Massa Geruduk Rumah Mahfud Md di Pamekasan, FPI: Bukan Kami

Reporter:
Editor:

Kukuh S. Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menko Polhukam Mahfud MD mengikuti upacara virtual perayaan Kemerdakaan 17 Agustus melalui video konferensi dari Kantor Kementerian Politik Hukum dan Keamanan bersama jajarannya, Senin, 17 Agustus 2020. Mahfud mengenakan baju sakera, pakaian khas Madura. Dok. Istimewa

    Menko Polhukam Mahfud MD mengikuti upacara virtual perayaan Kemerdakaan 17 Agustus melalui video konferensi dari Kantor Kementerian Politik Hukum dan Keamanan bersama jajarannya, Senin, 17 Agustus 2020. Mahfud mengenakan baju sakera, pakaian khas Madura. Dok. Istimewa

    TEMPO.CO, Jakarta  - Ketua Front Pembela Islam (FPI) Jawa Timur Mahdi al-Habsyi membantah organisasinya menggeruduk rumah Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan Mahfud Md di Pamekasan, Selasa siang, 1 Desember 2020. Menurut Mahdi, tidak ada laporan dari FPI Pamekasan soal itu.

    “Ini tidak benar, sebab tidak ada laporan ke jajaran pimpinan FPI Jawa Timur. Yang saya tahu itu dari masyarakat, bukan FPI,” kata Mahdi saat dihubungi.

    Sebelumnya beredar video berdurasi 32 detik yang memperlihatkan puluhan massa berpakaian serba putih turun dari dua truk bak terbuka. Mereka berteriak-teriak, namun tak begitu jelas apa yang disuarakan. Terdengar dari video itu suara, “Rumah Mahfud dikepung, rumah menteri dikepung.”

    Beberapa pengirim video menyertakan pesan bahwa massa tersebut dari FPI. Namun Ketua Dewan Syura FPI Jawa Timur Haidar al-Hamid  juga membantah. Ia hanya tertawa saat dihubungi Tempo.

    “Ha-ha-ha, sampeyan dengar dari siapa? Apa sudah lihat videonya? Kan kedengaran di situ kalau yang datang masyarakat,” kata Haidar.

    Belum jelas mengapa massa mendatangi rumah Mahfud sambil berteriak-teriak meminta yang bersangkutan keluar.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pam Swakarsa, dari Reformasi hingga Wacana Calon Kapolri Listyo Sigit Prabowo

    Dalam uji kelayakan dan kepatutan calon Kapolri, Listyo menyampaikan berbagai gagasan akan menghidupkan kembali pam swakarsa.