Hary Tanoe Tolak Wacana Jokowi 3 Periode: Kapan Perindo Masuk Parlemennya?

Presiden Jokowi bersama Ketum Partai Perindo Hary Tanoesoedibjo saat membuka Rapimnas Partai Perindo II di JCC Senayan, Jakarta, 21 Maret 2018. Rapimnas Perindo II mengangkat tema Perindo Menang Pemilu 2019 Indonesia Sejahtera. TEMPO/Subekti.

TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Umum Partai Perindo Hary Tanoesoedibjo menegaskan Perindo menolak wacana perpanjangan masa jabatan Presiden Jokowi hingga tiga periode ataupun penundaan Pemilu 2024. Dia menilai jika wacana tersebut diloloskan, maka akan berdampak besar dalam kehidupan politik di Indonesia.

"Dampaknya akan komplek jika wacana perpanjangan jabatan presiden itu terealisasi," kata Hary Tanoe saat menghadiri musyawarah kerja wilayah (muskerwil) Perindo DIY di Yogyakarta Sabtu 26 Maret 2022.

Dia mengaku khawatir jika perpanjangan masa jabatan presiden itu terwujud, maka akan diikuti kecemburuan pejabat politik atau pemerintahan lain di bawahnya.

"Nanti bagaimana kalau gubernur, bupati, walikota, anggota DPR ikut minta diperpanjang periodenya, terus kapan (kader) Perindo bisa duduk di parlemen?" kata dia.

Pemimpin grup MNC itu pun menegaskan Perindo akan taat amanat konstitusi bahwa jabatan presiden dan wakil presiden maksimal hanya dua periode. Karena itu, dia menolak wacana Amandemen Undang-Undang Dasar 1945 untuk mengubah masa jabatan presiden.

“Untuk saat ini kami menilai belum saatnya mengubah konstitusi karena dua periode jabatan presiden dan wakil presiden sudah cukup baik,” kata dia.

Untuk Pemilu 2024, dia menyatakan Perindo telah mempersiapkan dua hal, yaitu untuk mengangkat suara partai serta mengusung tokoh potensial untuk menjadi calon legislatif.

Dia juga menyatakan Perindo tak akan segan mendukung logistik para calon potensial yang akan berlaga menuju Senayan atau menjadi anggota DPR RI pada 2024. Syaratnya, calon tersebut memiliki pemilih potensial untuk duduk di Senayan.

"Tak bisa dipungkiri, seorang caleg saat bertarung di tingkat parlemen nasional butuh ongkos politik," kata dia.

Hary Tanoe juga menegaskan tak akan terjun dalam bursa pencalonan presiden pada 2024 nanti. Dia menyatakan Perindo akan mendukung calon lain yang memiliki visi yang sama dengan partainya.

"Yang jelas untuk pencapresan nanti bukan nama (Hary Tanoe) itu, Perindo akan mendukung tokoh lain yang dinilai cocok dan sevisi namun sampai saat ini belum ditentukan," kata dia.

Wacana penundaan pemilu 2024 memang sempat bergaung di kalangan elit politik. Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar mengklaim wacana itu didukung oleh masyarakat. Muhaimin mengklaim mengantongi big data yang menyebutkan sekitar 100 juta warga net Indonesia menginginkan penundaan pemilu.

Klaim serupa belakangan digaungkan lagi oleh Menteri Koordinator Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan. Meskipun demikian, baik Muhaimin maupun Luhut tak mau membuka data tersebut lebih lanjut setelah mendapatkan banyak kritikan. Presiden Jokowi masih belum menolak secara tegas wacana tersebut. 






PolDev Luncurkan Situs UniTrend yang Tawarkan Data Secara Terbuka Untuk Pengambilan Kebijakan

51 menit lalu

PolDev Luncurkan Situs UniTrend yang Tawarkan Data Secara Terbuka Untuk Pengambilan Kebijakan

UniTrend merupakan situs yang menawarkan data secara terbuka dan terbaharui.


Dinasti Politik Keluarga Jokowi Mencuat, DPR Disarankan Bikin Aturan Khusus

3 jam lalu

Dinasti Politik Keluarga Jokowi Mencuat, DPR Disarankan Bikin Aturan Khusus

Aturan soal dinasti politik dinilai perlu dibuat setelah putra bungsu Jokowi, Kaesang Pangarep, menyatakan juga ingin masuk ke dunia politik.


Airlangga Sebut Industri Karet Berkontribusi Rp 69,07 Triliun terhadap PDB Nasional

4 jam lalu

Airlangga Sebut Industri Karet Berkontribusi Rp 69,07 Triliun terhadap PDB Nasional

Menko Perekonomian Airlangga Hartarto menyebut pemerintah mendorong perkembangan industri karet.


Kaesang Mau Terjun ke Politik, Gibran Kasih Nasihat Agar Sowan ke Senior

4 jam lalu

Kaesang Mau Terjun ke Politik, Gibran Kasih Nasihat Agar Sowan ke Senior

Gibran memberi nasihat pada adiknya Kaesang yang ingin terjun ke dunia politik. Salah satunya agar sowan ke senior.


Survei SMRC: 22 Persen Publik Tahu Jokowi Terbitkan Perpu Cipta Kerja, 48 Persennya Dukung

4 jam lalu

Survei SMRC: 22 Persen Publik Tahu Jokowi Terbitkan Perpu Cipta Kerja, 48 Persennya Dukung

Dalam survei SMRC, terdapat 22 persen publik yang mengetahui Jokowi terbitkan Perpu Cipta Kerja. Dari jumlah itu, sebanyak 48 persen mendukung perpu.


Dukungan Parpol untuk Kaesang Diperkirakan Kendur Setelah Jokowi Lengser

7 jam lalu

Dukungan Parpol untuk Kaesang Diperkirakan Kendur Setelah Jokowi Lengser

Pengamat politik Adi Prayitno memperkirakan dukungan partai politik untuk Kaesang Pangarep mengendur setelah Jokowi tak lagi presiden.


Isu Reshuffle Rabu Pon 1 Februari, Jokowi Justru Akan ke Bali

7 jam lalu

Isu Reshuffle Rabu Pon 1 Februari, Jokowi Justru Akan ke Bali

Seskab Pramono Anung menyebut Presiden Jokowi ke Bali pada Rabu sore lusa. Padahal itu Rabu Pon, yang disebut-sebut Jokowi bakal umumkan reshuffle.


5 Hal Menarik Setelah Kaesang Pangarep Menyampaikan Ingin Terjun dalam Politik

7 jam lalu

5 Hal Menarik Setelah Kaesang Pangarep Menyampaikan Ingin Terjun dalam Politik

Pernyataan Kaesang terjung dalam politik dianggap juga mengejutkan keluarga besar Jokowi


Johnny Plate Soal Pertemuan Jokowi - Surya Paloh: Untuk Kepentingan Pembangunan

8 jam lalu

Johnny Plate Soal Pertemuan Jokowi - Surya Paloh: Untuk Kepentingan Pembangunan

Politikus NasDem Johnny Plate menyebut pertemuan Jokowi - Surya Paloh berlangsung baik untuk pembangunan nasional.


Ini Fungsi Sodetan Ciliwung bagi Masyarakat DKI Jakarta

9 jam lalu

Ini Fungsi Sodetan Ciliwung bagi Masyarakat DKI Jakarta

Fungsi Sodetan Ciliwung untuk mengurangi debit air sebesar 60 kubik per detik ke Kanal Banjir Timur karena tak mampu menampung debit air