatan kliennya memburuk.


Peneliti ISESS: Kalau Kapolri Serius Ingin Bersih-bersih, Gandeng KPK dan PPATK

4 hari lalu

Peneliti ISESS: Kalau Kapolri Serius Ingin Bersih-bersih, Gandeng KPK dan PPATK

Kapolri diminta gandeng PPATK dan KPK jika ingin bersih-bersih di tubuh Polri. Ini dilakukan agar mengetahui aliran transaksi perwira polri.


Saldo di Rekening Brigadir J Disebut-sebut Mencapai Rp 100 Triliun, PPATK: Itu Hoaks

4 hari lalu

Saldo di Rekening Brigadir J Disebut-sebut Mencapai Rp 100 Triliun, PPATK: Itu Hoaks

PPATK mengkonfirmasi bahwa kabar soal rekening Brigadir Nopriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J mencapai Rp 100 triliun tidak benar.


Terkini: Erick Thohir Sebut Kelompok Rentan pada Gempa Cianjur, BRI Jelaskan Dugaan Tabungan Dibobol

4 hari lalu

Terkini: Erick Thohir Sebut Kelompok Rentan pada Gempa Cianjur, BRI Jelaskan Dugaan Tabungan Dibobol

Berita terkini bisnis pada siang ini dimulai dari Menteri BUMN Erick Thohir yang menyebut anak-anak kelompok paling rentan dalam gempa Cianjur.