IPW Batal Hadiri Undangan MKD DPR, Sugeng: Ada Diskriminasi

Reporter

Editor

Juli Hantoro

Sugeng Teguh Santoso. Wikipedia

TEMPO.CO, Jakarta - Indonesia Police Watch atau IPW membatalkan kehadiran ke Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR pada Senin, 26 September 2022.

Ketua IPW Sugeng Teguh Santosa mengatakan pembatalan kehadiran mereka karena ada diskriminasi perlakuan dan sikap tidak hormat pimpinan DPR pada warga negara yang akan memasuki gedung DPR melalui pintu depan atau akses dari Jalan Gatot Subroto, Jakarta Pusat. Pintu masuk tersebut hanya diperuntukkan bagi anggota dewan saja.

IPW sebelumnya mendapat undangan dari MKD untuk hadir pada hari ini. Mereka diundang untuk memberikan keterangan soal adanya laporan pelanggaran kode etik terhadap anggota dewan.

Komunikasii dengan staf MKD DPR sudah berjalan sejak 23 September 2022. Dalam komunikasi tersebut, IPW menegaskan akan hadir pada 26 September 2022 pukul 10.40 WIB. "Kesediaan hadir IPW adalah sebagai wujud penghormatan pada tugas MKD. Dan, komunikasi berlanjut saat menuju ke Gedung DPR, Senin," kata Sugeng.

Namun, kata Sugeng, saat memasuki pintu depan Gedung DPR, mereka dihalangi oleh Pamdal dan dilarang masuk karena ada perintah dari Ketua DPR dan Sekjen DPR bahwa tamu harus lewat pintu belakang.

Padahal saat mau masuk ke Gedung DPR, Sugeng sudah menunjukkan surat undangan dari DPR RI yang ditandatangani oleh Wakil Ketua DPR RI/Korkesra A. Muhaimin Iskandar. 

Baca juga: Dituding IPW Pinjamkan Jet Pribadi ke Hendra Kurniawan, Siapa Robert Priantono Bonosusatya?

MUH RAIHAN MUZAKKI






Ferdy Sambo Telepon Satgasus Merah Putih Usai Tembak Yosua, Ini Kata Pengamat

2 hari lalu

Ferdy Sambo Telepon Satgasus Merah Putih Usai Tembak Yosua, Ini Kata Pengamat

Majelis hakim menyebut orang yang paling pertama dihubungi oleh Ferdy Sambo adalah salah satu anggota Satgasus Merah Putih.


IPW Minta Kapolri Tak Keluarkan Izin Pertandingan Liga 1 Sebelum Ada KLB PSSI

3 hari lalu

IPW Minta Kapolri Tak Keluarkan Izin Pertandingan Liga 1 Sebelum Ada KLB PSSI

IPW berharap Kapolri patuh terhadap Peraturan Polri yang mengatur tentang sepak bola atau kompetisi Liga 1.


Ihwal Panglima TNI yang Diperpanjang Masa Jabatannya

4 hari lalu

Ihwal Panglima TNI yang Diperpanjang Masa Jabatannya

Ketua DPR RI Puan Maharani akan mengumumkan calon Panglima TNI pada Senin, 28 November 2022.


Puan Maharani Umumkan Calon Panglima TNI Pengganti Andika Perkasa Senin Pekan Depan

5 hari lalu

Puan Maharani Umumkan Calon Panglima TNI Pengganti Andika Perkasa Senin Pekan Depan

Nama calon pengganti Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa akan diumumkan oleh Ketua DPR Puan Maharani pada Senin pekan depan.


Kasus Ismail Bolong, IPW Usul Kapolri Turun Langsung Periksa Pejabat yang Diduga Terlibat

5 hari lalu

Kasus Ismail Bolong, IPW Usul Kapolri Turun Langsung Periksa Pejabat yang Diduga Terlibat

IPW menyarankan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo membentuk tim khusus usut dugaan setoran Ismail Bolong dan ikut memeriksa yang diduga terlibat


IPW Minta KPK Tegas Mengusut Kasus Lukas Enembe

8 hari lalu

IPW Minta KPK Tegas Mengusut Kasus Lukas Enembe

IPW meminta KPK tak tebang pilih dalam penanganan kasus korupsi yang diduga melibatkan Gubernur Papua Lukas Enembe.


Alasan Muhaimin Iskandar Setuju Masa Jabatan Kepala Desa 9 Tahun

9 hari lalu

Alasan Muhaimin Iskandar Setuju Masa Jabatan Kepala Desa 9 Tahun

Muhaimin Iskandar setuju masa jabatan kepala desa selama 9 tahun dalam satu periode atau 18 tahun untuk dua periode. Begini alasannya.


Polri Tak Mau Tanggapi Soal Ismail Bolong, Ini Kata IPW

10 hari lalu

Polri Tak Mau Tanggapi Soal Ismail Bolong, Ini Kata IPW

IPW menilai Polri sedang kebingungan untuk menanggapi masalah Ismail Bolong.


Puan Maharani Dedikasikan Gelar Doktor Honoris Causa dari PKNU Korsel untuk Perempuan Indonesia

21 hari lalu

Puan Maharani Dedikasikan Gelar Doktor Honoris Causa dari PKNU Korsel untuk Perempuan Indonesia

Pengukuhan Puan Maharani sebagai Doktor Honoris Causa digelar di College Theatre PKNU, Busan.


Soal Isu Setoran Tambang Ilegal ke Jenderal Polisi, IPW Minta Kapolri Bentuk Tim Khusus

22 hari lalu

Soal Isu Setoran Tambang Ilegal ke Jenderal Polisi, IPW Minta Kapolri Bentuk Tim Khusus

IPW menilai sinyalemen saling sandera antara para jenderal nyata terjadi dengan adanya pembelaan diri Ismail Balong.