Jokowi: Semua Tantangan Kita Lewati Berkat Kesatuan dan Dipandu Pancasila

Reporter:
Editor:

Syailendra Persada

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Joko Widodo bersiap menyampaikan pidato untuk ditayangkan dalam Sidang Majelis Umum ke-75 PBB secara virtual di Istana Bogor, Jawa Barat, Rabu 23 September 2020. Dalam pidatonya Presiden Joko Widodo mengajak pemimpin dunia untuk bersatu dan bekerja sama dalam menghadapi pandemi COVID-19. ANTARA FOTO/HO/Setpres-Lukas

    Presiden Joko Widodo bersiap menyampaikan pidato untuk ditayangkan dalam Sidang Majelis Umum ke-75 PBB secara virtual di Istana Bogor, Jawa Barat, Rabu 23 September 2020. Dalam pidatonya Presiden Joko Widodo mengajak pemimpin dunia untuk bersatu dan bekerja sama dalam menghadapi pandemi COVID-19. ANTARA FOTO/HO/Setpres-Lukas

    TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Joko Widodo atau Jokowi memberikan ucapan Hari Kesaktian Pancasila 2020 lewat akun Twitternya, @jokowi, Kamis, 1 Oktober 2020. 

    "Tantangan dan ujian dalam berbagai bentuk pernah dihadapi bangsa ini, dari zaman kemerdekaan, masa pembangunan, era globalisasi, sampai pandemi Covid-19 saat ini," kata Jokowi "Semua tantangan itu kita lewati berkat kekuatan persatuan dan persaudaraan bangsa yang dipandu ideologi Pancasila."

    Jokowi sendiri hadir dalam Upacara Hari Kesaktian Pancasila Tahun 2020 yang digelar di Monumen Pancasila Sakti, Lubang Buaya, Jakarta Timur. Ia datang memimpin langsung upacara, didampingi Wakil Presiden Ma'ruf Amin.

    Namun Jokowi sendiri tak memberikan sambutan atau amanat dalam upacara tersebut. Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Puan Maharani yang memberi sambutan dalam upacara tersebut. Adapun Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Bambang Soesatyo membacakan naskah Pancasila, dan Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) La Nyalla Mattalitti membacakan Naskah Pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.

    Upacara peringatan yang digelar dalam kondisi pandemi saat ini dihadiri oleh sejumlah perangkat upacara terbatas dengan menerapkan protokol kesehatan ketat. Sementara hadir secara virtual adalah para pimpinan dan anggota lembaga negara, para menteri Kabinet Indonesia Maju, para gubernur, bupati, dan walikota, para keluarga pahlawan revolusi, dan lainnya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Survei Indikator Politik: Masyarakat Makin Takut Menyatakan Pendapat

    Berdasarkan hasil survei, sebagian masyarakat saat ini merasa tidak aman untuk menyampaikan pendapat secara terbuka.