Investigasi Kejanggalan TWK, Anggota Ombudsman Ditekan Orang di Sekitarnya

Reporter:
Editor:

Syailendra Persada

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah Pegawai KPK nonaktif bersama Solidaritas Masyarakat Sipil, melakukan aksi damai kantor darurat pemberantasan Korupsi di depan Gedung ACLC - KPK, Jakarta, Jumat, 17 September 2021. KPK telah menetapkan akan memberhentikan 57 pegawai yang tidak lolos TWK per 30 September 2021. ANTARA/Reno Esnir

    Sejumlah Pegawai KPK nonaktif bersama Solidaritas Masyarakat Sipil, melakukan aksi damai kantor darurat pemberantasan Korupsi di depan Gedung ACLC - KPK, Jakarta, Jumat, 17 September 2021. KPK telah menetapkan akan memberhentikan 57 pegawai yang tidak lolos TWK per 30 September 2021. ANTARA/Reno Esnir

    TEMPO.CO, Jakarta - Anggota Ombudsman RI Robert Na Endi Jaweng mengatakan ada orang-orang yang mencoba berupaya mengintervensi selama ia menginvestigas masalah tes wawasan kebangsaan (TWK) pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi.

    Robert tidak menjelaskan detail pihak yang mencoba mendekatinya atau menekannya. Namun, dia mengenal orang tersebut. “Yang melakukan ya orang-orang sekitar kita juga, yang kita semua bisa petakan secara sangat jelas,” tuturnya dalam diskusi dari pada Ahad, 19 September 2021.

    Dia mengatakan intervensi itu mulai dari sekedar pendekatan, hingga bentuk-bentuk tekanan. “Dari hal yang paling sederhana melakukan pendekatan, sampai pada sesuatu yang bersifat tekanan dan sebagainya,” kata Robert.

    Menurut Robert, adanya tekanan itu menyadarkannya bahwa tes wawasan kebangsaan bukan hanya sekedar masalah kepegawaian. Namun, juga menyangkut pihak-pihak dengan pengaruh politik yang besar menyingkirkan beberapa pegawai KPK

    Dia mengatakan sejak awal Ombudsman RI mengambil perspektif bahwa permasalahan tes wawasan kebangsaan bukan sekedar mengenai KPK. Tetapi mengani simbol harapan publik tentang lembaga pemberantasan korupsi yang bisa mengawasi segelintir orang berkuasa.

    “Isu TWK bukan sekedar masalah administrasi kepegawaian, ini adalah isu penting yang perlu dilihat dalam konteks masa depan negara terkait dengan praktek ekonomi politik dan perbaikan tata kelola,” kata dia.

    Baca juga: Cerita Anggota Ombudsman RI dapat Tekanan Selama Tangani TWK


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Indonesia Peringkat Pertama Covid-19 Recovery Index Asia Tenggara: Begini Kondis

    Indonesia berada di peringkat pertama di Asia Tenggara dalam Covid-19 Recovery Index yang dirilis media Jepang. Ada hal yang masih jadi perhatian.