Cegah Investor Politik, Wali Kota Padang Minta Negara Danai Kegiatan Pemilu

Reporter

Pendukung capres dan cawapres nomor urut 01 memberikan dukungan pada Kampanye Akbar Jokowi-Ma'ruf Amin di Lapangan Marzoeki Mahdi, Kota Bogor, Jawa Barat, Jumat, 5 April 2019. Dalam kampanye terbuka tersebut calon Wakil Presiden Ma'ruf Amin mengajak pendukungnya untuk memenangkan pasangan nomor urut 01 pada Pemilu serentak 17 April mendatang. ANTARA

TEMPO.CO, Jakarta - Wali Kota Padang Mahyeldi Ansharullah mengatakan praktik investor politik pada Pemilu bisa masuk karena mahalnya ongkos untuk mengikuti kontestasi yang harus dikeluarkan oleh para calon dan partai. Ia mengusulkan agar Pemilu sepenuhnya dibiayai negara untuk menutup celah ini.

"Barangkali di sini perlu agar proses demokrasi ini tetap berjalan, maka memang seharusnya negara yang membiayainya (Pemilu). Sehingga praktik yang dikhawatirkan tadi bisa ditekan dan bisa dieliminir," kata Mahyeldi dalam acara bedah buku 'Investor Politik Pada Pemilihan Kepala Daerah di Indonesia' yang diadakan secara daring, Sabtu 5 September 2020.

Mahalnya ongkos Pemilu, kata dia, ada dalam berbagai tingkat aktivitas pemilihan. Pelibatan banyak orang dalam prosesnya disebut Mahyeldi membuat kebutuhan dana semakin besar. Terutama saat pelaksanaan kampanye.

"Makin lama kampanye semakin banyak kebutuhan. Makin lama prosesnya semakin juga tinggi kebutuhan dananya," ujar Mahyeldi.

Ia juga menyebut terdapat persoalan lain yang muncul saat kampanye, yakni keterbelahan masyarakat. Karenanya perlu ada peraturan yang lebih terperinci untuk menghindari adanya permusuhan dan persaingan antar masyarakat.

Selain itu, pembiayaan oleh negara menurutnya akan memunculkan individu yang memiliki kualitas dalam Pemilu. Karena partai dan para calon tidak terbebani oleh ongkos. Sama halnya dengan yang dituturkan oleh penulis buku Mohammad Hidayaturrahman yang menyebut ongkos politik yang mahal saat ini menahan individu dengan kualitas untuk muncul.

"Jangankan berencana maju, berpikir untuk mencalonkan saja tidak mampu," ujar Hidayaturrahman dalam acara yang sama.

FIKRI ARIGI






Chad Mundurkan Pemilu Sampai 2 Tahun

1 hari lalu

Chad Mundurkan Pemilu Sampai 2 Tahun

Rencana baru yang disetujui pada Sabtu, 1 Oktober 2022, menyepakati pemilu Presiden Chad mundur selama dua tahun.


Pemilu Brazil Melaju ke Putaran Kedua

1 hari lalu

Pemilu Brazil Melaju ke Putaran Kedua

Pemilu presiden Brazil menuju putaran kedua setelah secara mengejutkan Jair Bolsonaro dan Lula da Silva belum ada yang memenangkan suara mayoritas


Denis Becirevic Unggul dalam Perhitungan Awal Suara Presiden Bosnia

1 hari lalu

Denis Becirevic Unggul dalam Perhitungan Awal Suara Presiden Bosnia

Kandidat moderat Bosnia, Denis Becirevic memimpin dalam pencalonan kursi kepresidenan antar etnis tripartit Bosnia berdasarkan perhitungan awal


Mantan Perdana Menteri Boyko Borissov Maju Lagi di Pemilu Bulgaria

1 hari lalu

Mantan Perdana Menteri Boyko Borissov Maju Lagi di Pemilu Bulgaria

Partai GERB milik mantan Perdana Menteri Boyko Borissov maju dalam pemilu hari Minggu kemarin. GERB diprediksi menang tipis


Perdana Menteri Krisjanis Karins Menangkan Pemilu Latvia

2 hari lalu

Perdana Menteri Krisjanis Karins Menangkan Pemilu Latvia

Perdana Menteri Krisjanis Karins kembali mempertahankan posisinya sebagai orang nomor satu di Latvia.


Menjelang Pemilu 2024, Kenali Istilah Elektabilitas dalam Politik

3 hari lalu

Menjelang Pemilu 2024, Kenali Istilah Elektabilitas dalam Politik

Elektabilitas menjadi perbincangan menjelang pemilu 2024. Apa makna sebenarnya?


Anies Baswedan Bicara Soal Politik Identitas di Hadapan Ratusan Anak Muda

3 hari lalu

Anies Baswedan Bicara Soal Politik Identitas di Hadapan Ratusan Anak Muda

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan membahas soal politik identitas dalam kontestasi politik Indonesia. Singgung soal rekam jejak.


Anies Baswedan Bicara Panjang Demokrasi, Singgung Ancaman, Intimidasi, dan Pilpres

4 hari lalu

Anies Baswedan Bicara Panjang Demokrasi, Singgung Ancaman, Intimidasi, dan Pilpres

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menilai bahwa proses demokrasi di Indonesia harus dilihat secara mendalam.


Bawaslu Sebut Laporan Penyebaran Tabloid soal Anies Tak Penuhi Syarat Materil

5 hari lalu

Bawaslu Sebut Laporan Penyebaran Tabloid soal Anies Tak Penuhi Syarat Materil

Bawaslu menyatakan laporan penyebaran tabloid KBA News tentang Anies Baswedan tidak memenuhi syarat materil.


Italia Gelar Pemilu, Partai Sayap Kanan Anti-Imigran Diprediksi Menang

9 hari lalu

Italia Gelar Pemilu, Partai Sayap Kanan Anti-Imigran Diprediksi Menang

Partai Brothers of Italy, yang dipimpin oleh pendukung pemimpin fasis Italia Mussolini, Giorgia Meloni, memimpin jajak pendapat