Danpaspampres Tri Budi Utomo: Ikut Operasi Militer Daerah Konflik hingga Gultor

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Brigjen TNI Tri Budi Utomo (kanan) saat masih berpangkat kolonel dan ditunjuk sebagai Dangrup A Paspampres pada 2019. (Foto: Puspen TNI).

    Brigjen TNI Tri Budi Utomo (kanan) saat masih berpangkat kolonel dan ditunjuk sebagai Dangrup A Paspampres pada 2019. (Foto: Puspen TNI).

    TEMPO.CO, Jakarta - Brigadir Jenderal TNI Tri Budi Utomo mendapat promosi jabatan Komandan Pasukan Pengamanan Presiden (Danpaspampres).

    Berdasarkan Surat Keputusan Panglima TNI Nomor Kep/684/VIII/2021 tanggal 2 Agustus 2021, posisi Daspampres yang sebelumnya dijabat oleh Mayjen TNI Agus Subiyanto akan digantikan oleh Brigjen TNI Tri Budi Utomo. Mayjen TNI Agus Subiyanto akan naik pangkat menjadi Pangdam III Siliwangi.

    Sebelum mendapat promosi menjadi Komandan Paspampres, Tri menjabat Wakil Komandan Jenderal Komando Pasukan Khusus atau Wadanjen Kopassus. Ia juga pernah menempati sejumlah posisi strategis di satuan khusus milik TNI.

    Sebelum menjabat Wadanjen Kopassus, pria lulusan Akademi Militer 1994 itu merupakan Komandan Korem 052/Wijayakrama. Sepanjang kariernya, dia banyak ditugasi di wilayah konflik. Misalnya, beberapa waktu dari kelulusannya, Budi dikirim ke Timor-Timur untuk menjalankan operasi pada 1998.

    Kemudian, dia menjalani Latihan Bersama (Latma) di Singapura pada 1999. Sepulangnya dari kegiatan itu, dia mengikuti Operasi Irian Jaya pada 2001, Operasi Militer Indonesia di Aceh pada 2003-2004.

    Selanjutnya, perwira tersebut diberi kesempatan untuk belajar di India dan mendapat penugasan di Malaysia pada 2007. Lalu, pada 2011 dia mengikuti Latma di Australia.

    Sepulang dari Australia, Tri mendapat tugas sebagai Dandim 0410/Kota Bandar Lampung pada 2012 hingga 2013. Dia pun kemudian dipercaya sebagai Aspers Danjen Kopassus hingga 2016. Kariernya melesat dan dipercaya sebagai Komandan Satuan di Kopassus. Dia ditugasi menangani satuan bernomor 81 untuk penanggulangan teror (Gultor).

    Kemudian pada 2018-2019, Tri menjadi Komandan Grup A Paspampres. Tugas Grup A Paspampres  adalah mengawal Presiden Joko Widodo atau Jokowi. Selanjutnya, dia dipindahkan sebagai Komandan Korem sebelum akhirnya ditarik kembali ke korps baret merah.

    DEWI NURITA

    Baca: Paspampres, Pasukan Gabungan Terbaik Melekat Presiden dan Wapres


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ini Daftar TNI-Polri yang Pernah Menjabat sebagai Plt Gubernur

    Penunjukan anggota TNI-Polri menjadi Plt Gubernur sudah sempat terjadi beberapa kali. Penunjukan itu diputuskan oleh Mendagri saat itu, Tjahjo Kumolo.