Satu Korban Mutilasi oleh Anggota TNI di Papua Ternyata Masih Anak di bawah Umur

Rivanlee Anandar dari Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) dan pendamping keluarga korban mutilasi oleh anggota TNI di Papua, Michael Hilam (kanan), saat pemaparan temuan investigasi pembunuhan di kantor KontraS, Senen, Jakarta Pusat, 23 September 2022. [Tempo/Eka Yudha Saputra]

TEMPO.CO, Jakarta - Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan atau KontraS mengatakan, salah satu dari empat korban mutilasi oleh enam anggota TNI dan empat sipil merupakan anak di bawah umur.

Wakil Koordinator KontraS Rivanlee Anandar mengatakan empat korban warga sipil, yakni Arnold Lokbere (AL), Irian Nirigi (IN), Lemaniol Nirigi (LN), dan Atis Tini (AT) diketahui berasal dari Kabupaten Nduga, Papua

“Salah satu korban pembunuhan dan mutilasi masih berusia anak. Hal tersebut dibuktikan dengan data administrasi kependudukan berupa kartu keluarga yang menyatakan AT masih berusia 17 tahun,” kata Rivanlee saat pemaparan temuan investigasi mutilasi di kantor KontraS, Senen, Jakarta Pusat, Jumat, 23 September 2022.

KontraS melakukan investigasi pada pertengahan September 2022. KontraS menemui sejumlah pihak untuk mendalami kasus ini, di antaranya keluarga korban hingga konfirmasi ke otoritas tertkait seperti Kasat Reskrim Polres Mimika, Penyidik Subdenpom XVII/C Mimika, dan RSUD Mimika.

Rivanlee mengatakan, tuduhan aparat yang mengatakan empat korban terlibat gerakan separatis tidak terbukti. Korban AL misalnya, merupakan pengurus gereja yang juga ditunjuk sebagai panitia pembangunan gereja. Kemudian korban AL adalah pejabat aktif kepala desa Kampung Yunat sekaligus pengurus gereja di Kenyam, Nduga. Korban LN bekerja sebagai pengemudi perahu untuk antarjemput dari dan menuju Nduga-Jita-Timika.

“Sedangkan AT merupakan seorang anak yang sering membantu pamannya bertani dengan bercocok tanam,” kata Rivanlee.

Empat orang warga sipil dibunuh kemudian dimutilasi, lalu jasadnya dibuang ke sungai. Pembunuhan disertai mutilasi ini terjadi pada 22 Agustus 2022. Sebanyak 10 orang telah ditetapkan tersangka, enam di antaranya merupakan tentara aktif kesatuan Detasemen Markas (Denma) Brigade Infanteri 20/Ima Jaya Keramo Kostrad. 

Enam anggota TNI Angkatan Darat yang menjadi tersangka di kasus ini adalah Mayor Infanteri HFD; Kapten DK; Praka PR; Pratu RAS; Pratu RPC dan Pratu ROM. Sementara, Polres Mimika menetapkan empat orang warga sipil menjadi tersangka kasus pembunuhan. Satu tersangka mutilasi masih buron.

Baca juga: 6 Temuan Komnas HAM di Kasus Mutilasi Mimika

Ikuti berita terkini dari Tempo di Google News, klik di sini






Sejumlah Pejabat Utama TNI Dampingi Yudo Margono Tes Panglima TNI di DPR

2 jam lalu

Sejumlah Pejabat Utama TNI Dampingi Yudo Margono Tes Panglima TNI di DPR

Dengan banyaknya dukungan dari koleganya, Yudo Margono mengaku tak tegang mengikuti uji kepatutan dan kelayakan hari ini.


Perwira Paspampres yang Diduga Perkosa Prajurit Kostrad Ditahan

2 jam lalu

Perwira Paspampres yang Diduga Perkosa Prajurit Kostrad Ditahan

Penyidikan dilakukan di Makassar karena korban pemerkosaan anggota Paspampres itu merupakan prajurit yang bertugas di Divisi Infanteri 3/Kostrad.


Yudo Margono Gelar Rapat-rapat Kecil Jelang Fit and Proper Test Calon Panglima TNI

2 jam lalu

Yudo Margono Gelar Rapat-rapat Kecil Jelang Fit and Proper Test Calon Panglima TNI

Yudo Margono siang ini akan melaksanakan fit and proper test sebagai calon Panglima TNI pengganti Jenderal Andika Perkasa.


3 Panglima Kogabwilhan Dampingi Yudo Margono Jalani Uji Kelayakan

3 jam lalu

3 Panglima Kogabwilhan Dampingi Yudo Margono Jalani Uji Kelayakan

Selain ketiga perwira tinggi TNI bintang tiga, Yudo Margono juga akan didampingi empat stafnya untuk menghadapi tahapan ini.


Paspampres Diduga Perkosa Prajurit Kostrad, Komandan: Biar Hukum Memutuskan

3 jam lalu

Paspampres Diduga Perkosa Prajurit Kostrad, Komandan: Biar Hukum Memutuskan

Komandan Paspampres Marsda Wahyu Hidayat Sudjatmiko angkat suara terkait kasus dugaan pemerkosaan yang diduga dilakukan anggotanya.


Begini Rangkaian Uji Kepatutan dan Kelayakan Calon Panglima TNI Yudo Margono

5 jam lalu

Begini Rangkaian Uji Kepatutan dan Kelayakan Calon Panglima TNI Yudo Margono

Yudo Margono mesti bisa menjelaskan secara sistematis ihwal peran aktif TNI dalam mengantisipasi tantangan sebagai dampak ekonomi global.


Uji Kelayakan Calon Panglima TNI Digelar Siang Ini, DPR Bakal Dalami Isu Alutsista hingga Papua

5 jam lalu

Uji Kelayakan Calon Panglima TNI Digelar Siang Ini, DPR Bakal Dalami Isu Alutsista hingga Papua

Komisi I DPR bakal menggelar uji kepatutan dan kelayakan alias fit and proper test terhadap calon Panglima TNI Laksamana Yudo Margono pukul 13.30


Uji Kelayakan Yudo Margono di DPR Bakal Dihadiri Seluruh Fraksi

5 jam lalu

Uji Kelayakan Yudo Margono di DPR Bakal Dihadiri Seluruh Fraksi

Dave mengatakan sejumlah perwakilan Komisi Pertahanan akan mengunjungi rumah Yudo Margono pada sore harinya.


Sindir Pemerintah, Aliansi Nasional Reformasi KUHP Luncurkan 'RKUHP: Panduan Mudah #TibaTibaDiPENJARA'

15 jam lalu

Sindir Pemerintah, Aliansi Nasional Reformasi KUHP Luncurkan 'RKUHP: Panduan Mudah #TibaTibaDiPENJARA'

Aliansi Nasional Reformasi KUHP kecewa terhadap pemerintah dan DPR, mereka menolak 48 pasal di RKUHP yang dinilai bermasalah.


KKB Tembak Seorang Polisi Hingga Meninggal di Papua

1 hari lalu

KKB Tembak Seorang Polisi Hingga Meninggal di Papua

Seorang anggota Brimob Polres Yakohimo tertembak di bagian wajahnya saat baku tembak dengan KKB.