Dituding IPW Pinjamkan Jet Pribadi ke Hendra Kurniawan, Siapa Robert Priantono Bonosusatya?

Reporter

Editor

Nurhadi

Robert Priantono Bonosusatya. jasuindo-tiga-perkasa-annual-report-2012

TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Indonesia Police Watch alias IPW, Sugeng Teguh Susanto, menyebut Brigadir Jenderal atau Brigjen Hendra Kurniawan diduga menggunakan pesawat jet pribadi milik Robert Priantono Bonosusatya saat mengunjungi kediaman orangtua Brigadir J atau Nofriansyah Yoshua Hutabarat di Jambi.

Berdasarkan BAP yang dilihat oleh Tempo, Hendra Kurniawan mengaku sempat bertemu dengan keluarga Brigadir J di Sungai Bahar, Muaro Jambi, Jambi, pada Senin, 11 Juli 2022. Pertemuan itu merupakan perintah dari eks Kepala Divisi Profesi dan Pengamanan Inspektur Jenderal Ferdy Sambo yang kala itu masih memegang jabatannya dan masih berstatus sebagai anggota Kepolisian Republik Indonesia.

Keterlibatan Priantono Bonosusatya Bonosusatya dalam Kasus Ferdy Sambo

Selain diduga meminjamkan jet pribadi kepada Hendra Kurniawan, Sugeng juga menyebut Robert Priantono Bonosusatya alias RBT memiliki peran dalam Konsorsium 303 yang diduga juga berkaitan dengan Ferdy Sambo.

“IPW mencium aroma amis keterlibatan  RBT dan Yoga Susilo dalam kasus Sambo dan Konsorsium 303. Lantaran, selain RBT, nama Yoga Susilo, Direktur Utama PT Pakarti Putra Sang Fajar muncul dalam struktur organisasi Kaisar Sambo dan Konsorsium 303, sebagai Bos Konsorsium Judi Wilayah Jakarta,” kata Sugeng dalam keterangan tertulis yang diterima Tempo pada 19 September 2022. 

Adapun Robert membantah sebagai pemilik jet pribadi yang disebut Indonesia Police Watch (IPW) dipakai Brigadir Jenderal Hendra Kurniawan untuk menemui keluarga Brigadir J. Dia menyatakan tak memiliki jet, namun mengakui mengenal Hendra. “Nggak bener itu, nggak bener sama sekali. Bukan, mana ada saya jet,” kata Robert.

Robert juga mempertanyakan bukti Indonesia Police Watch menuduhnya memiliki jet pribadi yang dipakai Hendra. Namun ia mengakui mengenal mantan Kepala Biro Pengamanan Internal Divisi Propam itu sejak ia masih berpangkat Ajun Komisaris Besar Polisi. “Sudah lama sekali saya kontak dia sejak 5 atau 6 tahun. Waktu itu dia masih AKBP,” ujarnya.

Siapa Robert Priantono Bonosusatya?

Berdasarkan catatan Tempo, nama Robert Priantono Bonosusatya mencuat ke muka publik saat purnawirawan Jenderal Polisi Budi Gunawan mengikuti uji kelayakan sebagai Kepala Kepolisian Republik Indonesia atau Kapolri pada tahun 2015.

Dalam dokumen persyaratan yang diajukan oleh Budi Gunawan waktu itu, terungkap bahwa Robert memiliki hubungan manis dengan anak Budi Gunawan, Muhammad Herviano Widyatama.

Pada 6 Juli 2005, Herviano tercatat mendapat kucuran dana dari perusahaan asal Selandia Baru, Pacific Blue International Limited, sebesar Rp 57 miliar. Proses peminjaman dana ini tergolong mulus sebab terjadi tanpa adanya jaminan atau agunan aset layaknya mekanisme pengajuan kredit kepada bank atau perusahaan investasi lain. 

Merujuk laporan Tempo, sosok penting di balik perguliran mulus pinjaman dana kepada Muhammad Herviano Widyatama, anak Budi Gunawan, adalah pengusaha Robert Priantono Bonosusatya. Sementara itu, walaupun Budi Gunawan gagal menjadi Kapolri, sekarang ia memegang jabatan sebagai Kepala Badan Intelijen Negara atau BIN.

Sebelum menjalin hubungan manis dengan keluarga Budi Gunawan, laporan Tempo juga menemukan bahwa Robert pernah menjabat sebagai Komisaris Utama di PT Jasuindo Tiga Perkasa. Mengutip laman resmi perusahaan, perusahaan ini bergerak pada bidang percetakan dokumen keamanan, seperti hologram, label, dan teknologi kartu.

