Penjelasan Eks Presiden ACT Ahyudin Usai Diperiksa 12 Jam soal Dana CSR Boeing

Mantan presiden Aksi Cepat Tanggap (ACT) Ahyudin menjalani pemeriksaan lanjutan terkait penyelewengan dana umat di Bareskrim Mabes Polri. Jakarta Selatan. Senin 11 Juli 2022. Menurut pengacara Ahyudin, Teuku Pupun Zulkifli membantah adanya temuan aliran dana ke kelompok Al- Qaeda, sebelumnya, kepala Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK), Ivan Yustiavandana pada 6 Juli lalu mengidentifikasi adanya aliran dana ke salah satu anggota Al-Qaeda. TEMPO/ Febri Angga Palguna

TEMPO.CO, Jakarta - Mantan Presiden yayasan Aksi Cepat Tanggap atau ACT, Ahyudin meninggalkan Gedung Bareskrim Polri sekitar pukul 22.13 WIB setelah menjalani pemeriksaan selam lebih dari 12 jam. Ia mengatakan pemeriksaan yang dijalani terkait dana CSR Boeing yang diterima ahli waris korban kecelakaan pesawat Lion Air JT-610.

"Sejak jam 8.30 sampai 9.00 WIB, kurang lebih 12 jam secara umum penyelidikan berjalan baik, lancar, santai. Hari ini lebih banyak membahas tentang Boeing. Jadi, alhamdulillah dengan penyidik tadi sudah dibahas secara komperhensif meskipun saya tidak bisa membahas di sini secara utuh," katanya kepada wartawan di Gedung Bareskrim Polri, Senin, 11 Juli 2022.

Ia mengatakan secara garis besar, bentuk program yang diamanahkan Boeing oleh ACT dalam bentuk fasum atau pengadaan fasilitas umum yang diberikan kepada ahli waris. "Jangan diartikan bahwa dana CSR yang diterima ACT dari Boeing adalah bentuk santunan uang tunai yang dititipkan Boeing kepada ACT, lalu diberikan ke ahli waris. Bukan begitu," kata Ahyudin.

Jadi, kata dia, program CSR Boeing yang dikerjasamakan dengan ACT dalam bentuk pengadaan fasilitas umum. Durasi waktunya belum selesai sampai Juli 2022 dan masih terus berlangsung pelaksanaan programnya.

"Fasilitas umumnya, ya saya kan bukan Presiden ACT, bukan ketua pengurus yayasan. Saya adalah ketua dewan pembina yang tidak lagsung terlibat secara operasional program. Apalagi sejak 11 Januari 2022, saya sudah tidak lagi menjabat sebagai ketua dewan pembina ACT, maka progres program dari Januari sampai Juli 2022, saya tidak tahu. Jadi 6 bulan lamanya, saya tidak mengerti progresnya," katanya.

Sementara itu, Teuku Pupun Zulkifli selaku kuasa hukum Ahyudin yang turut mendampingi meminta media untuk tidak mangasumsikan masalah dana CSR dari Boeing kepada ACT berupa pemberian santunan.

"Mungkin cukup saya yang menjelaskan, dalam konteks di sini jangan diasumsikan kerja sama antara Boeing sama ACT itu dalam bentuk pemberian santunan. Bukan dalam konteks seperti asuransi," ucap Pupun.

Dengan tegas, Pupun meminta publik untuk tidak salah dalam mengasumsikan dana CSR yang diberikan Boeing kepada ACT. "Di sini adalah konteks kerja sama program antara Boeing dengan ACT. Jadi, tolong dipahami teman-teman semua, ini bukan program, bukan konteks asuransi sebagai mana asumsi persangkaan lainnya," ujarnya.

Ketika ditanya jenis program yang dibuat, Pupun hanya meminta media untuk menunggu. "Ya nanti, mungkin akan pada waktunya, kita jelaskan secara komprehensif," katanya.

Di waktu bersamaa, Ahyudin menyapaikan bahwa progres pembangunan yang diketahuinya adalah 75 persen. "Tebakan saya, sih di atas 75 persen. Saya yakin sampai Januari, tanggal 11 saja kalau tidak salah sudah 70 persen," ujarnya.

