KSAD Andika Perkasa Minta Anak Buahnya Kebut Vaksinasi Covid-19

Reporter:
Editor:

Syailendra Persada

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Prajurit TNI Angkatan Laut melakukan pemeriksaan kepada siswa sebelum vaksinasi  di SMAN 1 Depok, Kamis 9 September 2021. Program vaksinasi ini merupakan kerjasama pihak SMAN 1 Depok dengan TNI Angkatan Laut dengan nama

    Prajurit TNI Angkatan Laut melakukan pemeriksaan kepada siswa sebelum vaksinasi di SMAN 1 Depok, Kamis 9 September 2021. Program vaksinasi ini merupakan kerjasama pihak SMAN 1 Depok dengan TNI Angkatan Laut dengan nama "Serbuan Vaksinasi Covid-19 Bersama TNI AL". TEMPO/ Gunawan Wicaksono

    TEMPO.CO, Jakarta - Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Andika Perkasa meminta anak buahnya menghabiskan stok vaksin Covid-19 yang ada. Ia meminta anak buahnya memastikan tak ada stok vaksin yang menganggur. 

    "Yang penting kita jangan rebutan di bawah dan tidak boleh ada vaksin yang menganggur," kata Andika saat teleconference dengan para Kepala Kesehatan Kodam dan Kepala Rumah Sakit TNI AD melalui kanal YouTube TNI AD pada Ahad, 12 September 2021.

    Ia meminta anak buahnya segera menghabiskan stok vaksin yang belum dipakai. Sehingga bisa mempercepat program vaksinasi Covid-19 di Indonesia.

    Andika mengakui saat ini memang ada beberapa persoalan di lapangan dalam hal percepatan vaksinasi. Misalnya, ia mengakui belum tersedianya jumlah untuk dosis kedua. 

    "Kendala selalu ada di lapangan dan vaksinasi memang sulit dilakukan, namun pemerintah sudah berusaha yang terbaik," kata dia.

    Namun, KSAD Andika Perkasa meminta anak buahnya tetap menjalankan perintah dari komando atas semaksimal mungkin.

    Baca juga: Vaksinasi Covid di Depok Sudah Hampir 50 Persen


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Negara-negera yang Sudah Melakukan Vaksinasi Anak di Bawah 12 Tahun

    Di Indonesia, vaksin Covid-19 baru diberikan ke anak usia 12 tahun ke atas. Namun beberapa negara mulai melakukan vaksinasi anak di bawah 12 tahun.