Sritex Berdayakan Tenaga Kerja Lokal Buat 10 Juta Tas Bantuan Sembako Kemensos

Oleh:
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Direktur PT Sri Rejeki Isman Tbk.

    Presiden Direktur PT Sri Rejeki Isman Tbk.

    INFO NASIONAL-- Ribuan pekerja konveksi yang semula rentan menjadi korban PHK ikut mengerjakan pembuatan tas Bantuan Sosial Sembako yang disalurkan Kementerian Sosial kepada warga miskin terdampak Covid-19 di Jabodetabek. 

    "Kemensos memesan tas bansos kepada PT Sritex sebanyak 10 juta tas, dalam pengerjaannya dilakukan oleh karyawan mereka sekaligus menggandeng mitra-mitra konveksi," kata Menteri Sosial Juliari P. Batubara di Jakarta beberapa waktu lalu. 

    Mensos mengapresiasi langkah PT Sri Rejeki Isman Tbk tersebut dapat membantu usaha konveksi berskala mikro kecil dan menengah untuk bisa terus beroperasi. Dampak Covid-19 menyebabkan pesanan konveksi menurun sehingga dapat mengancam keberlangsungan produksi dan karyawannya. 

    "Saat ini banyak sekali perusahaan tekstil yang terdampak secara bisnis, sehingga perlu dibantu agar tetap bisa bertahan hingga pandemi ini usai. Kami menghimbau seluruh mitra kerja untuk menerapkan SOP ketat dalam produksi mengenai social dan physical distancing, namun selain itu tentu kita juga harus memastikan bahwa gelombang PHK di industri bisa seminim mungkin untuk mengamankan kesejahteraan para pekerja," ujar Iwan Setiawan Lukminto, Presiden Direktur PT Sri Rejeki Isman Tbk.

    Kedepannya Sritex berharap lebih banyak lagi industri lokal yang dilibatkan untuk program pemerintah agar bisa membantu geliat ekonomi suatu daerah. “Sritex siap untuk menjadi mitra pemerintah untuk mewadahi kemitraan dengan UMKM agar kualitas tetap terjaga,” kata Iwan.

    Mensos Juliari menambahkan, sekitar 21 usaha konveksi yang dilibatkan. Total pekerja untuk menyelesaikan pesanan tas bansos ini mencapai 4.685 orang. Mitra konveksi yang dilibatkan di antaranya dari Boyolali, Surakarta, Sukoharjo, Karanganyar, Klaten, hingga Semarang. 

    Pengerjaan tas dibagi sesuai dengan kapasitas masing-masing mitra kerja. Ada yang hanya mengerjakan 1.000 lembar karena hanya memiliki 10 orang pegawai, ada juga yang mengerjakan hingga 2 juta lembar tas dengan jumlah pekerja 800 orang. Mereka bertugas menjahit tas berbahan kain dengan himbauan pemerintah tentang pencegahan Covid-19 yang dicetak menggunakan digital printing.

    Seperti diketahui, Kementerian Sosial menyalurkan bantuan sembako untuk memenuhi kebutuhan dasar keluarga miskin dan rentan terdampak covid-19 yang ada di Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi. Total bantuan yang diberikan 1,9 juta KK dengan rincian DKI Jakarta sebanyak 1,3 juta KK dan Bodetabek 600 ribu KK. (*)


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Apa saja Tanda-tanda Perekonomian Indonesia di Ambang Resesi

    Perekonomian Indonesia semakin dekat dengan kondisi resesi teknikal. Kapan suatu negara dianggap masuk ke dalam kondisi resesi?