Ketika ditanya lokasi pembanguna fasilitas umum yang ibangun dari dana CSR Boeing, Ahyudin memilih pergi, meninggalkan wartawan dengan tersenyum.

MUTIA YUANTISYA

Baca: Keluarga Ahli Waris Korban Kecelakaan Lion Air Belum Berencana Laporkan ACT






Tragedi Kanjuruhan, Bareskrim Periksa Direktur LIB dan Ketua PSSI Jawa Timur

3 jam lalu

Tragedi Kanjuruhan, Bareskrim Periksa Direktur LIB dan Ketua PSSI Jawa Timur

Dedi berujar hingga sore ini, korban meninggal akibat tragedi Kanjuruhan berjumlah 125 orang.


Kejagung: Jaksa Penuntut Kemungkinan Akan Tahan Putri Candrawathi

1 hari lalu

Kejagung: Jaksa Penuntut Kemungkinan Akan Tahan Putri Candrawathi

Kejaksaan Agung menyebut penahanan Putri Candrawathi ini dilakukan untuk menghindari tersangka menghilangkan barang bukti.


Putri Candrawathi Titipkan Anak ke Keluarganya, Komnas PA: Jika Tidak Mampu, Pemerintah Bisa Take Over

2 hari lalu

Putri Candrawathi Titipkan Anak ke Keluarganya, Komnas PA: Jika Tidak Mampu, Pemerintah Bisa Take Over

Jika keluarga Putri Candrawathi tidak mampu merawat anak tersebut, negara bisa mengambil alih peran orang tua.


Reportase Pasca Putri Candrawathi Ditahan, Jurnalis Tempo Diusir Penjaga Rumah Ferdy Sambo

2 hari lalu

Reportase Pasca Putri Candrawathi Ditahan, Jurnalis Tempo Diusir Penjaga Rumah Ferdy Sambo

Jurnalis Tempo mencoba melihat kondisi rumah Ferdy Sambo di Jalan Saguling setelah Putri Candrawathi ditahan. Diusir penjaga rumah.


Narasi Laporkan Serangan Digital ke Mabes Polri, AJI: Semoga Tidak Mangkrak

3 hari lalu

Narasi Laporkan Serangan Digital ke Mabes Polri, AJI: Semoga Tidak Mangkrak

Tim hukum Narasi bersama LBH Pers, Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Indonesia dan Safenet, telah melaporkan serangan digital ke Mabes Polri


Breaking News: Bareskrim Tahan Putri Candrawathi

3 hari lalu

Breaking News: Bareskrim Tahan Putri Candrawathi

Putri Candrawathi ditahan setelah menjalani pemeriksaan kesehatan fisik dan mental di Bareskrim hari ini.


Putri Candrawathi Jalani Pemeriksaan Kesehatan di Bareskrim

3 hari lalu

Putri Candrawathi Jalani Pemeriksaan Kesehatan di Bareskrim

Putri Candrawathi keluar dari ruang kesehatan Bareskrim Mabes Polri pukul 12.48 WIB. Ia mengenakan blazer biru muda dan tampak terus tertunduk.


China Terbitkan Sertifikat Jet C919, Pesaing Airbus A320neo dan Boeing 737 MAX?

3 hari lalu

China Terbitkan Sertifikat Jet C919, Pesaing Airbus A320neo dan Boeing 737 MAX?

Pihak berwenang di China memberikan sertifikat pesawat jet penumpang produksi lokal C919, sekelas Airbus A320neo dan Boeing 737 MAX.


Putri Candrawathi Hari ini Datangi Bareskrim untuk Wajib Lapor

3 hari lalu

Putri Candrawathi Hari ini Datangi Bareskrim untuk Wajib Lapor

Arman tidak menjelaskan pukul berapa Putri Candrawathi tiba di Bareskrim. Namun ia membenarkan Putri sudah di dalam Bareskrim.


Putri Candrawathi Jalani Wajib Lapor Hari Ini, Febri Diansyah: Komitmen Penuhi Kewajiban Hukum

3 hari lalu

Putri Candrawathi Jalani Wajib Lapor Hari Ini, Febri Diansyah: Komitmen Penuhi Kewajiban Hukum

Febri Diansyah mengatakan akan mendampingi Putri Candrawathi saat melakukan wajib lapor di Bareskrim pada hari ini.