Kejaksaan Agung Masih Hitung Nilai Pasti Kerugian Negara Kasus Asabri

Gedung PT Asuransi Sosial Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (Asabri) di Jakarta. Tempo/Tony Hartawan

TEMPO.CO, Jakarta - Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Agung Ali Mukartono menyatakan nilai kerugian keuangan negara dalam kasus dugaan korupsi di PT Asabri masih belum diketahui pasti.

Menurut Ali, jumlah kerugian negara bisa lebih tinggi atau lebih rendah dibandingkan perhitungan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), yakni sekitar Rp 17 triliun.

Sebab, dalam menghitung kerugian keuangan negara, didasari oleh sejumlah hal. Salah satunya adalah durasi laporan keuangan yang diaudit.

Baca juga: Jaksa Agung Sebut ada 7 Calon Tersangka Korupsi Asabri

"Kalau dari sisa rentang waktunya, memang BPK (Badan Pemeriksa Keuangan) menelitinya lebih panjang daripada BPKP. Nah kan kalau misalnya ini (BPKP) meneliti dua tahun, yang satu (BPK) meneliti tiga tahun, pasti angkanya beda dong," ucap Ali di kantornya, Jakarta Selatan, pada 26 Januari 2021 malam.

Kemudian, faktor kedua yang mempengaruhi besaran angka kerugian negara kasus Asabri adalah harga saham yang fluktuatif. Maka itu, Ali masih menunggu BPK selesai melakukan perhitungan. "Fix-nya nunggu BPK dulu," kata Ali.






Ferdy Sambo: Istri Saya Tidak Bersalah, Justru Jadi Korban

1 jam lalu

Ferdy Sambo: Istri Saya Tidak Bersalah, Justru Jadi Korban

Ferdy Sambo menyatakan siap menjalani proses hukum. Sambo pun meminta maaf untuk keluarga Brigadir Yosua.


Kejagung Targetkan Senin Pekan Depan Perkara Ferdy Sambo Cs Dilimpahkan ke Pengadilan

2 jam lalu

Kejagung Targetkan Senin Pekan Depan Perkara Ferdy Sambo Cs Dilimpahkan ke Pengadilan

Perkara Ferdy Sambo Cs akan segera dilimpahkan ke pengadilan. Jampidum Fadil Zumhana, dia minta hari Senin pekan depan sudah diserahkan ke pengadilan.


Ferdy Sambo Ungkapkan Permintaan Maaf ke Keluarga Brigadir Yosua

3 jam lalu

Ferdy Sambo Ungkapkan Permintaan Maaf ke Keluarga Brigadir Yosua

Tersangka pembunuhan Brigadir J, Ferdy Sambo keluar dari Gedung Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Umum Kejaksaan Agung RI pada pukul 13.00 WIB. Pada saat keluar, Ferdy Sambo langsung dibawa petugas menuju mobil rantis.


Ferdy Sambo Tetap Ditahan di Mako Brimob, Putri Candrawathi di Rutan Salemba Cabang Kejaksaan

3 jam lalu

Ferdy Sambo Tetap Ditahan di Mako Brimob, Putri Candrawathi di Rutan Salemba Cabang Kejaksaan

Tersangka kasus pembunuhan Brigadir J dan obstruction of justice Ferdy Sambo ditahan di Mako Brimob sedangkan Putri Candrawathi di Rutan Salemba.


Pakai Baju Tahanan Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi Tiba di Kejaksaan Agung

5 jam lalu

Pakai Baju Tahanan Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi Tiba di Kejaksaan Agung

Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi telah tiba di gedung Jaksa Agung Muda Pidana Umum Kejaksaan Agung. Keduanya menggunakan baju tahanan warna oranye.


Ferdy Sambo Cs Diserahkan ke Kejaksaan Agung

6 jam lalu

Ferdy Sambo Cs Diserahkan ke Kejaksaan Agung

Para tersangka kasus pembunuhan berencana dan obstruction of justice Brigadir J, yaitu Ferdy Sambo Cs diserahkan ke Kejaksaan Agung hari ini.


Semester I 2022, BPK Sebut Ada 9.158 Temuan Senilai Rp 18,37 T

21 jam lalu

Semester I 2022, BPK Sebut Ada 9.158 Temuan Senilai Rp 18,37 T

Badan Pemeriksa Keuangan atau BPK mengungkap 9.158 temuan yang memuat 15.674 permasalahan senilai Rp18,37 triliun pada semester I/2022.


Tim Jaksa Lakukan Pemeriksaan Barang Bukti Kasus Ferdy Sambo Cs

22 jam lalu

Tim Jaksa Lakukan Pemeriksaan Barang Bukti Kasus Ferdy Sambo Cs

Terdapat enam box plastik yang diserahkan di Kejasaan Agung. Barang bukti itu, kata dia, diverifikasi sebagai daftar berkas perkara Ferdy Sambo cs.


KPK Libatkan BPK di Kasus Formula E, NasDem: Anies Baswedan Sumbang 5 WTP untuk DKI

1 hari lalu

KPK Libatkan BPK di Kasus Formula E, NasDem: Anies Baswedan Sumbang 5 WTP untuk DKI

NasDem meyakini Anies Baswedan tak melakukan penyimpangan dalam kasus Formula E. Hal ini terbukti dari 5 kali opini WTP yang diberikan BPK ke DKI.


Kasus Formula E, KPK Sebut Sudah Berkoordinasi dengan BPK

1 hari lalu

Kasus Formula E, KPK Sebut Sudah Berkoordinasi dengan BPK

KPK menyebut sudah berkoordinasi dengan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dalam proses penanganan kasus dugaan korupsi penyelenggaraan Formula E