Megawati Minta Kader Bangun Desa, PDIP: Orientasi Pengabdian

Reporter:
Editor:

Aditya Budiman

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bagikan Berita
    Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri berbincang dengan Ketua DPP PDIP Hasto Kristiyanto dan Kepala Situation Room DPP PDIP Prananda Prabowo dalam acara pengumuman calon kepala daerah gelombang I di Kantor DPP PDI Perjuangan, Jakarta, Rabu, 19 Februari 2020. TEMPO/Muhammad Hidayat

    Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri berbincang dengan Ketua DPP PDIP Hasto Kristiyanto dan Kepala Situation Room DPP PDIP Prananda Prabowo dalam acara pengumuman calon kepala daerah gelombang I di Kantor DPP PDI Perjuangan, Jakarta, Rabu, 19 Februari 2020. TEMPO/Muhammad Hidayat

    TEMPO.CO, Jakarta - Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto membeberkan arahan ketua umumnya, Megawati Soekarnoputri, untuk pembangunan desa. Megawati, kata Hasto, selalu mengingatkan agar setiap kadernya bergerak bersama masyarakat desa dan memberikan perhatian ihwal pengembangan potensi desa.

    "Arahan ibu ketua umum, kita menggelorakan suatu kesejatian dari politik untuk turun ke bawah, membangun desa," kata Hasto dalam webinar Perancangan Kebijakan Penganggaran Desa Wisata yang digelar DPP PDIP, Kamis, 21 Oktober 2021.

    Menurut Hasto, Megawati memberi contoh dengan hal-hal sederhana di depan mata, seperti masalah sanitasi, kebersihan desa, ketersediaan air bersih, kecukupan gizi. Dia mengatakan hal-hal yang terlihat sederhana tersebut dapat menyelamatkan masa depan. "Kita harus menjadikan desa sebagai school of life, menjadikan desa sebagai pusat pengembangan peradaban Indonesia," ujarnya.

    Hasto mengatakan seluruh kekayaan yang ada di desa dapat memperlihatkan keberagaman Indonesia yang berwarna. Desa, kata dia, bisa dikembangkan sebagai pusat-pusat wisata dengan pelbagai kuliner, jajanan, dan seni budaya yang dimiliki.

    "Maka sekali lagi, politik memerlukan imajinasi, dan imajinasi PDI Perjuangan itu digerakkan oleh semangat ideologi Pancasila. Itu yang dibumikan dalam kehidupan masyarakat desa," kata Hasto.

    Hasto melanjutkan Indonesia bisa belajar dari negara-negara di Skandinavia dan Cina yang mampu menjadikan desa pusat kemajuan yang berdikari. Ia berujar PDI Perjuangan menjadikan desa sebagai orientasi pengabdian.

    Desa yang maju, kata Hasto, akan membuat Indonesia menjadi negara yang kuat. Ia mengajak para kader PDIP mewujudkan Trisakti di setiap wilayah desa, yakni berdaulat di bidang politik, ekonomi, dan berkepribadian dalam kebudayaan.

    Selain itu, Hasto menyebut desa bisa menjadi tempat yang menarik untuk berbagai penelitian. Apalagi, saat ini Megawati Soekarnoputri menjadi Ketua Dewan Pengarah Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN).

    "BRIN dengan demikian akan memfokuskan seluruh kegiatan penelitian yang mendorong Indonesia bangkit dengan percaya pada kekuatan sendiri dengan pilar penguasaan ilmu pengetahuan, riset, dan inovasi," kata Hasto.

    Dalam webinar ini, Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri memantau secara virtual dari kediamannya. Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menjadi pembicara kunci (keynote speaker), sedangkan beberapa narasumber yang hadir di antaranya Wakil Wali Kota Semarang Hevearita Rahayu, Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta, Ketua DPRD Jawa Timur Kusnadi. Lalu Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, dan Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati.

    Baca juga: PDIP Panggil Kader yang Deklarasi Relawan Ganjar Pranowo

    BUDIARTI UTAMI PUTRI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Fitur Stiker

    Fitur "Add Yours" Instagram dapat mengundang pihak yang berniat buruk untuk menggali informasi pribadi pengguna. User harus tahu bahaya oversharing.

    Dapatkan 2 artikel premium gratis
    di Koran dan Majalah Tempo
    hanya dengan Register TempoID

    Daftar Sekarang (Gratis)