Di perusahaan itu, Robert Priantono Bonosusatya tercatat sebagai komisaris utama sekaligus komisaris independen. Bahkan, namanya juga berulang kali tertuang dalam laporan keuangan tahunan PT Jasuindo Tiga Perkasa sejak 2010-2014. Namun, penelusuran pada laporan keuangan terbaru menunjukkan bahwa nama Robert tidak lagi dicantumkan sebagai komisaris maupun direksi perusahaan.

ACHMAD HANIF IMADUDDIN

Baca juga: Soal Konsorsium 303 Ferdy Sambo, IPW Siap Hadapi Laporan Robert Priantono Bonosusatya






Periksa Pramugari, KPK Telisik Private Jet Lukas Enembe

17 jam lalu

Periksa Pramugari, KPK Telisik Private Jet Lukas Enembe

KPK memeriksa seorang pramugari RDG Airlines Tamara Anggraeny di kasus dugaan korupsi Gubernur Papua Lukas Enembe pada Senin, 3 Oktober 2022


KPK Periksa Pramugari Jet Pribadi di Kasus Lukas Enembe

1 hari lalu

KPK Periksa Pramugari Jet Pribadi di Kasus Lukas Enembe

KPK memanggil seorang pramugari jet pribadi bernama Tiara Anggraeny untuk diperiksa sebagai saksi dalam kasus korupsi Gubernur Papua Lukas Enembe.


Setengah Hati Mengusut Kasus Turunan Ferdy Sambo Cs

2 hari lalu

Setengah Hati Mengusut Kasus Turunan Ferdy Sambo Cs

Sejumlah kasus turunan Ferdy Sambo masih menjadi misteri. Mulai dari Konsorsium 303 hingga keterlibatan 3 kapolda.


Tragedi Kanjuruhan, Pakar FKUI Ungkap 5 Fakta Gas Air Mata

2 hari lalu

Tragedi Kanjuruhan, Pakar FKUI Ungkap 5 Fakta Gas Air Mata

Secara umum gas air mata dapat menimbulkan dampak pada kulit, mata dan paru serta saluran napas.


Tragedi Kanjuruhan, Mabes Polri Tanggapi Soal Tudingan Pelanggaran Pengunaan Gas Air Mata

2 hari lalu

Tragedi Kanjuruhan, Mabes Polri Tanggapi Soal Tudingan Pelanggaran Pengunaan Gas Air Mata

Mabes Polri menyatakan masih menunggu informasi lebih lanjut soal penggunaan gas air mata dalam tragedi Kanjuruhan.


Tragedi Kanjuruhan, IPW: Penggunaan Gas Air Mata Salahi Aturan FIFA

2 hari lalu

Tragedi Kanjuruhan, IPW: Penggunaan Gas Air Mata Salahi Aturan FIFA

IPW menyatakan penggunaan gas air mata dalam tragedi Kanjuruhan menyalahi aturan FIFA.


Kapolri Listyo Sigit Pastikan Sidang Etik Brigjen Hendra Kurniawan Digelar Pekan Depan

3 hari lalu

Kapolri Listyo Sigit Pastikan Sidang Etik Brigjen Hendra Kurniawan Digelar Pekan Depan

Kapolri Listyo Sigit juga memastikan pelimpahan berkas perkara kasus pembunuhan Brigadir J berjalan lancar.


Dugaan Konsorsium 303, Polri Sebut Hasil Penyelidikan Sementara Bareskrim Tak Ditemukan

5 hari lalu

Dugaan Konsorsium 303, Polri Sebut Hasil Penyelidikan Sementara Bareskrim Tak Ditemukan

Konsorsium 303 menjadi sorotan seiring berkembangnya kasus pembunuhan Brigadir J alias Nofriansyah Yosua Hutabarat.


KPK Konfirmasi Direktur Asia Cargo Airlines Soal Penyewaan Jet Pribadi oleh Lukas Enembe

6 hari lalu

KPK Konfirmasi Direktur Asia Cargo Airlines Soal Penyewaan Jet Pribadi oleh Lukas Enembe

KPK memeriksa Direktur Asia Cargo Airlines Revy Dian Permata Sari sebagai saksi soal penyewaan jet pribadi oleh Gubernur Lukas Enembe


Pengacara Terjerat Kasus Penipuan, IPW: Penyidik Polres Jakarta Barat Main Mata?

7 hari lalu

Pengacara Terjerat Kasus Penipuan, IPW: Penyidik Polres Jakarta Barat Main Mata?

Pengacara berinisial NR (46) yang terjerat kasus dugaan penipuan dan penggelapan disebut tak kooperatif dalam menjalani proses hukum.