Majalah Tempo Sabet Adinegoro 2020 Lewat Liputan Jalan Pedang Dai Kampung

Reporter:
Editor:

Syailendra Persada

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Cover Podcast Apa Kata Tempo 38 Dai Kampung

    Cover Podcast Apa Kata Tempo 38 Dai Kampung

    TEMPO.CO, JakartaMajalah Tempo memenangi Anugerah Jurnalistik Adinegoro 2020 Kategori media cetak. Liputan bertajuk “Jalan Pedang Dai Kampung” karya Devy Ernis bersama timnya, Aisha Saidra dan Dini Pramita, itu dimuat pada Majalah Tempo edisi 27 Juli 2020.

    “Jalan Pedang Dai Kampung” mengangkat kiprah ustad dan ustazah di pelosok yang dakwahnya menyebarkan kedamaian, toleransi, dan kesetaraan. Mereka juga memberdayakan santri dan masyarakat di sekitar pesantren agar mampu menghadapi persoalan hidup sehari-hari. 

    Pemimpin Redaksi Majalah Tempo, Wahyu Dhyatmika, mengatakan penghargaan ini merupakan pengakuan atas kualitas pemberitaan Tempo.

    "Kemenangan ini terasa lebih bermakna sebab laporan Tempo yang menang mengangkat tema mengenai para ulama yang berjuang untuk menyebarkan Islam yang damai dan toleransi antar umat beragama. Sejak awal berdiri, Tempo selalu mengangkat tema serupa tentang pentingnya menjaga kerukunan umat beragama, yang menghormati perbedaan dan keberagaman Indonesia," kata Wahyu, Jumat, 22 Januari 2021.

    Baca juga: Kata Pemred Tempo Soal Beredarnya PDF Majalah Tempo

    Sementara itu, Ketua Dewan Juri Adinegoro untuk media cetak, Maria D. Andriana mengatakan ada beberapa pertimbangan kenapa liputan ini memenangi penghargaan. 

    "Isu kekinian, dekat dengan kita, tulisan memberi pemahaman yang lebih baik mengenai masalah," kata Maria D. Andriana. Dua juri lainnya, wartawan Asro Kamal Rokan dan Ahmed Kurnia S.

    Cerita lengkap mengenai bagaimana kiprah para ustad dan ustazah di pelosok itu bisa Anda baca di Majalah Tempo edisi 27 Juli 2020: "Jalan Pedang Dai Kampung."


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PTM Lahirkan Klaster Covid-19 di Sekolah, 3 Provinsi Catat Lebih dari 100 Gugus

    Kebijakan PTM mulai diterapkan sejak akhir Agustus lalu. Namun, hanya anak 12 tahun ke atas yang boleh divaksin. Padahal, PTM digelar mulai dari PAUD.