PDIP Panggil Kader yang Deklarasi Relawan Ganjar Pranowo

Reporter:
Editor:

Aditya Budiman

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bagikan Berita
    Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri menyampaikan arahan saat acara pengumuman calon kepala daerah gelombang I di Kantor DPP PDI Perjuangan, Jakarta, Rabu, 19 Februari 2020. TEMPO/Muhammad Hidayat

    Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri menyampaikan arahan saat acara pengumuman calon kepala daerah gelombang I di Kantor DPP PDI Perjuangan, Jakarta, Rabu, 19 Februari 2020. TEMPO/Muhammad Hidayat

    TEMPO.CO, Jakarta - Ketua DPP PDIP Bidang Kehormatan Komaruddin Watubun memanggil Albertus Sumbogo. Albertus yang merupakan Wakil Ketua DPC PDI Perjuangan Purworejo itu ditegur karena mendeklarasikan kelompok relawan pendukung Ganjar Pranowo sebagai calon presiden atau Capres 2024.

    “Kami panggil untuk klarifikasi yang bersangkutan," ujar Komaruddin lewat keterangan tertulis, Jumat, 15 Oktober 2021. Menurut dia, pemanggilan itu dilakukan sebagai bagian dari mekanisme internal partai.

    Sebab, ujar dia, hasil kongres partai mengamanatkan soal capres-cawapres diputuskan sepenuhnya oleh Ketua Umum Megawati Soekarnoputri. Sehingga, siapa pun kader partai sejak awal sudah diinstruksikan untuk tak terlibat dalam deklarasi kelompok relawan capres-cawapres.

    "Ketentuan ini berlaku untuk seluruh kader partai. DPP partai dalam rangka menegakkan disiplin partai akan memanggil anggota dan kader Partai yang melakukan deklarasi capres dan cawapres sebelum pengumuman resmi partai,” tuturnya.

    Polemik deklarasi relawan bermula dari aksi Albertus Sumbogo yang mendeklarasikan kelompok relawan Seknas Ganjar Indonesia. Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Tengah Bambang Wuryanto lantas merespons tindakan Albertus itu bak banteng yang keluar barisan, sehingga bisa disebut 'celeng'.

    Komaruddin mengingatkan semua kader dan pengurus partai terikat mutlak dengan keputusan kongres yang menyerahkan mandat penentuan capres-cawapres kepada ketua umum. Sehingga DPP PDIP sudah berkali-kali meminta kader untuk bersabar menunggu keputusan akhir. "Bagi anggota partai yang tidak sabar dan bertindak di luar koridor mekanisme yang ada, tentu saja disiplin akan ditegakkan,” ujar dia.

    Menurut Komaruddin, disiplin juga diterapkan bagi yang melakukan tindak pidana korupsi, penyalahgunaan kewenangan dan berbagai pelanggaran terhadap AD/ART PDIP. "Jadi kami biasa melakukan pemanggilan di berbagai kasus dalam rangka penegakan disiplin partai. Kami tadi juga memanggil beberapa anggota DPR RI yang kurang aktif rapat karena alasan pandemi,” kata Komaruddin.

    Baca juga: PDIP Bakal Beri Peringatan Kader yang Deklarasi Relawan Ganjar

    DEWI NURITA


     

     

    Lihat Juga


    Newsletter


    Selengkapnya
    Grafis

    Ahok dalam Empat Nama Kandidat Kepala Otorita Ibu Kota Negara Baru

    Nama Ahok sempat disebut dalam empat nama kandidat kepala otorita Ibu Kota baru. Siapa tiga nama lain yang jadi calon pengelola IKN Nusantara?